Tampilkan postingan dengan label Nuansa Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nuansa Islam. Tampilkan semua postingan

Ilmu syahadat

Selasa, 01 November 2022

Dalam sebuah majelis kajian, seorang ustadz bertanya kepada para Mad'u (muridnya). Sudahkan kalian bersyahadat? Pahamkah kalian tentang ilmu syahadat? 


Rata-rata muridnya menjawab secara serempak, "Sudah Ustaaadz!" 


Sang Ustadz pun menimpali "Sejak kapan?"


Muridnya kembali menjawab, "Setiap hari Ustadz, karena kami, kan, seorang Muslim, Ustadz, otomatis dalam setiap solat, do'a keseharian dan lainnya kami selalu membaca syahadat!"


"Yakin, apa yang kalian pahami itu sudah benar?Yakin kalian sudah bersyahadat untuk menyatakan keislaman?" Sang Ustadz menimpali.


Rata-rata yang hadir agak tertegun dengan pertanyaan dari Ustadz tersebut yang seolah meragukan, ke-Islaman mereka. Namun dalam hati pun bergumam, o, iya, sudah belum, ya, syahadat untuk menyatakan ke-Islaman. Hihihi,...ternyata jadi meragukan tentang syahadat ke-Islaman, sudah dilakukan belum ya. 


Langsung saja saat itu juga langsung  melakukan syahadat dan berniat menyatakan ke-Islaman. Nggak ada ruginya, toh. Kalau syahadat kita yang lalu-lalu sudah termasuk dalam syahadat ke-Islaman, syukur alhamdulillah, dan jika belum, buru-buru, deh, mengucapkan syahadat, untuk menyatakan ke-Islaman. Sesungguhnya Allah maha adil dalam melakukan penilaian. So, ... bagaimana dengan Sahabat Insnita?


Teringat akan percakapan ini, saya jadi ingin sekali menuliskan tentang ilmu syahadat, apa pengertiannya dan maknanya, dan apa manfaat dari syahadat itu sendiri. Tujuan utamanya adalah sebagai pengingat diri.


ilmu syahadat



Apa Arti dari Dua Kalimat Syahadat


Bila kita tilik dari sisi bahasa atau etimologi syahadat berasal dari Bahasa Arab syahida, yashadu, syahadatan.


Sedangkan secara terminologi syahadat memiliki arti pengakuan terhadap Allah ta'ala sebagai Tuhan dan muhammad sebagai utusan Tuhan.


Dua kalimat syahadat merupakan kunci bagi umat Islam untuk menuju keselamatan di dunia dan akhirat. Melalui kalimat kunci syahadat manusia mendapat bimbungan tentang kehidupan di dunia dan mendapatkan kunci untuk memasuki jannah atau surganya Allah ta'ala.


Syahadat merupakan langkah awal bagi semua orang yang ingin memiliki keyakinan Islam dan dinobatkan sebagai Muslim. Untuk itu setiap Muslim dan yang ingin memeluk Islam harus mencari dan mempelajari ilmu tentang syahadat.


Lafadz Dua Kalimat Syahadat dan Ilmu Syahadat


Bagi seorang Muslim kalimat dua syahadat tidaklah asing, karena dalam kalimat dua syahadat ini biasa diucapkan di setiap rakaat solat. Solat wajib ada 5 waktu dan berjumlah 17 rakaat, dan syahadat diucapkan di setiap duduk tasyahud baik awal maupun akhir.


Lafadz Dua Kalimat Syahadat


apa arti dari dua kalimat syahadat


Pembagian Syahadat


Disebut dua kalimat syahadat atau syahadatain, karena mengandung dua kalimat yang memiliki dua makna. 


Syahadat Tauhid


Syahadat tauhid merupakan kalimat pertama pada syahadat, yaitu asyhadu anla ilaaha illa Allahu yang artinya aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Kalimat ini disebut juga sebagai syahadat Tauhid, ada juga yang menyebutnya sebagai syahadat langit.


Syahadat tauhid merupakan arkanul Islam, menyatakan persaksian bahwa Tuhan satu-satunya yang patut disembah adalah Allah ta'ala. Syahadat ini mengakui satu-satunya eksistensi Tuhan adalah Allah ta'ala semata.


Syahadat Rasul


Syahadat Rasul merupakan kalimat kedua dari kalimat syahadat yang berbunyi asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu yang artinya aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.


Syahadat Rasul mengandung makna persaksian, bahwa Muhammada sallahu 'alaihi wa salam adalh Rasul utusan terakhir, yang patut dijadikan sumber ilmu oleh seorang Muslim.


Syahadat Rasul ini juga memiliki makna bahwa bersaksi tentang kitab Allahu yang terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad merupakan kitab terakhir sebagai kitab pengganti sebelumnya, yaitu taurat, zabur, dan injil.


Rukun  Kalimat Syahadat LA Ilaha Illa Allahu


syahadat itu ada berapa

Kalimat syahadat Tauhid memiliki dua rukun, yaitu rukun an-Nafyu dan al-Itsbat.


An-Nahyu (Peniadaan)


An-Nahyu atau peniadaan adalah makna dari laa ilaha yaitu menolak segala bentuk syirik dan menyekutukan Allah, sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran surat al-Baqarah:256, yang artinya dan diantara  manusia  ada orang yang menyembah selain Allah sebagai tandingan yang mereka cintai seperti mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang beriman sangat besar kecintaannya terhadap Allah azza wa jalla.


Al-Itsbat (Penetapan)


Al-Itsbat atau penetapan adalah makna dari kata illa Allahu, yang menyatakan bahwa Tuhan yang patut disembah hanyalah Allahu semata sebagaimana firman Allahu ta'ala dalam Al-Quran surat az-Zukruf (43): 26-27, yang memiliki makna bahwa nenek moyang Nabi Ibrahim tidak pernah mau mengikuti kesalahan para kaum yang sudah menyembah berhala, dan berusaha untuk melepaskan diri dari berhala sebagai sembahan.  


Rukun Muhammadan Abduhu wa Rasuluhu


Syahadat Rasul memiliki dua makna yaitu Muhammad dan Rasul Allah. Muhammad mengandung makna bahwa beliau adalah sesosok manusia yang diciptakan dari bahan yang sama seperti manusia lainnya serta memiliki hak dan kewajiban yang sama.


Rasulullah mengandung makna utusan Allahu yang mengemban amanat dari Allahu untuk berdakwah tentang agamanya sebagai basyir dan nadzir. Persaksian untuk Rasulullah melalui dua sifat ini meniadakan ifrath (berlebihan) dan Tafrith (meremehkan) 


Syarat Syahadat Laa ilaha illa Allahu


Syarat Syahadat Laa ilaha Illa Allahu terbagi menjadi dua, yaitu


  1. Ilmu yang menghilangkan segala kebodohan
  2. Yakin yang menghilangkan segala keraguan
  3. Qabul atau penerimaan yang menghilangkan Radd (Penolakan)
  4. Inqiyad atau kepatuhan yang menghilangkan segala keengganan atau tark
  5. Shidiq atau kejujuran yang menafikkan dusta atau kadzab
  6. Mahabbah atau kecintaan yang tidak diiring oleh kebencian atau baghda'
  7. Ikhlas yang menghilangkan segala syirik


Syarat Syahadat Muhammadan Abduhu wa rasuluhu


  1. Mengakui kerasulannya dan meyakininya dalam hati
  2. Mengucapkan dan mengikrarkan syahadat dengan lisan
  3. Mengamalkan tuntunannya dan menghilangkan larangan
  4. Mencintai Rasulullah melebihi kecintaannya pada dirinya sendiri
  5. Membenarkan hal ghaib yang disampaikan baik yang sudah terjadi maupun yang belum
  6. Mendahulukan sabda dan perkataan Rasulullah dibanding dengan kata-kata selain dari Rasul.


Hal yang Membatalkan Dua Kalimat Syahadat


  1. Syirik dalam beribadah kepada Allah ta'ala
  2. Orang yang menjadikan perantara-perantara yang lain dalam menghubungkan dirinya dengan Allah
  3. Orang yang tidak mau mengkafirkan orang-orang yang musyrik
  4. Orang yang meyakini bahwa ada petunjuk yang lebih semprna dari pada petunjuk yang sudah diberikan oleh Nabi Muhammad.
  5. Orang yang membenci ajaran Rasulullah sallallahu 'alaihi wa salam
  6. orang yang mengolok-ngolok kepada hal yang merupakan ajaran yang disampikan oleh Rasulullah Muhammad SAW.
  7. Melakukan kegiatan syihir
  8. Mendukung kaum musyrikin
  9. Keluar dari syariat Nabi Muhammad sallahu 'alaihi wa salam
  10. Berpaling dari agama Allah ta'ala.


Summary


Syahadatain merupakan persaksian seorang muslim terhadap persaksian secara tauhid dan juga persaksian terhadap rasul. Syahadat tauhid berlafadz asyhadu anla ilaaha illa Allahu dan syahadat rasul berlafadz asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu.


Demikianlah pembahasan tentang ilmu syahadat yang berhasil saya kumpulkan dari berbagai referensi, semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman semu dan bagi saya pribadi khususnya.

Salah Kaprah tentang Konsep Dalil Hidup Sederhana

Rabu, 24 Agustus 2022

 Assalamualaikum Sains


Biar kecekek asal keren. Pernah dengar istilah ini? Remaja angkatan 90 an, pasti nggak asing dengan istilah ini. Lontaran guyonan ini sebenarnya lebih ditujukan pada gaya berbusana jenis kerah tinggi yang saat itu memang booming di zamannya. 


dalil hidup sederhana


Namun sesungguhnya kalimat ini bisa mengandung makna ganda. Biar kecekek asal keren bisa diartikan juga sebagai gaya hidup yang terlalu memaksakan, besar pasak dari pada tiang. Sayangnya gaya hidup seperti ini banyak menjangkit dan sering kali menjadi gaya hidup rata-rata manusia. 


Menilik konsep dalil hidup sederhana dalam Islam yang akan saya jabarkan dalam tulisan ini. Sekaligus juga menguatkan hati saya untuk benar-benar memahami, bagaimana sebenarnya pandangan Islam tentang sebuah gaya hidup.


Filosofi Hidup Biar Kecekek Asal Keren


Memperhatikan penampilan agar terlihat bagus di mata orang itu adalah sebuah keutamaan karena allah itu indah dan mencintai keindahan. Namun lebih mengedepankan penampilan yang serba wah, menggunakan baju bermerk keluaran import. Berani berpenampilan keren, dengan memilki Handphone jenis keluar baru, atau kendaraan keluaran baru, gaya hidup dan keinginan yang serba wah dan tinggi, namun dengan cara memaksakan diri, dan tidak sesuai dengan pendapatan yang diperolehnya, ini yang dilarang.


Islam yang hanif, telah mengatur seluruh kaidah hidup yang harus dijalani oleh manusia agar mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Pola hidup seperti ini yang dilarang oleh Islam. Memaksakan diri dengan kapasitas yang sebenarnya belum dalam tahap bisa memenuhi selera dan keinginan. Menjalankan gaya hidup seperti slogan "biar kecekek asal keren" berdampak tidak baik bagi kesehatan fisik maupun psikis.


Islam mengarahkan kita melalui bimbingan Al-Quran, al-hadits serta nasihat para ulama untuk tetap berperilaku hidup sederhana. Nah, lalu apakah Islam melarang kita untuk memiliki mobil bagus, rumah bagus dan segala fasilitas dunia yang bagus-bagus? Yuk simak sampai habis. 


Tulisan ini saya intisarikan dari kajian dari Ustadz. DR. Andi Rahman, MA,  yang disampaikan pada kajian rutin di chanel masjid raya pondok indah.


Meluruskan Salah Kaprah tentang Konsep Dalil Hidup Sederhana


Ustad Andi Rahman membuka tausiyah tentang konsep kederhanaan dalam hidup dengan menceritakan pengalaman hidupnya selama menjadi santri. Ketika beliau menjadi santri dahulu, yang tertanam dalam otaknya adalah bahwa orang Islam tidak boleh menjadi orang kaya.


Doktrin yang beliau pahami, pada akhirnya menyadarkan beliau bahwa statemen tersebut adalah sebuah kesalahan. pada saat itu di kalangan santri memiliki keyakinan bahwa seorang Muslim tidak boleh menjadi orang kaya karena merupakan aib. 


Pernyataan tersebut di atas salah kaprah dalam memahani. Seorang muslim harus hidup sederhana, tidak boleh berlebih-lebihan bukan berarti tidak boleh menjadi orang kaya. Hal ini berdasarkan 4 premis yang diambil dari aturan dalam Al-Quran dan al-Hadits. 4 premis tersebut diantaranya adalah:


1. Al-Quran memerintahkan kita ummat Muslim untuk bersedekah.


Dari sini kita bisa mendapatkan kesimpulan, bahwa infaq, zakat, shodaqah hanya bisa dilakukan bagi orang-orang yang kuat perekonomiannya. Dalam arti bisa dilakukan oleh orang-orang yang kaya, walaupun untuk bersedekah tidak usah menunggu kaya.


Contoh  hidup sederhana yang diajarkan oleh Rasulullah sallahu 'alaihi wa salam, bukan berarti Rasulullah adalah Muslim yang lemah. Rasulullah adalah pedagang yang sukses, bahkan ketika meminang ummina Khadijah beliau memberikan 25 ekor unta sebagai mahar yang diberikan kepada calon istrinya tersebut. 


Begitu pun dengan Ummina Khadijah, beliau juga seorang shahabiyah yang kaya raya, dengan memiliki jumlah kekayaan yang amat banyak, sejarah mencatat inidan mengenal ummina Khadijah sebagai seorang saudagar wanita terkaya di zamannya. 


Namun dengan keadaannya yang serba berkecukupan Rasulullah tetap berperilaku hidup sederhana dalam hidupnya. Hidup sederhana yang dijalankan Nabi Muhammad ini lah yang patut kita contoh. Hidup dalam serba kecukupan namun tetap sederhana.


2. Harta yang Didapatkan digunakan untuk Kebutuhan Bukan Keinginan


Prioritas hidup seorang muslim diutamakan memilih konsep menggunakan hartanya sesuai dengan kebutuhannya. Jika dia memang butuh mobil bagus, rumah bagus namun sudah sesuai dengan pendapatan yang dia terima, tanpa menyiksa dengancara hutang sana-sini, tentunya ini diperbolehkan.


Prinsip hidup seorang muslim harus berdasarkan konsep menyesuaikan pendapatan dengan kebutuhan, bukan keinginan. Memaksakan diri tidak dianjurkan dalam Islam. Life style tidak melulu harus menyesuaikan, karena bisa jadi sewaktu-waktu manusia keadaannya bisa berubah. 


Jika seorang insan bisa memepertahankan hidup sederhana meski dalam keadaan kaya raya dan berlimpah seperti hidup sederhana ala Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa salam, maka ketika ada suatu hal yang datang menimpa di luar batas nalar dan tidak diinginkan, maka kita tetap bisa hidup dengan nyaman, karena hati dan diri kita sudah terbiasa dengan pola hidup yang sederhana.


Seperti yang telah dicontohkan dalam kisah Nabi Yusuf 'alaihi salam dikenal sebagai seorang ekonom handal, raja yang pandai mengatur keuangan negara. Nabi Yusuf 'alaihi salam memiliki prinsip hidup yang tidak berlebihan, meski sedang mendapatkan hasil panen atau rezeki yang berlimpah  berlebihan.


contoh hidup sederhana

3. Manusia secara kodrat Memiliki keterbatasan


Secara kodrati manusia memiliki rasa ketakitan tentang takut miskin, kesedihan, kekhawatiran bahkan juga kebahagiaan terkadang menjadi sebuah ketakutan. Takut kebahagiaan itu segera hilang berganti dengan kebahagiaan.


Untuk itu pola hidup sederhana dengan mengatur pendapatan yang dimiliki merupakan keharusan agar jika terjadi hal yang tidak diinginkan, sudah bisa mengantisipasi dengan memiliki simpanan. Ustadz Andi menjelaskan, agar tidak selalu mengikuti gaya hidup.


Manusia inti kebutuhannya adalah pada satu piring makanan demi menegakkan tulang-tulang tubuh, jadi lebih baik agar bisa saving untuk mengamankan hidup sampai hari tua. Apa pun jenis makanan dalam satu piring, pasti sangat mengenyangkan, yang membedakan adalah harga yang dibutuhkan untuk sepiring nasi tersebut bisa berbeda-beda. 


Untuk itu tetap mengedepankan pola hidup sederhana agar bisa bahagia sampai akhir tua. Cukuplah hidup ini hanya sekedar mencukupi kebutuhan, buka terus-menerus memenuhi keinginan, yang sebenarnya kadang tidak berujung, jika selalu dituruti.


Duh jleb banget, nih buat saya, yang kadang-kadang juga masih menuruti keinginan, meski sebenarnya enggak butuh-butuh amat, tapi ya pinginnya malah beli terus, hehe.  Harus lebih giat lagi, nih, usaha untuk menjalankan hidup sederhana yang dalam Islam disebut juga Qana'ah atau merasa cukup.


4. Kesederhanaan memberikan Kebahagiaan untuk Jangka Waktu Lama


Keuntungan hidup sederhana akan memberikan kebahagiaan pada pelakunya. Berkaca pada kisah Nabi Yusuf yang kala itu diminta untuk menafsirkan sebuah mimpi tentang seekor sapi gemuk dan 7 ekor sapi yang kurus.


Cerita ini mengandung hikmah manfaat tentang keuntungan hidup sederhana. pada saat itu Nabi Yusuf menafsirkannya dengan akan datang satu saat panen yang berlimpah namun setelah itu tertutup dengan paceklik selama 7 tahun berturut-turut.


Nabi yusuf menasihati kita agar bisa menyimpan hasil panen  yang berlimpah untuk persiapan masa paceklik yang akan tiba sampai tujuh tahun ke depannya. Konsep ini direalisasikan dalam real kehidupan kita saat ini. Salah satu menerapkan pola hidup sederhana yaitu dengan cara harus rajin menabung agar kita bisa berbahagia dalam jangka waktu lama. 


Ketika masuk masa tua, kita telah memiliki bekal yang cukup sebagai simpanan. Namun jangan lupa untuk tetap mengedepankan shadaqahnya. mengedepankan pola hidup sederhana banyak keuntungannya.


manfaat hidup sederhana dalam islam


Berdasarkan premis yang telah dijelaskan di atas bisa disimpulkan bahwa, setiap Insan Muslim harus kuat dan kaya, agar bisa bershodaqah, infak, menjalankan keutamaan ibadah di bulan dzulhijjah yaitu berhaji dan amal-amal sholih lainnya. Al-quran banyak mengangkat tema agar manusia rajin berderma. Jika kita seorang Muslim yang kuat secara finansial, maka kita bisa menjalankan perintah yang disarankan dalam Al-Quran dan al-Hadits.


Dalil Hidup Sederhana dan keuntungannya


Lanjut membuka wawasan tentang dalil Al-Quran tentang hidup sederhana dan hemat, agar bisa  dijadikan pedoman dan semangat dalam menjalankan pola hidup sederhana yang sudah dicontohkan Nabi dan Rasulullah Muhammad shallahu 'alaihi wa salam.


dalil hidup sederhana

Dalil di atas memperkuat kita untuk mengikuti anjuran Rasulullah tentang keuntungan hidup sederhana. Hidup sederhana dalam Islam lebih menekankan kepada menafkahkan harta yang kita peroleh untuk sesuatu yang maslahat di jalan Allah, sebagaimana yang termaktub dalam Al-Quran surat Saba:9.


Manfaat hidup sederhana pun dipertegas dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 272 yaitu apapun yang kita nafkahkan untuk kepentinagn Islam dan di jalan Allah maka kebaikan serta kebermanfaatannya akan kembali kepada diri kita sendiri.


Begitu juga dalam Al-Quran surat al-Baqarah ayat 273, bahwasannya Allah selalu mengetahui sepak terjang hambaNya, begitu juga dengan harta yang digunakan. Allah mengetahui diarahkan kemana harta kita.


Tiga ayat di atas merupakan dalil hidup sederhana yang menegaskan bahwa hidu sederhana lebih kepada menggunakan dan memanfaatkan harta untuk hal-hal yang bermanfaat dan menafkahkannya di jalan Allah. Bukan melarang Muslim untuk menjadi orang kaya. 


Hihi, iya, juga, ya, wong kalo kita mau beli buku butuh uang, pergi ke pengajian saja butuh ongkos, kalo nggak punya ongkos ga bisa pergi menuntut ilmu, dong, ya, walau pun ikut kajiannya by online, kan harus punya pulsa buat streaming juga. Hayulah semangat mengais rezeki. Setelah itu jangan lupa menyisipkan do'a di setiap usaha kita. Muslim harus kuat. Yess...Salam ukhuwah.

Sebab Terkabulnya Do'a. Cari Tahu Kenapa Doa Tidak Terkabul

Minggu, 07 Agustus 2022

 Assalamu'alaykum Sains.


Pejuang masjid pondok indah merupakan chanel youtube kajian Islam. Di chanel inilah salah satu tempat saya menambah pengetahuan tentang agama. Chanel ini tidak hanya diisi oleh satu ustadz saja, melainkan oleh beberapa ustadz yang ilmunya mempuni. Kali ini saya akan menuliskan intisari tentang kajian sebab terkabulnya do'a yang disampaikan oleh Imam besar Masjid Istiqlal Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar.


sebab terkabulnya doa


Profesor Nasaruddin merupakan Guru besar di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ), Jakarta, yang kebetulan merupakan  tempat saya menuntut ilmu. Kapasitas ilmu dari Profesor Nasaruddin sudah tidak diragukan lagi. Merupakan suatu kebanggaan ketika saya pernah meminta restu dan doa secara langsung kepada beliau hafidzahullahu.


Kajian ini disampaikan pada hari selasa 2 Agustus 2022. Sesuai dengan nama yang diusung chanel ini Pejuang Subuh Masjid Raya Pondok Indah, kajian ini berlangsung subuh hari pukul 05.30 sampai dengan pukul 07.00 WIB. Tema yang diangkat tentang sebab terkabulnya doa yang disarikan dari kitab al-Hikam bab 6 karya Ulama Ibnu ath-Tha'ilah ash-Shokandari Rahimahullahu.


nasaruddin umar


Kajian ini dibuka dengan pembacaan shalawat oleh host dan pembacaan doa yang disampaikan oleh Profesor Nasaruddin Umar. Penutup  do'a ditutup dengan al-Fatihah.


Sebab Terkabulnya Doa. Cari Tahu Kenapa Do'a Tidak Terkabul


Kajian ini membahas kitab al-Hikam bab 6 tentang perkara doa. Dititik beratkan pada tertundanya pemberian dari Allah. Pemberian yang dimaksud di sini adalah pengabulan doa. Nasihat Ulama Ibnu ath-Tha'ilah tentang hal ini adalah:


sebab terkabulnya doa


Dari pernyataan ini dijelaskan bahwa Allah ta'ala paling mengerti dan mengetahui keinginan hambanya. Allah ta'ala paling mengerti apa yang kita butuh. Allah ta'ala yang paling paham apa yang pas buat kita dan yang terbaik bagi kita.


Profesor Nasaruddin menjelaskan sebuah pengalaman seorang hamba yang meminta jodoh untuk anaknya dengan kriteria yang bagus menurut dirinya. Namun ternyata Allah tidak mengabulkan apa yang dia mau, yaitu permintaan mapan, kaya raya dan berkedudukan tinggi.


Allah jalla wa 'ala menggantinya dengan calon menantu yang sholih dari golongan santri namun bukan dari golongan yang mapan. Namun kemudian menantu yang dipilihkan Allah ternyata yang terbaik bagi kehidupannya.Ini merupakan bukti, bahwa pilihan Allah untuk hambanya adalah hal yang terbaik meski awalnya adalah sesuatu yang ditolak.


Analogi Allahu Tidak Mengabulkan Permintaan hambanya


Jika dianalogikan pada sebuah cerita antara seorang ibu dan anaknya. Suatu ketika anaknya ingin sekali bermain pisau dan meminta dengan memaksa kepada ibunya. Namun sang ibu tidak memberikannya karena sang ibu tahu, pisau itu akan menyebabkan bahaya bagi anaknya yang masih sangat kecil untuk brmain pisau.


Begitupula dengan perkara dikabulkannya do'a oleh Allah ta'ala. Allah yang tidak selalu mengabulkan keinginan hambanya, karena Allah ta'ala lebih mengetahui hal yang membahayakan dan hal yang baik untuk hambaNya. Allahu maha mengetahui hal yang paling bermanfaat untuk hambanya.


Banyak bersyukur dengan keadaan yang diberikan Allah kepada kita, karena mungkin keadaan kita saat ini merupakan keadaan yang terbaik yang dibutuhkan oleh kita. 


Prof Nasaruddin juga menerangkan tentang makna ayat tentang hakikat bersyukur, bahwasannya jika kita bersyukur maka niscaya akan ditambahkan kepada diri kita kelapangan dada. Merasa cukup atau Qana'ah. Hal ini digaris bawahi dan diluruskan maknanya oleh Prof Nasaruddin Umar, agar tidak mensalahartikan makna dari ayat ini.


Bersyukur kepada Allah Atas Segala  Nikmat


Allah bukan berjanji memberikan rezeki yang belimpah, namun Allah menjanjikan ada kelapangan hati, ketenangan jika hambanya ingin berbagi hartanya pada sesama.


Prof. Nasaruddin Umar memberikan peringatan pada kita, bahwa jangan berbangga diri ketika doa kita selalu dikabulkan. Jangan sampai kita sombong terhadap doa yang selalu dikabulkan, siapa tahu Allah sedang menguji hambanya melalui kekayaan dan kesenangan yang dia inginkan. Penolakan Allahu terhadap doa kita bisa berarti penerimaan diri kita menjadi penghuni langit. 


Jangan sombong terhadap setiap kemudahan yang Allah berikan kepada kita. Jangan sombong ketika kita kaya, selalu sehat dan sangat mudah dalam memperoleh kenikmatan. Siapa tahu kita dalam keadaan istidraj. Ciri-ciri orang yang istidraj diantaranya:


  1. Lancar dalam mendapatkan rezeki dari Allah. Lancar naik jabatan, lancar naik golongan dan lainnya.
  2. Lancar melakukan maksiat. Bisa menginap di berbagai hotel, pesiar ke sana ke sini namun diisi dengan maksiat.
  3. Tidak mendapatkan ujian dari Allah. Tidak pernah kena penyakit, tidak pernah terkena musibah.


Istidraj adalah ujian dari Allah yang tertunda untuk seseorang. Untuk itu hati-hatilah, selalu syukuri setiap keadaan apapun bentuknya, dan teruslah berdo'a. Karena doa kita akan menjadi kendaraan cepat kita menuju langit.


Hakikat Do'a


Prof. Nasaruddin melanjutkan dengan menerangkan hakikat do'a dalam sesi tanya jawab. Kita mengenal 3 macam do'a dantaranya yaitu:


  1. Ad-Dua bi lisaani al-Maqal. Doa yang dipanjatkan dalam bentuk ucapan-ucapan.
  2. Ad-Du'a bi lisaanil Hal. Doa yang dipanjatkan dalam bentuk jeritan suara hati yang paling dalam. Doa yang dipanjatkan dari suara batin lebih dahsyat sampainya kepada Allah jalla wa 'ala.
  3. Ad-Du'a bi lisaanil isti'dad. Doa yang dipanjatkan dengan kesiapan apapun yang akan diberikan oleh Allahu. Keadaan ini lebih mulia keadaannya. karena apapun yang diberikan oleh Allah. 


Setiap hamba diperintahkan untuk berdoa, karena sudah janji dan perintah Allah bahwa 'ud'uni astajiblakum. Berdo'alah, maka akan Aku kabulkan.


Para Arifin bukan mengedepankan pengabulan doa namun prosesnya. Untuk itu Stressing point doa adalah perbuatan doa baru setelah itu pengabulan doa., sesuai dengan redaksi Al-Quran adalah posisi pertama memanjatkan do'a  sedangkan second poinnya adalah istajiblakum baru Allah akan mengabulkan permintaan kalian. 


Do'a adalah induknya ibadah, otaknya ibadah dan jantungnya ibadah, do'anya ibadah, dan merupakan puncak dari kenikmatan yang dilakukan oleh hamba Allah. Dalam berdoa ada kedekatan yang dilakukan hamba kepada Rabb penciptanya. 



adad berdoa agar dikabulkan



Etika Berdo'a


Untuk itu para kaum arifin ketika berdoa lebih memanjangkan munajatnya kepada Allah dibanding permintaannya. Merendah di hadapan Allah, memuji Allah, mengakui kerendahannya di hadapan Allah, baru setelah itu meminta.


Profesor Nasaruddin menjelaskan bagaimana sebaiknya keadaan kita ketika sedang berdo'a. Menurut Imam al-Ghazali ada beberapa etika ketika kita memanjatkan do'a, diantaranya, yaitu: Menutup aurat, menghadap ke kiblat, menggunakan pakaian yang halal, diawali istigfar, mengangkat kedua tangan, diawali tahmid, shalawat, munajat, mengungkapkan keagungan Allah, tutup dengan shalawat dan tutup dengan al-fatihah.


Kesimpulan


Berdoalah kepada Allah ta'ala, maka Allah akan mengabulkan, dengan do'a hubungan kita akan lebih dekat dan lebih mesra. Jangan salah paham tentang keadaan do'a yang ditetapkan oleh Allah swt. Do'a yang paling mujarab adalah doa yang mengharapkan bahwa kita lebih dekat denganNya. Agar diri kita disayang dan mendapatkan kemuliaan dunia dan akhirat. 


Kedekatan kita kepada Allah, menggunakan etika dan adab ketika berdo'a merupakan salah satu sebab terkabulnya do'a. Namun jika Allah ta'ala belum mengabulkan, yakinlah bahwa Allah menundanya atau menggantinya dengan yang lebih baik. Doa merupakan induknya ibadah. 


Demikian intisari dari event kajian yang saya ikuti tentang sebab terkabulnya do'a. Semoga bermanfaat khususnya buat saya dan umunya untuk sains semua. Wassalamu'alaykum wa rahmatullahi wa barakatuhu.


3 Tanda Orang Bahagia Menurut Islam. Wajib Dipahami!

Senin, 11 Juli 2022

Kesibukan yang datang setiap hari memang sudah sepatutnya kita syukuri. Seringkali kita dengar, istilah yang menyebutkan bahwa "masih mending lho dikasih cape, masih mending, lho. dikasih kesibukan, masih ada orang disekeliling kita yang pingin banget dikasih kesibukan, tapi belum berkesempatan." selalu bersyukur merupakan salah satu tanda orang bahagia.


tanda orang bahagia


Intinya memang harus mensyukiri segala hal yang datang dalam hidup kita. Susah senang tetap disyukuri. Dibalik susah pasti ada hikmah dan dibalik bahagia pun pasti ada hikmah yang harus kita ambil. karena sejatinya hidup ini adalah sebuah proses belajar.


Berusaha untuk tetap menerima apa yang datang termasuk juga yang pergi. Baik berupa kebahagiaan dan kesedihan, kehilangan dan kedatangan. 


Bahagia menerima kabar tentang kelahiran, kemenangan, kejayaan dan kesuksesan. Bisa menerima setiap kejadian yang menimpa, setiap kedatangan, kelahiran, kesetiaan, kecurangan, kehadiran buah hati, dan lainnya. Semua disikapi dengan lapang dada. yakin di dunia ini cuma persinggahan untuk menyiapkan bekal hidup di alam akhirat nanti.


Tanda Orang Bahagia Menurut Islam


Tanda orang bahagia yang sudah dijelaskan di atas adalah perwujudan dari hukum Islam. Apa saja tanda orang yang bahagia seperti yang diisyaratkan dalam Islam. Ada tiga tanda orang yang bahagia, diantaranya:


1. Selalu beristigfar


Selalu berlapang dada mengakui kesalahan yang diperbuat dengan cara beristigfar yaitu dengan melisankan lafadz 'Astagfirullahal adziim. Makin banyak istigfar yang diucapkan akan membawa dampak ketenangan pada jiwa seseorang. Untuk itu perbanyaklah istigfar. 


Istigfar termasuk ke dalam amalan yang ringan namun berat dalam timbangan. Sebagaimana yang sudah diisyaratkan oleh Allah dalam Al-Qur'an surat at-tahrim: 8 yang berisi bahwa Allahu memerintahkan hambanya untuk selalu bertaubat dengan taubatan nasuha atau juga diistihkan sebagai taubat yang semurni-murninya.


Banyak melakukan amalan khusus yang berpahala besar juga bisa menjadi sarana meringankan langkah dan akan menjadi wasilah agar kita selalu bahagia.


2. Menjadi Hamba yang selalu bersyukur


Sebagaimana tercantum dalam Al-Quran surat Ibrahim ayat 7, bahwasannya Allahu subhana wa ta'ala menasehati dan menjanjikan pada hambaNya. Jika kalian menjadi hamba yang bersyukur, maka akan Aku selalu tambahkan nikmatku.


3. Bersabar Ketika Mendapatkan Ujian


Kenapa dikatakan bahwa shobrun jamil yang artinya sabar itu indah. Karena buah dari kesabaran itu adalah kesabaran. Sabar dalam belajar, sabar dalam berjuang mencari pasangan, sabar ketika mendapatkan musibah.


Sabar membutuhkan perjuangan yang sangat panjang. Namun buah dari sabar itu akan indah pada waktunya. Bersabar memang tidak mudah. Tapi jika kita mampu menguasai diri dan perasaan kita untuk bisa bersabar, kebahagiaan telah menanti. jangan pernah khawatir, karena setiap perbuatan yang dilakukan oleh seorang hamba, tidak ada yang sia-sia. Akan ada ajr atau pahala yang akan didapatkan.


Hayu atuh kita berusaha untuk menjadi tiga golongan orang yang disebutkan di atas. Menjadi orang yang selalu mengedepankan untuk selalu  bertaubat, bersyukur dan bersabar, agar kita menjadi hamba yang berbahagia dan beruntung.

9 Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Amalannya, Wajib Tahu!

Rabu, 29 Juni 2022

Semarak nuansa Idul adha sudah mulai terasa, sepanjang jalan raya utama, para penjaja hewan kurban sudah mulai marak berjajar memenuhi sisi jalan. Tenda-tenda pun telah ramai dipersiapkan. Sepertinya kita harus mulai memperlajari lagi keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya, agar tidak kehilangan pahala.


keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya


Searching internet dan tanya-tanya ke kawan atau orang yang lebih mengetahui, itu menjadi kebiasaan saya ketika hendak memastikan dan mencari tahu tentang suatu hukum. Entah itu berkaitan dengan agama atau pun yang lainnya.


Referensi itu penting, bahkan bukan hanya dari satu sumber saja, melainkan dari banyak sumber agar informasi yang didapat bisa saling menguatkan satu sama lain.


Lebaran Iedul Adha kali ini berharap untuk tidak ketinggalan moment beribadah dari keutamaan menjalankan hal yang disyariatkan oleh agama, sejak awal memasuki bulan dzulhijjah ini. Karena tau, lah, ya, kadang perempuan banyak halangannya.


Yuk,ah kita intip kebahagiaan apa saja yang akan kita peroleh di bulan dzulhijjah yang hampir kita masuki.


Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Amalannya


Sebelum kita beranjak pada keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya, perlu kiranya kita mengetahui apa makna dari dzulhijjah itu sendiri. Dzulhijjah berasal dari bahasa Arab dan memiliki arti orang yang sedang melaksanakan ibadah haji.


Bulan dzulhijjah yang memiliki arti orang yang sedang menunaikan ibadah haji menjadikan para umat Islam melakukan ibadah haji di bulan ini.


keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya


Dalam buku saku karya Muhammad Abduh Tuasikal dijelaskan bahwa ada enam keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya, dan dari referensi lain saya melengkapi menjadi 9 amalan.Apa saja? Mari kita kupas satu persatu, yuk!


1. Puasa Sunnah


Pada bulan ini diutamakan ketika memasuki bulan dzulhijjah kita berpuasa dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9 dzulhijjah. Puasa merupakan amalan yang besar pahalanya untuk itu sangat baik jika kita memperbanyak puasa di bulan yang suci ini.


Dalil Keutamaan puasa Dzulhijjah


keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya


Cara Melakukan Puasa Dzulhijjah


Adapun cara melakukan puasa dzulhijjah adalah boleh melakukan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9 dzulhijjah, namun boleh juga melakukannya dengan cara memilih hari yang diinginkan. 


Hal yang harus diperhatikan adalah tidak meninggalkan puasa arafah karena ini adalah hal yang utama yaitu puasa di tanggal 9 dzulhijjah. Hal ini diutamakan bagi orang yang tidak sedang berhaji. Sebagaimana sabda Rasulullahu salallahu 'alaihi wa salam dari jalan Abu Qatadah Radhiyallahu 'anhu.


puasa hari arah


Niat puasa Arafah bisa dicukupkan hanya niat di dalam hati saja. Karena maksud dari niat adalah keinginan untuk melaksanakan sebuah amalan.


Bolehkah Berpuasa Orang yang Masih Memiliki Hutang Puasa?


Lalu bagaimana dengan orang yang masih meiliki hutang puasa ramadhan? Apakh boleh melakukan puasa sunnah lainnya termasuk puasa dzulhijjah?


Terdapat banyak fatwa tentang hal ini, dan ulama berselisih untuk menentukan hukum mengerjakan puasa sunnah sebelum membayar puasa wajib.


Syeikh Utsaimin mengatakan bahwa boleh melakukan puasa sunnah sebelum mengqadha puasa wajib selagi waktunya masih lapang dengan mengambil qiyas dari Qur'an Surat al-Baqarah ayat 185. Dalam ayat ini diisyaratkan bagi orang yang memiliki hutang puasa bisa mengqadha di lain hari dalam artian tidak harus berturut-turut.


Hal ini mengisyaratkan bahwa puasa sunnah boleh didahulukan dari pada puasa qadha. (Syarh Al-mumthi, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, 6:448)


2. Takbir dan dzikir


Amalan sholih lainnya adalah bertakbir, bertahlil, bertahmid beristigfar dan memperbanyak do'a. Ketika kita sedng bertakbir disunnahkan untuk mengeraskan suara kita di manapun berada, baik di masjid, di rumah, di pasar, diperjalanan dan di mana saja.


Syeikh Abdullah tuasikal menerangkan bahwa takbir terdiridari dua macam, yaitu:


Takbir Mutlaq


Takbir mutlaq artinya tidak dikaitkan pada waktu dan jumlah tertentu, artinya bisa dilakukan di manapun dan bagi kaum laki-lakidiwajibkan untuk mengeraskan suaranya.


Takbir Muqayyad 


Dikaitkan dengan waktu tertentu, artinya dilakukan setelah shalat wajib berjama'ah. Bagi orang yang berhaji, takbir muqayyad dilakukan mulai saat shalat dzuhur hari Nahr atau tanggal 10 dzulhijjah hingga hari tasyrik yang terakhir. 


Bagi orang yang tidak berhaji dilakukan mulai dari shalat subuh di hari Arafah yaitu pada tanggal 9 dzulhijjah, hingga waktu ashar hingga hari tasyrik.


3. Menunaikan Haji dan Umrah


Bagi yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umrah, kiranya mampu melaksanakan amalan ini, gar dapat mendapatkan keutamaan amalan di bulan dzulhijjah

4. Memperbanyak amalan Sholih


Amal-amal sholih yang bisa kita lakukan sebagai keutamaan amalan di bulan dzulhijjah adalah segala bentuk amalan kebaikan, seperti memperbanyak shalat sunnah, memperbnayak shodaqah. Mengajak orang lain berbuat baik dan mencegah kemungkaran.

Amalan tersebut di atas jika diperbanyak melakukannya di bulan dzulhijjah akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Bahkan Allah memberikan keutamaan amalan-amalan lainnya menjadi berlipat ganda.

5. Berqurban


Bagi yang memiliki kemampuan untuk berqurban, bersegeralah memenuhi panggilan ibadah ini, karena ibadah qurban memiliki banyak keutamaan 

Berqurban merupakan cerminan dari ibrah peristiwa Nabi Ibrahim yang diminta oleh Allah ta'ala untuk menyembelih putranya Nabi Ismail sebagai wujud tunduk dan patuh terhaadap perintah Tuhannya. Peristiwa ini diisyaratkan dalam hadits Bukhari-Muslim bahwasannya Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa salam bersabda:

keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya

6. Bertaubat


Setiap manusia tak luput dari segala kesalahan. Ada saja hal di luar kendali kita yang merupakan khilaf atas kesalahan yang dilakukan baik sadar maupun di luar pengetahuan atau tidak sadar. Memasuki bulan dzulhijjah ini baiknya kita memeprbanyak taubat, dengan taubatan nashuhah.


Merefleksi diri atas kekhilafan yang sudah kita perbuat. Gantikan dengan amalan baik yang akan mendapatkan pahala berlipat, demi mendapatkan kemuliaan di sisi Allah jalla wa 'ala.


7. Dilarang Memotong Kuku dan Rambut Bagi yang hendak Berqurban


Bagi orang-orang yang memiliki niat untuk berqurban di hari raya Iedul Adha, hendaknya menahan dirinya dari memotong rambut, memotong kuku, serta mencabut-bulu-bulu yang ada di tubuhnya. Hal ini sesuai dengan yang sudah diperintahkan oleh Allah aza wa jalla. sesuai dengan hadits Nabi 


Amalan bulan dzulhijjah


8. Melaksanakan Shalat Iedul Adha dan Mendengarkan Khutbahnya


Ketika tiba hari raya Iedul Adha, hendaknya kita segenap Muslimin dan Muslimat melaksanakan Shalat hari raya di tanah lapang. Banyak melakukan amalan-amalan sholih dan meninggalkan segaa macam perbuatan maksiat.


Lakukan sunnah berpuasa terlebih dahulu dari setelah subuh samapi selesai melakukan Shalat Ied. Hal ini merupakan keutamaan dalam menjalankan ibadah di saat IedulAdha.


9. Memperbanyak Dzikir dan Doa Di Hari Tasyrik


Hendaknya kita banyak melakukan zikir dan doa di hari tasyrik. salah satu amalan yang baik dilakukan adalah takbir dari shubuh di hari arafah hingga hari tasyrikn berakhir. Untuk itu jangan sia-siakan hal ini, ya Sahabat Insnita.

Amalan doa di hari tasyrik ini sebenarnya ringan dikerjakan tapi berpahala besar, dan keutamaan ini hanya kita dapatkan satu tahun sekali saja.

 Allah ta'ala banyak sekali memberikan poin-poin sebagai reward yang Dia berikan kepada para hambanya, tinggal kembali ke diri kita masing-masing, apakah mau bergegas mengambil poin-poin itu sebagai bekal menuju hari akhir?


Isi Amalan Bulan Dzulhijjah dengan Doa Terbaik Di Hari Arafah


Doa terbaik yang dibacakan pada hari arafah adalah sebagai bacaan doa wukuf di Arafah bagi para jamaah yang sedang menjalankan ibadah haji. Lalu apakah ini juga berlaku bagi orang yang tidakmelaksanakan ibadah haji?

Syeikh Tausikal dalam bukunya Amalan Awal Dzulhijjah hingga hari tasyrik menjelaskan bahwa amalan bulan dzulhijjah keutamaannya bukan hanya dipruntukkan bagi orang yang sedang melakukan ibadah haji saja, namun bagi semua orang yang ingin mengambilkesematan emas yang diberikan oleh Allah ini. 

Hari Arafah adalah hari istimewa yang dihadiahi Allah ta'ala untuk para hambanya. Keistimewaan dan keutamaan hari arafah tersurat dalam hadits dari jalan Ummina Aisyah dan dari Amr abu Syuaib. 


doa di hari arafah


Adapun doa yang diperbanyak yang harus dilakukan sebagai pengisi amalan bulan dzulhijjah adalah seperti yang termaktub dari hadits yang berasal dari Amr bin Syu'aib.


doa di hari tasyrik


Syeikh Abdullah Tausikal menambahkan, bahwasannya doa tersebut di atas bukan satu-satunya doa yang harus dipanjatkan pada saat hari arafah, namun saja lebih diperbanyak dan dikombinasikan dengan doa-doa lainnya yang tentunya juga sangat baik dan berpahala.


***

Demikianlah keutamaan bulan dzulhijjah dan amalannya. Semoga kita diberi kekuatan untuk terus mampu melaksanakan titahNya, agar kita mendapatkan kesempatan menjadi hamba yang beruntung. Semangat beribadah. Selamat menjalankan ibadah di bulan dzulhijjah. Salam ukhuwah.


Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger