Contoh Permainan Kooperatif bagi Anak, Apa Saja, sih?

Senin, 04 Juli 2022

Banyak sekali jenis permainan yang mendidik untuk anak. Papmam bisa mengenalkannya satu persatu kepada anak, agar anak memiliki pengalamanyang beragam. Salah satu jenis permaian yang baik untuk anak adalah permainan kooperatif. Bermain ular tangga merupakan salah satu contoh permaianan yang kooperatif bagi anak. 


Bermain dalam kehidupan anak sangatlah berarti. Kehidupan sejatinya bagi seorang anak adalah bermain, untuk itu bermain merupakan pekerjaan bagi seorang anak yang akan membantu anak untuk mengoptimalkann kemampuannya. 


Kegiatan bermain pada anak merupakan satu kesatuan yang dapat mendukung seluruh aspek perkembangan anak secara optimal, selaras dengan yang dikemukakan oleh Caron and Jas bahwa bermain merupakan aktivitas anak dalam berimajinasi, berekksplorasi dan menciptakan sesuatu yang baru.


Bermain akan memberikan dampak yang baik bagi anak dan sangat bermanfaat untuk kehidupannya di masa dewasa kelak. Karenanya Bruner menyatakan bahwa bermain merupakan kegiatan yang sanagt wajib bagi anak. 


Setelah kita mengetahui betapa pentingnya kegiatan bermain bagi anak, kita juga perlu tahu jenis permainan yang baik untuk anak. Apa saja? Banyak sekali, diantaranya ada permainan kompetitif, kooeratif, permainan fisik, permainan konstruktif, permainan simbol, bermain asosiatif dan sebagainya.


Pada artikel kali ini ruang narasi dan inspirasi Nita akan membahas jenis permainan kooperatif untuk anak. Next insyaallah kita bahas lagi ya, jenis permainan anak yang lainnya.


Permainan Kooperatif untuk Anak


Permainan kooperatif adalah jenis permainan untuk anak yang mengedepankan kegiatan bermain dengan cara bekerjasama antara anak yang satu dan lainnya. Anak akan dilibatkan dalam aturan dalam sebuah tim demi mewujudkan cita-cita bersama.


Permainan ini sangat bermanfaat untuk anak. Melalui permainan ini anak-anak dapat dilatih jiwa sosialnya, berusaha untuk mau bekerjasama dengan teman lainnya dalam satu tim untuk menggapai tujuan bersama.


Jenis permaian yang kooperatif bagi anak bisa dimainkan ketika anak sudah memasuki usia di atas 3 tahun biasanya.


Contoh Permainan yang Kooperatif bagi Anak


contoh permainan kooperatif


Permainan kooperatif pada anak memiliki prinsip kerjasama antara anggota yang satu dengan yang lainnya dalam satu tim. Hal in merupakan prinsip yang harus dilakukan oleh anak dalam jenis permainan yang kooperatif.


Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa jenis permainan ini baru bisa dimainkan oleh anak di atas usia 3 tahun, beberapa diantaranya yaitu bermain lego, bermain gobak sodor, bermain galaksin, bermain sepak bola, bermain ludo, bermain petak umpet, dan lainnya.


Pada permainan lego jika dilakukan bersama dibutuhkan kerjasama agar permainan bisa berjalan dengan tertib. Orang dewasa atau Papmam bisa membantu menerapkan peraturan selama bermain. Jenis peraturan dan permainannya sesuaikan dengan usia anak.


jangan dibayangkan bemain gobak sodor yang dilakukan oleh manusia dewasa, cukup bisa digunakan untuk anak dengan modifikasi pola yang memudahkan untuk anak juga. Begitupun dengan permainan jenis kooperatif yang lainnya.


Manfaat Permainan yang Kooperatif bagi Anak


Bermain pada anak usia dini sangat diperlukan untuk tumbuh dan kembang anak. Semua aspek perkembangan pada anak bisa distimulasi melaui proses bermain yang dilakukan anak.


Pola permainan kooperatif akan berdampak baik pada anak terutama untuk perkembangan sosial anak yang diantaranya terdiri dari sikap empati, bisa bekerjasama dengan baik, bertanggung jawab serta menerima kekalahan dengan legowo dan bisa melatih anak dalam dunia persaingan. Persaingan itu wajar asal dilakukan dengan sehat dan jujur.


Untuk itu sebaiknya dalam proses anak bermain ada orangtua yang membatasi dan memberikan pengertian pada anak tentang aturan bermain, dan mengajak anak untuk menjalankan pola berbagi dalam kehidupan real.


Gimana Papmam, sudah mendapatkan titik cerah, kan, tentang contoh permainan yang kooperatif untuk anak. Papmam bisa mencoba menerapkannya pada anak diawali dari dalam rumah, yaitu dimulai dengan bermain bersama orangtua.


Selamat bermain bersama putra putri tercinta. Salam Pengasuhan. Happy parenting.






Referensi


Setiawan, M Heri Yuli, Permainan Kooperatif dalam Mengembangkan Keterampilan Anak Usia Dini,  Jurnal AUDI, Volume 1, Nomor 1, hlm 32 – 37.


https://www.ibudanbalita.com/artikel/mengenal-aneka-permainan

https://www.diadona.id/family/11-jenis-permainan-yang-bagus-untuk-perkembangan-anak-200115j.html

1 komentar on "Contoh Permainan Kooperatif bagi Anak, Apa Saja, sih?"
  1. Reza Liswara6 Juli 2022 14.40

    Aku setuju sih karena skrg kebanyakan orang tua jarang menemani anaknya bermain. Jadi, ini salah satu langgkah yang bagus. Tapi juga harus disiapkan banyak permainan sih semisal anak tiba-tiba bosan di tengah permainan. Apakah kalau begitu lebih baik ganti atau kita coba bujuk untuk melanjutkan?

    BalasHapus

Trimakasih sudah berkunjung ke ruang narasi Inspirasi Nita, semoga artikel yang disuguhkan bisa memberikan manfaat sehingga menjadi hidangan yang mengenyangkan. Silahkan meninggalkan komen positif untuk merekatkan tali silaturahmi. Jangan lupa sematkan nama, hingga tak ada unknown diantara kita. Mohon tidak meninggalkan link hidup, ya kawan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Barakallahu.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger