5 Cara Mengenali Bakat Anak. Penting Diketahui Orang Tua!

Senin, 31 Oktober 2022

Angga bocah imut berkulit hitam manis itu tengah mencorat-coret pahanya menggunakan spidol. Terlihat sekilas hasil coretan bocah manis ini layaknya sebuah jalan beraspal yang dipadati oleh jejeran mobil. 


Hhm ... sepertinya Angga sedang menggambar suasana padatnya lalu lintas. Meski usia Angga baru enam tahun, terlihat jari jemari mungilnya amat lincah menggerakkan spidol yang digenggam dengan sangat apik oleh jari-jemari tangan kanannya


cara mengenali bakat anak

Dari ilustrasi kisah di atas. Bisa terlihat dari kemampuan Angga memegang spidol dan menggambar suasana padatnya lalu lintas, menunjukkan bahwa Angga memiliki bakat dalam menggambar. 


Tanpa harus banyak diajari oleh orang tuanya, Angga sudah mampu membuat ilustrasi gambar melalui imajinasi yang dia miliki, dan bakat bawaan yang ada dalam dirinya. Kemampuan Angga merupakan contoh bakat yang dimiliki oleh anak.


Apa itu Bakat?


Bakat atau disebut juga aptitude menurut Given adalah kemampuan yang sudah ada dalam diri anak sebagai bawaan yang dimilikinya. Bakat merupakan potensi yang masih bisa dikembangkan dengan memberikan latihan dan stimulasi. Salah satu cara memberikan stimulasi pada anak bisa teman-teman lihat di artikel Stimulasi melalui pengenalan aneka suara.


Stimulasi yang diberikan bertujuan untuk mencapai suatu keterampilan khusus, kecakapan dan pengetahuan dalam bidang tertentu, seperti keterampilan dalam berkomunikasi dan berbahasa, memainkan alat musik, melukis dan lain sebagainya.


Untuk itu bakat bisa jadi merupakan genetik yang diturunkan dari kedua orang tuanya, namun masih tetap perlu diasah untuk memberikan hasil yang optimal dan maksimal.


Tujuan dan Manfaat Mengenali Bakat dalam Diri Anak


Sebagai orang tua tentunya kita akan sangat berbahagia jika bisa memberikan hal terbaik bagi buah hati tercinta. Apa saja akan dilakukan oleh para orang tua agar buah hatinya memiliki masa depan yang cemerlang.

apamanfaat mengetahui bakat dan minat



Tujuan Mengenali Bakat Anak


Tujuan kita untuk bisa mengenali bakat dan minat anak adalah agar kita bisa memberikan perlakuan dan mengarahkan anak pada hal yang disenanginya agar apa yang menjadi kegiatan yang ditekuni dan diminati oleh anak tepat sasaran dan bisa berkembang dengan baik.


Sehingga jika anak memiliki bakat dan minat dalam hal yang dia akan pelajari dan tekuni, anak dapat merasa enjoy dalam menjalaninya. Jika sudah merasa senang dan bahagia terhadap sesuatu hal, maka dalam menjalaninya akan terasa ringan dan mudah memahaminya.


Manfaat Mengenali Bakat Anak


Dengan mengenali bakat dan minat sejak dini, kita bisa menentukan langkah yang tepat untuk masa depan anak. Sebagai orangtua kita juga bisa mengambil keputusan, jenis pendidikan dan model pendidikan yang bagaimana yang pas diterapkan untuk sang buah hati.


Mengenali bakat anak sejak dini memberikan artian, bahwa kita sebagai orangtua, memberikan ikhtiyar jalan kesuksesan dan kemudahan bagi anak. 


Dengan mengenali bakat dan minat anak, ayah dan bunda bisa bekerjasama dengan para guru untuk menentukan hal terbaik bagi buah hati, mengarahkan sesuai dengan hal yang diminati untuk mendukung bakat anak dan memudahkannya untuk memahami pelajaran.


Cara Mengenali Bakat Anak 


Sebagai seorang praktisi pendidikan anak, seringkali saya menerima curhatan dari para bunda atau pun dari para pendidik anak usia dini alias para guru Taman Kanak Kanak. Mereka sering risau dan bingung tentang bagaimana cara mengenali bakat pada anak.


cara mengetahui minat

Pada sebagian anak yang memiliki minat dan bakat yang menonjol dalam satu bidang, sangat mudah bagi orangtua untuk mengetahui apa yang menjadi minat dan bakat anaknya.


Namun di sebagian anak yang tidak terlalu terlihat minat dan bakatnya, seringkali orangtua merasa kesulitan untuk dapat mengenali bakat anaknya. Dibutuhkan kejelian dari para orangtua dan guru dalam mengetahui minat dan bakat anak.


Ada beberapa cara yang bisa para orangtua dan guru terapkan dalam mengetahui apa saja yang menjadi bakat dan minat anak. Cara mengenali bakat anak tersebut diantaranya:


1. Sering Melakukan Interaksi bersama Anak


Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk berinteraksi dengan anak. Sekedar ngobrol ringan atau menemani anak bermain permainan kesuakannya, sudah bisa dikatakan interaksi intens yang terjadi antara kita dengan anak.


Dalam proses interaksi tersebut, lama-kelamaan kita bisa mengetahui apa saja kelebihan yang dimiliki oleh anak kita. Ada beberapa aspek yang bisa kita jadikan penilaian, misalnya aspek bahasa, keterampilan Motorik, keterampilan sosial, perkembangan jiwa seni pada anak.


Contoh minat dan bakat anak yang bisa kita perhatikan melalui aspek bahasa misalnya dengan cara memperhatikan, bagaimana anak mengungkapkan hal-hal yang terjadi pada dirinya, bercerita tentang pegalamannya bermain bersama teman, berinteraksi bersama guru dan lain sebagainya.


Memancing anak untuk mau bercerita bisa ayah bunda lakukan sambil melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti halnya membuat kue bersama buah hati, bisa juga merangsang daya imajinasi anak.


Jika seorang anak bisa dengan santai dan mengalir ketika bercerita tentang pengalamannya bermain bersama teman-temannya, atau mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya, kita bisa membuat asumsi bahwa si anak memiliki bakat dan minat sebagai seorang orator atau pembicara.


2. Memberikan Kesempatan pada Anak Mengeksplore Berbagai Hal


Dengan membiarkan anak mengeksplore berbagai hal, ayah dan bunda nantinya bisa mengetahui, kegiatan apa yang bakal sering anak lakukan dan anak senangi.


Kegiatan yang dipilih anak untuk sering dilakukan, bisa menjadi indikasi bahwa minat dan bakat anak ada pada hal yang seringkali menjadi pilihan anak dalam beraktivitas. 


Membiarkan anak mengeksplore berbagai hal tentunya membutuhkan peran serta dari ayah bunda, selain itu juga kesabaran dan keikhlasan ayah bunda di sini diuji oleh si kecil, karena efek eksplorasi yang dilakukan oleh anak, bisa juga, lho, menyebabkan rumah menjadi berantakan. 


Nah apa, nih, tipsnya supaya kesabaran kita bisa terlatih? Bisa ayah bunda temukan, ya dalam artikel Cara menjadi orangtua yang tidak mudah marah.


3. Berbicara dengan Anak


Selain dua cara di atas, sebagai orangtua kita juga bisa menanyakan secara langsung kepada anak, apa yang menjadi kesukaan anak. Komunikasi yang terjalin intens antara anak dan ayah bunda dapat menciptakan ikatan yang kuat diantara keduanya.


Jika komunikasi terjalin harmonis antara anak dan ayah bunda, maka anak akan lebih mjudah menyamoaikan keinginannya secara terbuka kepada kedua orangtuanya. Dari sini kita bisa mengetahui apa saja minat dan bakat yang dimiliki anak.


4. Memberikan Stimulasi pada Anak


Memberikan berbagai stimulasi juga bisa membantu para ayah buda untuk bisa mengenali bakat anak. Tentu saja pada sesi ini dibutuhkan kejelian dan ketekunan dari ayah bunda tentang standar pencapaian pada perkembangan anak untuk mengetahui bakat apa saja yang dimiliki oleh anak.


Enam aspek perkembangan yang dimiliki oleh anak yaitu, nilai moral, kemapuan matematika, kemampuan seni, keterampilan motorik, keterampilan bahasa, dan keterampilan sosial emosional. 


Ayah bunda perlu melakukan stimulasi pada 6 aspek perkembangan ini dan nanti bisa melakukan evaluasi, aspek apa yang lebih dominan dikuasai oleh anak. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk mengenali bakat dan minat anak.


5. Melakukan Tes Minat dan Bakat Anak


Setelah melakukan beberapa ikhtiyar  di atas, untuk mengetahu dan mengenali minat dan bakat anak, bisa dilakukan beberapa tes, misalnya dengan melakukan tes IQ. Saat ini sudah banyak berkembang alat tes untuk mengetahui minat dan bakat pada anak.


Salah satu alat tes yang saya ketahui adalah dengan melakukan tes STIFIN. Tes SIFIN ini salah satu tes yang menggunakan metode fingerprint. Dari tes STIFIN ini kita bisa mengetahui minat dan bakat anak kita kemana, dan termasuk mesin kecerdasan apa yang dominan dimiliki oleh anak.


Harga tes untuk mengetahui minat  dan bakat anak jenis STIFIN ini berkisar di angka RP. 500.000,-. Teman-teman bisa mencobanya. Tes ini juga bisa memberikan petunjuk pola belajar seperti apa yang paling pas diterapkan untuk anak secara individu. Teman-teman berminat untuk melakukan tes STIFIN? Bisa kontak Minsnita, ya!


Summary


Bakat adalah potensi dasar bawaan yang dimiliki oleh anak. Didapatkan secara genetik dari kedua orangtuanya, namun walau bakat sudah dimiliki secara bawaan, bukan berarti tidak perlu diasah untuk mendapatkan hasil yang optimal dan maksimal.


Untuk itu, perlu kiranya para orangtua memberikan stimulasi yang terus menerus untuk mengasah minat dan bakat yang dimiliki oleh anak. Manfaat mengetahui minat dan bakat sangat banyak salah satunya adalah untuk memfasilitasi anak memiliki masa depan yang cerah, dan memudahkan anak untuk memahami hal yang disenanginya.


5 cara mengenali bakat pada anak yang bisa dilakukanoleh ayah bunda adalah diantaranya dengan cara berinteraksi secara intens dengan anak, memberikan kesempatan pada anak untuk melakukan banyak hal, bertanya secara langsung apa yang disukai oleh anak, memberikan stimulasi dan melakukan tes minat dan bakat.


Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu teman-teman untuk megenali bakat dan minat anak. Selamat mencoba, happy parenting.


Referensi


https://www.parenting.co.id/

https://www.sehatq.com/

https://dosenpsikologi.com/pengertian-bakat-menurut-para-ahli




Perkembangan Agama Anak USia Dini

Senin, 24 Oktober 2022

Perkembangan agama pada anak usia dini sangat tergantung pada orangtua yang membentuknya dan memberi pengajaran pada anaknya. Peran orangtua dan lingkungan sangat terkait erat dengan perkembangan agama pada anak usia dini.


perkembangan agama anak usia dini

Sebagai orangtua yang memiliki tanggungjawab penuh terhadap kelanjutan kehidupan seorang anak, perlu sekali memikirkan langkah apa yang terbaik agar anaknya dapat tumbuh menjadi anak yang qurrata'ayun atau sejuk di pandang mata. Bagaimana cara mengupayakan agar anak kita tumbuh menjadi generasi yang qurrata'ayun?


Tentu saja berdasarkan kebutuhan dasar manusia terhadap agama, pengenalan nilai-nilai agama perlu diberdayakan sejak kecil. Pendidikan agama penting untuk anak. Namun tentunya ada skala prioritas nilai apa saja yang harus ditanamkan pada anak dari perkara urusan agama ini. Lalu nilai pembelajaran apa saja yang harus ditanamkan pada anak?


4 Aspek Pembelajaran Nilai Agama Islam 


Sebagai seorang pendidik perlu kiranya kita mengetahui aspek-aspek yang terdapat pada pembelajaran agama Islam. 4 Aspek pembelajaran nilai agama Islam yaitu aspek spiritual, aspek sosial, aspek sumber hukum dan aspek taklifi. 


2 aspek awal yaitu aspek spiritual dan aspek sosial merupakan nilai krusial dalam pengembangan moral dan nilai-nilai agama untuk anak usia dini. Sedangkan 2 aspek selanjutnya dijadikan pengetahuan untuk para orangtua dan juga pendidik. 


Aspek Spritual


Aspek spritual terdiri dari 2 aspek yaitu Rukun Iman dan Rukun Islam. Anak-anak dari sejak dini perlu diberikan pemahaman tentang 2 aspek ini. Sebelum kita membekali anak-anak dengan pengetahuan Rukun Iman dan Rukun Islam, ada baiknya juga sebagai pendidik kita bekali dan perbaiki pengetahuan kita tentang hal ini.


Sebagai pengingat diri mari kita kupas secara umum tentang  tentang Rukun Iman dan Rukun Islam


Rukun Islam


perkembangan moral dan agama anak usia dini


Islam secara etimologi memiliki arti berserah diri, patuh, selamat atau damai. Berasal dari bahasa Arab aslama. Sedangkan secara terminologi, Islam memiliki pengertian patuh tunduk dan taat terhadap aturan dari Rasulullah Muhammad salallahu 'alaihi wa salam yang disampaikan dari Allah ta'ala. 


Rukun Islam terdiri dari lima perkara, yaitu,  Bersyahadat, menyatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasululah salallahu 'alaihi wa salam. Solat dilakukan 5 kali sehari sebagai solat wajibZakat, memberikan 2,5 % dari jumlah harta yang sudah cukup haulnya. Berpuasa dan melakukan ibadah haji bagi yang sudah memiliki kemampuan


Rukun Iman


Iman secara etimologi berasal dari Bahasa Arab Amana, yu'minu, memiliki pengertian menerima atau percaya. Sedangkan secara terminologi iman memiliki pengertian membenarkan dan mempercayai tentangyang disamoaikan oleh Rasulullah Sallalahu 'alaihi wa salam dari Allah ta'ala. 


Cara mempraktikan rukun iman ini adalah "Tashdiqun bil qolbi ikrarun bi lisan, wa 'amalun bil arkan" yang artinya, meyakini dengan sebenarnya-benarnya oleh hati, menegaskan dengan ucapan lisan dan mengamalkannya dengan anggota tubuh.


pendidikan agama penting untuk anak


Aspek Sosial/Akhlaq


Aspek sosial atau bisa dikatakan aspek akhlaq. Aspek ini sangat penting ditanamkan pada anak untuk perkembangan agama pada anak usia dini. Akhlaq merupakan jamak taksir dari khuluq, secara etimologi mengandung pengertian tingkah laku, budi pekerti atau tabiat. 


Secara terminologi menurut syeik jabir al-Jazairi, akhlaq mengandung pengertian bentuk kejiwaan yang tertanam dalam diri manusia, yang dapat menimbulkan kebaikan dan keburukan, atau terpuji dan tercela.


perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini


Aspek sosial atau akhlaq ini dibagi menjadi 2, yaitu akhlaq menurut sifatnya dan akhlaq menurut objeknya.


Akhlak Menurut Sifat


Akhlaq menurut sifat dibagi menjadi 2 yaitu akhlaqul karimah atau akhlak terpuji dan akhlaqul mazhmumah atau akhlaq tercela.


Akhlaq terpuji seperti senang membantu, berhati mulia, senang belajar, senang berkata baik dan lainnya. Sedangkan akhlaq mahmumah atau buruk contohnya, berkata bohong, senang menipu, senang ingkar janji dan lain sebagainya.


Akhlaq Menurut Objek


Akhlaq menurut objek ini maksudnya adalah muamalah kepada wujudnya atau kepada siapa?. Akhlaq menurut objek dibagi menjadi 2, yaitu muamalah ma'al khaliq atau berhubungan dengan sang pencipta dan mu'amalah ma'al khalqi atau berhubungan dengan sesama makhluk.


ruang lingkup perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini



Aspek Sumber Hukum



Pembelajaran nilai agama Islam untuk perkembangan agama pada anak usia dini yang perlu kita pahami selanjutnya adalah mengkaji aspek sumber hukum agama. Aspek ini juga merupakan nilai krusial dalam pengembangan moral dan nilai dalam pengembangan agama anak. Dari sini kita bisa mengetahui mana yang prioritas diperkenalkan pada anak.

Aspek sumber hukum ini terbagi menjadi 4 yaitu sumber hukum berdasarkan al-Qur'an. as-sunnah, Ijma dan Qiyas.



pendidikan agama penting bagi anak


Aspek Taklifi atau syariat


Taklifi berasal dari bahasa Arab yang artinya sesuatu yang berat untuk dilakukan. Secara terminologi adalah perintah dari Allah yang terasa berat untuk dilakukan karena adanya suatu beban untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu.


Orang yang sudah layak mendapatkan beban adalah mukallaf, sedangkan tingkatan hukum syariatnya dikatakan, wajib, sunnah, mubah, haram dan makruh.


Pembelajaran Nilai Agama Islam Untuk Anak Usia Dini


Dari 4 aspek yang telah diterangkan di atas, cukup menerapkan 2 aspek pelajaran nilai agama Islam saja yang diberikan pada anak usia dini, yaitu aspek spiritual dan aspek sosial, sedangkan aspek sumber hukum dan taklifi bisa dijadikan pengetahuan bagi para pendidik dan juga orangtua.


Dalam mengenalkan pembelajaran agama pada anak usia dini sebaiknya dilakukan dengan cara yang santai dan penuh kegembiraan, serta mengusung konsep belajar sambil bermaon dan bermain untuk belajar. Bagaimana caranya, teman-teman bisa baca artikel mengenalkan kegiatan beribadah pada anak usia dini sambil bermain.


Contoh kegiatan nilai agama dan moral pada anak usia dini dalam aspek spiritual

 Contoh kegiatan nilai agama dan moral pada anak usia dini dalam aspek spiritual di bawah ini bisa dikenalkan melalui beberapa metode dalam mengajarkan agama pada anak. Kegiatan nilai agama Islam tersebut diantaranya:
  1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
  2. Mengucap dan membalas salam
  3. Mengucapkan tahmid, tahlil, tasbih, takbir, dan kalimat masyiah serta kalimat thayyibah lainnya.
  4. Menyebutkan nama-nama malaikat dan tugasnya bisa menggunakan lagu
  5. Menyebutkan nama-nama kitab Allah melalui lagu
  6. Menceritakan kejadian hari kiamat melalui dongeng dan cara yang menyenangkan.
  7. mengeanalkan qadha dan qadar melalui perumpamaan sederhana dan media yang menyennangkan. Misalnya menerangkan hal kepada anak bahwa betapa bersyukurnya kita bisa memiliki ayah dan ibu, dikasih kesemoatan untuk menjadi laki-laki tau perempuan dan lainnya.

contoh kegiatan nilai agama dan moral


Mengenalkan praktik ibadah pada Anak Usia Dini


  1. Beberapa contoh mengenalkan praktik ibadah pada anak usia dini diantaranya, yaitu:
  2. Menirukan praktik solat
  3. Menirukan praktik zakat, infaq, sodaqah.
  4. Menirukan praktik puasa
  5. Menirukan praktik ibadah haji
  6. Mengenalkan do'a-do'a pende, seperti do'a makan, tidur, bangun tidur, menggunakan baju, masuk kamar mandi.


Mengenalkan Nilai Aspek Sosial pada Anak USia Dini


  1. Mengucapkan terimakasih
  2. Mengucapkan kata tolong
  3. Mengucapkan kata maaf
  4. Mengucapkan kata permisi.


Selamat Mengamalkan dan mempraktikan. Salam Pengasuhan.

Belajar Ngeblog dari Nol Di ODOP Blogger Squad

Minggu, 23 Oktober 2022

Dear Sains. Siapa diantara kalian di sini yang senang menulis tapi kadang bingung cari wadah yang tepat untuk menuangkannya? Menulis di buku tapi, kok eman-eman kalau hal yang ditulis itu sebenarnya bisa juga memberikan dampak positif buat orang banyak tapi cuma bisa dibaca sendiri gegara media penyampaiannya belum tepat. 


belajar ngeblog dari nol

Ssst ... atau jangan-jangan ada yang sudah bahkan sedang memakai blog sebagai tempat menyalurkan hasrat menulis, namun belum begitu paham mengoptimalkan fungsi blog dan ingin belajar ngeblog dari nol? Kalau begitu kita sama.


Saya juga awalnya mengenal blog karena ingin memiliki wadah untuk menyimpan tulisan yang bisa saya jadikan warisan untuk anak cucu. Pertama kali punya blog bikin akun di wordpress dan untuk nulis resep-resep yag saya buat di dapur sendiri.


Maklum Gess, saat itu baru serius ingin belajar masak. Jadi biar ada catatan yang mudah dibuka kembali dan jika kebetulan ingin mengulang resep yang sama tinggal cuss pergi ke blog sendiri. Saat itu belum paham manfaat blog itu bisa lebih dari sekedar media untuk menulis. 


Kala itu pun menulis di blog, hanya sekedar menulis saja tanpa mengerti kaidah dan aturan yang harus diikuti, seperti misalnya niche blog harus spesifik, atau bagaimana cara supaya blog kita bisa terkenal dan masuk ke page one google.


Bagaimana menulis dengan kaidah SEO, dan lain sebagainya sama sekali belum paham, nulis asal nulis saja, sambil belajar autodidak kenal dengan fiture-fiture yang disediakan wordpress saat itu. kegiatan ngeblog yang awal ini akhirnya sempat vakum karena satu dan lain hal.


Sampai akhirnya setelah sekian tahun berlalu jiwa belajar ngeblog saya terpanggil kembali dan Tuhan mempertemukan saya dengan komunitas-kkomunitas keren tempat belajar ngeblog dari nol dari mulai yang berbayar sampai yang gratis .. tis ...tiss juga ada.


Nah begitulah sekelumit perjalanan saya tentang awal mula ngeblog, teman-teman jika ingin tahu lebih lanjut latar belakang aku menyenangi dunia blogging, bisa baca juga di artikel Ngeblog mengubahku from Zero to Someone.


Sekarang Minsnita lanjutkan cerita tentang kelas belajar ngeblog yang bisa ngebimbing kita dari nol tanpa dipungut bayaran sepeser pun alias gratis. Sains tentu ingat, kan, kalau Minsnita pernah cerita tentang komunitas One Day One Post alias ODOP? Atau mungkin belum tau, ya?


Jika ingin mengetahui tentang komunitas ini lebih lanjut silahkan baca di artikel Bagaimana Cara Gabung di Komunitas One Day One Post ? Atau mau tau informasi tapi sekaligus berasa gabung dan mendapatkan aneka informasi lengkap tentang ODOP, Sains juga bisa langsung mengunjungi Ruang Bincang Komunitas ODOP.


Belajar Ngeblog dari Nol Bareng ODOP Blogger Squad


Nah, kelas belajar ngeblog dari nol bersama ODOP Blogger Squad adalah kelanjutan dari program Recruitment ODOP. Dalam program recruitment ada challange tentang menulis 1 artikel di blog untuk setiap hari selama kurang lebih 2 bulan.


isi blog tentang apa saja


Bagi setiap peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan dan lolos uji maka berhak mengikuti 3 program kelas kece dengan tutor-tutorkeren atau kami ODOP-ers menyebutnya sebagai PJ atau penanggung jawab yang disediakan oleh komunitas keren ini. 


Alhamdulillah Minsnita bisa lulus seleksi di OPREC ODOP Batch 10 dan menyandang titel ODOPers. Nah, para ODOP-ers ini berhak memilih atau bahkan bisa bergabung di 3 Program sekaligus dalam komunitas keren ini. 3 program tersebut diantaranya OTM (ODOP Tembus Media), ONB (ODOP Nulis Buku), OBS (ODOP Blogger Squad).


Minsnita, sih sebenarnya ingin ikut semua, ya Gess, namun apa daya, waktu dan tenaga tidak memungkinkan, masih ada tanggung jawab lain yang harus dipenuhi, tapi, next rencananya satu persatu akan coba dijajaki. Saat ini cukup menekuni OBS dulu, deh, alias ODOP Blogger Squad.


Alasan memilih gabung di kelas ODOP Blogger Squad ini tentu saja karena ingin belajar tentang seluk beluk blogging lebih mendalam lagi, dan tentunya ingin juga punya kesempatan manis yang sudah didapatkan oleh para suhu blogger. Bila perlu, belajar juga tentang bagaimana agar blog kita bisa menghasilkan uang, uupps, why not? Yee, kaan?


Masih pingin dilanjutin ceritanya? Okay, sekarang mari kita lanjutkan cerita tentang program ODOP Blogger Squad ini. Lanjut kita bahas tentang materi apa saja yang dipelajari di kelas belajar ngeblog dari nol ini, ya! 


Materi dalam Kelas Ngeblog ODOP Blogger Squad


Nggak seru kayanya kalau menceritakan sebuah kelas tanpa menjelaskan materi apa saja yang diberikan di dalamnya. Setelah sekitar hampir dua bulan lamanya kami peserta ODOP Blogger Squad belajar tentang blogging, lebih tepatnya lagi dimulai pada tanggal 1 september perekrutan para peserta untuk bergabung di Whatsapp Grup ODOP Blogger Squad.


Sejauh ini ada 8 materi yang terjadwal sekaligus menjadi tugas yang wajib dikerjakan oleh para ODOP Blogger Squad-ers, namun jangan salah, ya gaes, pada praktiknya bukan hanya 8 materi ini saja yang kami dapatkan di kelas ini, namun bejibun ilmu tentang blogging kami dapatkan melalui diskusi terbuka yang dilakukan lewat grup.


bagaimana cara membuat blog untuk pemula

Di kelas ODOP Blogger Squad diajari juga cara memasang template dan  juga diarahkan tentang blog bisa digunakan untuk apa saja. Yuk, deh tanpa panjang lebar, Minsnita rinci ya satu persatu materinya.


1. Materi tentang Menghubungkan Blog dengan Google Search Console (GSC)


Pada materi ini teman-teman di OBS diminta untuk menghubungkan blog atau websitenya dengan GSC. GSC bisa membantu blog kita cepat dikenali google dan masuk dalam pagenya google atau kata lainnya manfaat GSc ini membantu artikel blog kita cepat terindeks oleh google.


Selain itu GSC juga memiliki fungsi untuk mengetahui jumlah internal link dan eksternal link di blog kita. Selain itu juga melalui GSC kita bisa mengetahui keyword favorit dan jumlah total pengunjung yang pernah mengklik artikel organic dan juga total tayangan artikelkita di google.


Nah, karena harus pasang site map, akhirnya kita belajar juga basic dasar ilmu tentang html untuk menyambungkan blog dengan gsc dibagian template blog.


2. Materi tentang Google Analytic (GA)


Di OBS juga diajarkan tentang menambungkan blog ke GA. GA bermanfaat untuk mengetahui perkembangan blog atau website kita. Dari GA kita bisa mengetahui siapa saja pengunjung blog kita serta total page view blog atau website pada kurun waktu yang kita inginkan.


3. Materi tentang SEO On Page


Nah, materi ini penting banget untuk meningkatkan kualitas artikel blog. Menulis artikel blog menggunakan kaidah SEO juga sangat diwajibkan jika artikel kita ingin masuk halaman awalgoogle.


4. Materi tentang Riset Keyword


Pada materi ini kita diajarkan bagaimana kita mengetahui keinginan dan selera pembaca google. JAdi apa yang kita tulis di blog bisa disesuaikan dengan kebutuhan pencarian pengunjung melalui kata kunci yang sering digunakan. Tuh, asyik, kan.


5. MAteri tentang AIDA


Pada materi ini kita diajarkan bagaimana menulis artikel di blog yang baik, agar pembaca tidak bosan membaca artikel yang kita suguhkan. Gaya bahasa yang disarankan hatrus mengandung AIDA yang merupakan akronim dari Attention, Interest, Desire and Action.


6. Materi tentang Keyword Evergreen


Pada materi ini kita disarankan untuk sering mengisi blog kita dengan tulisan-tulisan yang evergreen alias selalu dibutuhkan dan tak lekang oleh waktu, tujuannya agar blog kita tidak sepi pengunjung. Tentu saja dengan terlebih dahulu melakukan riset katakunci.


7. Materi tentang Cara Memenangkan Lomba Blog


HHmm ... materi kereen banget, kan ini. Disampaikannya juga oleh para PJ keren, karena rata-rata tutor kami di OBS ini adalah para blogger yang memang sudah langganan dalam memenangkan lomba blog. 


8. Materi tentang memasang Meta SEO  Inspektor (MSI)


Pada materi ini kami diminta mengunduh sebuah aplikasi yang bisa memberikan petunjuk tentang kualitas artikel kita, apakah sudah mengikuti kaidah SEO atau belum. Lewat  MSI kita diberi aba-aba tentang maksimal karakter di judul, terus optimasi gambar juga tentang peletakan heading.


Nah sampai saat ini sudah 8 materi tersebut yang kami terima selama belajar ngeblog secara online di OBS. Seperti yang sudah Minsnita ceritakan di atas, materi tertulis memang 8 tapi pada praktiknya kami mendapatkan lebih dari itu, karena kaka PJ yang menjadi tutor kami tidak pelit ilmu.


Para kaka PJ dengan sukarela, mauuuu banget bagi-bagi ilmu kepada kami, bahkan sampai kadang lupa waktu, sampai malam pun dijabanin, kalau memang memungkinkan, masyaallah, berkah yaa, ilmunya kaka pije.


Siapakah Kakak Tutor di ODOP Blogger Squad?


Penasaran kan, siapa, sih, kaka-kaka tutor, atau kami sering menyebutnya dengan kaka pije yang memiliki hati bak malaikat tak bersayap inih? Yuk, Minsnita akan lanjut mengajak Sains untuk mengenali mereka satu persatu.


Di OBS kami belajar ngeblog dibimbing oleh lima orang pije handal yang tak kenal lelah dalam memberikan arahan. Lima pije ini diantaranya, Kak Jihan Mawaddah, Kak Nimas Achsani, Kak Karunia Sylviany Sambas, Ka Jihan Mayzura dan Kak Tya.


bagaimana cara blog kita agar terkenal


Jihan Mawaddah


Kak Jihan ini selain tutor utama kami di ODOP Blogger Squad beliau juga merupakan ketua dari komunitas One Day One Post. Banyak sudah memenangkan aneka lomba dari yang bergendre lingkungan, keuangan, parenting, sampai teknologi. 


Sains bisa kenal labih lanjut tentang kak Jihan melalui Instagramnya @jihanmw dan di blognya yang beralamat di https://jeyjingga.com/, https://pilihbuku.com/


Nimas Achsani


Kak Nimas Ahsani juga merupakan senior di dunia blogging, berasal dari Semarang. Beliau selain menjadi tutor di ODOP Blogger Squad juga menjadi tutor di Blogspedia, yang merupakan kelas belajar ngeblog dari dasar dan gratis juga.


Kak Nimas ini juga merupakan langganan memenangkan lomba blog. Baru-baru ini memenangkan lomba blog dari Polytron menjadi juara ke dua dan mendapatkan TV Polytron sebesar 32 inchi. Sains bisa mengenalnya lebih lanjut melalui instagramnya di @niimasachsanii_ dan blog pribadinya di alamat https://www.nimasachsani.my.id/ 


Karunia Sambas


Kalau Kakak yang satu ini sudah kenal sejak lama, saya ikut ODOP juga terinspirasi dari mojang Medan satu ini, selain itu juga beliau merupakan tutor saya di kelas blog dasar bersama PCW. Pernah juga satu kelas di kelas blog dasar bersama Mba Naqiy blogger asal Lampung.


Sekarang prestasi Kak Nia di dunia blogging sudah melesat jauh. Banyak prestasi yang telah diukirnya, pernah memenangkan kontes SEO, dan memanangkan lomba blog juga. Untuk mengenal lebih lanjut sosok beliau silahkan kunjungi instagramnya di @karuniasambas dan blog pribadinya yang beralamat di https://www.karuniasambas.com/, https://www.sylviany.my.id/


Jihan Mayzura


Nah sosok Kak Jihan ini adalah yang rajin memeriksa tugas-tugas kami di ODOP Blogger Squad. Kak Jihan selain seorang blogger beliau juga seorang content writer dan juga ghost writer, belasan karya  buku antologinya telah terbit.


Untuk kenal lebih lanjut dengan Kak Jihan Mayzura bisa kunjungi instagramnya di @jihanmayzura dan blog pribadinya di alamat https://www.jihanmayzura.my.id/


Setya Romana


Kak Setya Romana dara asal yogyakarta ini di OBS  juga merupakan Tim ceki-ceki tugas para peserta kelas ODOP Blogger Squad, beliau lah yang memeriksa tugas kami, apakah sudah terkumpul dan tepat waktu atau malah tidak mengerjakan beliau yang memeriksanya.


Kalau mau tanya tentang teknologi pangan, boleh nih, ke Ka Tya, secara beliau lulusan Teknologi Pangan. Pinter masak atuh, ya! Plus pinter menganalisa bahan makanan. Untuk kenal lebih dekat dengan Kak Tya begitu panggilannya, Sains bisa kepoin instagramnya di @setyaromana dan blog pribadinya di alamat https://www.setyaromana.my.id/


Kesan Belajar ngeblog di ODOP Blogger Squad


Kalau ditanya kesan tentang belajarbersama ODOP Blogger Squad gimana? PAstinya seruu, dong. kelas gratis, materi ekslusif. Selain itu banyak tambah teman dan saudara juga pastinya. materi yang diberikan benar-benar dasar, bahkan dari fungsi blog untuk apa dan diisi apasa ja pun masuk jadi pembahasan.

Pembekalan bahkan bukan hanya untuk platform blogger tapi juga para peserta kelas OBS yang menggunakan platform Wordpress. MasyaAllahu tabarakallahu. Di kelas ini juga dijelaskan apa itu website dan pengertian tentang blog bahkan sampai pembekalan menulis artikel SEO.

Kaka PJ yang memegang kelas OBS ini benar-benar telaten dan sabar dalam menjelaskan dan menjawab pertanyaan dari para peserta kelas yang notabene memang banyak yang mulai belajar ngeblog dari nol. Makanya kalau mau ikut kelas ini, selain rajin membaca materi yang diberikan PJ, harus rajin juga baca chat di WAG alias whatsapp grup, agar tak ketinggalan info-info penting.

o, iya, Memiliki blog yang sudah Top Level Domain adalah syarat mutlak untuk bisa mendapatkan materi dari kelas OBS ini. Nah, bagi para peserta yang blognya belum ber-TLD, dibimbing sampai blognya berhasil dipasang TLD. Keren, Kan? Untuk itu OBS adalah tempat yang benar-benar pas untuk memulai belajar tentang blog.

Sains berminat untuk gabung di ODOP Blogger Squad untuk belajar ngeblog dari nol? Ikutan tahun depan yak di OPREC ODOP batch 11. Semoga tetap berlangsung, dan dikasih kesempatan bisa ikutan jugaa. Jangan lupa follow Instagramnya di @komunitas.odop. Cuss buruan follow yaa...salam literasi. Happy blogging.

Beri aku Cerita yang Tak biasa

Selasa, 18 Oktober 2022

Beri Aku Cerita yang Tak Biasa dalam webinar "Menerbangkan Adikarya Nuswantara dalam Bingkai Cerita yang Tak Biasa" yang dilaksanakan pada tanggal 7 oktober 2022 pukul 19.00-21.00, sangat menggugah hati para peserta webinar.


beri aku cerita yang tak biasa

Acara yang dikemas sangat apik ini sangat menggugah jiwa dari mulai pembukaan sampai penutup. Saat menyaksikannya pun aku terus berdecak kagum, terhadap keseriusan tim dalam menata acara ini.


Mempromosikan karya agung tentang kumpulan cerita pendek yang mengupas sebuah makna kehidupan yang diwarnai dengan latar budaya unik Indonesia yang kental. Budaya yang beraneka ragam dari bangsa kita tercinta, Indonesia.


Kalau sudah bicara tentang budaya, saya pribadi meleleh rasanya. Karena apapun yang dilandasi dengan latar budaya selalu mengandung falsafah kuat dalam sebuah jalan cerita pendek kehidupan setiap insan.


Budaya dan wanita bagaikan satu aksara yang penuh makna. Budaya membentuk sebuah peradaban. Begitu pun wanita. Wanita adalah wujud dan tonggak peradaban. 


Lalu apa jadinya jika sebuah buku tentang budaya ditulis dalam rangkaian kalimat indah yang disusun oleh para wanita-wanita hebat yang tak biasa? Tentunya akan menghasilkan karya yang sangat luar biasa.


Seperti halnya buku antologi kumpulan cerita pendek tentang budaya ini, hasil kolaborasi penulis perempuan hebat dari sebuah komunitas hebat, Ibu-ibu doyan nulis atau dikenal dengan IIDN dan Elang Nuswantara.


Peluncuran 3 Buku  Prosa Budaya Elang Nuswantara


Dalam peluncuran buku karya Elang Nuswantara yang sebelumnya digelar di Perpusnas. Diluncurkan 3 buah buku antologi karya wanita hebat. Masing-masing buku memiliki nama yang unik, yaitu elang biru, elang merah dan elang putih.


elang nuswantara

  • Elang Biru menghasilkan buku antologi "Beri Aku Cerita yang Tak biasa".
  • Elang Merah menghasilkan buku "Sang Mistikus Kasih".
  • Elang Putih menghasilkan buku "Pesan yang Belum Sampai". 


kumpulan cerita pendek

Tiga Karya di atas bisa teman-teman nikmati dan miliki dengan melakukan pemesanan melalui instagram @elangnuswantara atau di @ibuibudoyannulis.

Cerita Pendek Kehidupan Beri Aku Cerita yang Tak Biasa


Beri aku cerita yang Tak Biasa merupakan karya fiksi berupa kumpulan cerita pendek yang berisi 28 cerita berlatar budaya dari sabang sampai merauke. Ditulis oleh 28 wanita yang tak biasa, yang telah menghasilkan banyak karya dan kreativitas dan mendedikasikan dirinya di dunia kepenulisan.


Pasukan elang biru ini dibina oleh penulis karya fiksi yang telah memiliki nama besar melalui karya-karya fenomenalnya, yaitu Mba Kirana Kejora. Darikelas cerpen yang dibinanya akhirnya berhasil menelurkan buku antologi  prosa budaya "Beri Aku Certa yang Tak Biasa" ini di 21 Agustus 2022 lalu.


Hmm ... Elang Nuswantara, dari namanya sudah menyiratkan sebuah ketangguhan dan kegigihan. Simbol Elang memberikan kesan pada sesuatu yang tidak mudah digoyahkan dan memiliki prinsip hidup yang kuat.


Salah satu penulisnya adalah ibu ketua komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis Mba Widyanti Yuliandari. Tulisan Beliau  mengisahkan tentang wanita yang memiliki cita-cita teguh yang berasal dari Taneyan Lanjang yang memilikikeinginan kuat untuk mengenyam pendidikan ke luar negeri.


Cerpen karya ibu ketua ini diberi judul "Dari Taneyan Lanjhang Menuju Wageningen". Taneyan Lanjhang merupakan perkampungan ala Madura yang memiliki kekentalan budaya dalam konstruksi bangunannya.


Taneyan Lanjhang merupakan sebuah pola rumah dalam adat Madura yang hanya akan menghadap ke selatan atau utara. Deretan pemukiman ini akan bertambah jika dalam keluarga inti memiliki anak perempuan, maka Madura yang menganut paham Matrilokal garis ibu atau garis perempuan.


Keluarga akan menghadiahi anak permepuannya sebuah rumah di sisi timur rumah inti untuk kelak membangun keluarga bersama suaminya.


Mba Widyanti Yuliandari menceritakan kehidupan seorang wanita Madura yang memilki keinginan kuat untuk bersekolah sampai Wegeningen, sebuah kota di Negeri Belanda. Berniat merubah taraf hidupnya untuk bisa meraih derajat tinggi di dunia dan akhirat.


Mba Wid yang mengaku bukan penganut gendre tulisan fiksi awalnya merasakan kesulitan dalam menyelesaikan karyanya, yang ternyata malah sangat apik dikemas. Cerpen tentang kehidupan remaja putri dari Madura ini menggambarkan sebuah perjuangan yang juga dihiasi nuansa romantisme cinta pelakon utamanya.


Bisa dipastikan, bumbunya ini bikin penasaran pingin tahu kisah lengkapnya, kan?Bisa langsung dipesan, ya!


Menurut Mba Wid, IIDN merasa penting untuk menuliskan budaya dari sisi yang berbeda dari yang selama ini disajikan. Budaya biasanya dikemas dalam bentuk karya ninfiksi. Namun kali ini berbeda yaitu dalam sisi fiksi.


IIDN merasa terpanggil, karena ini merupakan hal menarik dan membawa misi penting. Penting karena banyak sekali anak negeri yang belum memahami bahwa budaya Indonesia begitu kaya dan beragam. Dengan adanya buku "Beri Aku Cerita yang Tak Biasa", diharapkan dapat mengangkat kepopuleran budaya bangsa bermartabat ini.


Webinar Paket Lengkap Peluncuran Buku dan Sharing Ilmu Kepenulisan


O, iya, Webinar ini paket lengkap, selain promosi peluncuran buku Elang Nuswantara, ada juga sharing tentang ilmu bagaimana tips dan trik menuliskan karya fiksi dan nonfiksi. Bahagianya bisa menjadi bagian dari komunitas dari Ibu-Ibu Doyan Nulis.


Banyak event yang dihadirkan di komunitas keren ini. Bahkan banyak memberikan keuntungan untuk para anggotanya. Termasuk saya, yang terhitung baru menjadi member komunitas ibu-ibu doyan nulis, namun telah  merasakan banyak manfaat dan kelebihan ketika gabung dengan komunitas keren yang sarat ilmu ini.


Beberapa artikel yang saya buat dalam blog ini mengandung cuan berkat perantara mengikuti komunitas keren ini seperti artikel tentang kreasi crolette dari  keju cheddar Kraft dan tentang cara memilih keju asli, dan tentunya masih ada beberapa yang lain lagi.


Kita kembali di keasyikan mengikuti webinar ini, ya. Mba Widyanti tidak ingin merasakan kesuksesan dalam merangkai kata di tulisan bergendre fiksi ini hanya untuk pribadinya saja, namun membagikan bagaimana tips sukses menulis karya fiksi. Berikut tips dari beliau.


Tips Menulis Fiksi Ala Widyanti Yuliandari


Hal pertama yang dilakukan adalah meminta petunjuk dan kekuatan dari sang kuasa agar diberikan ide dan gagasan, dibuka pikirannya sehingga ide-ide akan bermunculan dengan lancar.


  1. Banyak membaca karya fiksi dari berbagai penulis yang baik.
  2. Melepaskan ekspektasi, menulislah terlebih dahulu jangan ada rsa takut dan ragu.
  3. Gunakan setting dan latar cerita yang dikuasai dan mudah dibayangkan.
  4. Gunakan bantuan referensi bantuan video, foto dan rekaman suara

Selain dari tips di atas Mba Widyanti juga berpesan agar singkirkan mitos yang selama ini beredar tentang menulis fiksi, yaitu harus pintar mengkhayal, hanya dapat ditulis oleh orang yang berbakat dan tulisan fiksi merupakan jenis tulisan yang gampang dibuat.


Serba-Serbi Dunia Kepenulisan Ala Kirana Kejora


Sang pembimbing karya penuh makna ini diterbitkan yaitu Mba Kirana Kejora. Beliau ikut membagikan tips dan trik jitu tentang ilmu kepenulisan. Mba Kirana adalah seorang penulis yang telah menghasilkan banyak karya tentang hasanah budaya Indonesia.


2 karya novelnya yang pernah difilmkan adalah:

1. Ayah Menyayangi Tanpa Akhir yang dibintangi oleh Ferdi Nuril

2. Air Mata Terakhir bunda.

Keduanya tayang di bioskop dan menjadi film best seller di masanya, yaitu pada tahun 2013.

Menurut Kirana Kejora sebuah karya fiksi agar bisa menjadi filmis harus mengandung 4 unsur, yaitu:


1. Masuk akal, tulisan harus based on data, karena penulis adalah seorang researcher atau peneliti. Lakukan riset secara mendalam dari berbagai isi agar sebuah karya itu bisa tampak hidup dan menambah nilai buat para penikmatnya.

2.Harus ada unsur satir atau unsur mengkritik yang dikemas dengan cara yang apik dan lucu serta menghibur.

3. Drama keluarga. Menyangkut keluarga, rasa cinta, pembelaan, kemanusiaan.

4. Ada unsur ke-Tuhanan. Mendidik manusia untuk menyerahkan segala urusan kepada yang maha kuasa, setelah melakukan berbagai upaya.


Sebuah karya tulis merupakan kumpulan data yang dikemas sangat apik dalam susunan kalimat, maka hendaknya para penulis harus jeli dalam menangkap momen.  Momen bisa diabadikan dalam bentuk foto, video, referensi buku, majalah, artikel dan lainnya.


Buku ini bisa memperkaya pengetahuan hasanah budaya bangsa kita yang begitu beraneka. Ditulis secara apik oleh 28 wanita dari berbagai latar budaya dan sudah pasti ditulis based on data. Teman-teman bisa lihat gambarannya lewat video di bawah ini.




So, yang penasaran dengan bukunya buruan dipesan, yaa! Biar mendapatkan banyak nilai positif dan kita perkaya pengetahuan kita tentang budaya Indonesia.


Tertarik juga ingin menjadi bagian dari komunitas keren IIDN? Pantengin dan follow instagramnya di @ibuibudoyannulis, mudah-mudahan segera dibuka perekrutan anggota baru. Salam Literasi.



Stimulasi Berpikir kritis Anak Usia Dini

Senin, 17 Oktober 2022

Teknologi yang berkembang pada saat ini memacu kita para pendidik untuk memberikan stimulasi berpikir kritis pada anak usia dini. Pembelajaran sains memberikan stimulasi pada anak agar mampu berpikir kritis.


berpikir krtis anak usia dini


Proses tumbuh kembang anak usia dini yang begitu cepat membutuhkan pendampingan yang intensif dari para orangtua dan tentunya juga guru. Perkembangan proses berpikir anak yang begitu cepat dalam  peningkatan pengetahuan melalui bergerak dan melakukan interaksi baik dengan sesama temannya maupun dengan lingkungan yang lebih luas.


Untuk membantu mengoptimalkan perkembangan anak maka perlu diberikan stimulasi yang beragam. Apa maksud dari stimulasi? Yuk, kita coba bahas.


Apa Itu Stimulasi?


Stimulasi adalah rangsangan yang diberikan dari sejak bayi masih di dalam kandungan. Sebaiknya dilakukan setiap hari untuk merangsang semua sistem panca indra yaitu pendengaran, penglihatan, pembauan, pengecapan, dan perabaan.


Selain itu rangsangan diberikan juga pada gerak halus dan gerak kasar baik pada tangan dan juga kaki serta jari-jari. Rangsangan juga diberikan dengan cara mengajak berkomunikasi dan membuat perasaan bahagia pada bayi juga anak-anak.


Stimulasi Menurut Para Ahli


Menurut Kusnandi Rumi, stimulasi adalah upaya yang dilakukan oleh keluarga kepada anak untuk menciptakan suasana yang riang gembira dan penuh kebahagiaan dan dilakukan dengan penuh cinta agar merangsang seluruh sistem indra, melatih motorik halus dan kasar anak, berkomunikasi serta pikiran dan perasaan pada anak.


Menurut Dinkes, stimulasi untuk anak diberikan pada semua aspek perkembangan anak. Baik pada motorik kasar maupun halus, bahasa serta personal sosial. Stimulasi harus diberikan setiap hari secara rutin dan berkesinambungan serta diberikan dengan kasih sayang dan metode bermain.


Berpikir Kritis Anak USia Dini


Apa itu Berpikir kritis dalam pembelajaran bagi anak? Kemampuan berpikir kritis bagi anak menurut para ahli adalah kemampuan anak untuk mampu berpikir secara sistematis, yang meliputi kemampuan anak dalam mengobservasi, menganalisis, membuat hipotesis dan menyimpulkan.


Pada dasarnya anak-anak sejak dini sudah memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, sudah merupakan bawaan dan fitrah yang dimiliki oleh masing-masing manusia yang dibekali oleh sang maha kuasa.


Sebagaimana yang dijelaskan oleh Brewer, bahwasannya manusia merupakan makhluk yang mampu berpikir secara rasional. Manusia Selalu ingin memikirkan apa yang terjadi di sekelilingnya. Manusia pada umumnya memiliki rasa keingintahuan yang tinggi.


Kecenderungan manusia untuk mengartikan segala macam kejadian di sekelilingnya merupakan bukti dan indikator bahwa manusia memiliki kemampuan berpikir kritis.


Contoh anak bisa berpikir kritis kita bisa buktikan dengan cara coba perhatikan anak-anak ketika menemukan sesuatu hal yang baru bagi dirinya? Apakah mereka akan cuek? Bisa dipastikan anak-anak akan tersita perhatiannya dengan benda baru tersebut. Hal ini bisa dijadikan indikator berpikir kritis pada anak usia dini. 


Mengapa kita perlu melatih anak berpikir kritis sejak dini? Melatih anak berpikir kritis pada anak usia dini akan sangat bermanfaat bagi kehidupan real anak di masa sekarang dan di masa yang akan datang pada kehiduannya.


Stimulasi Berpikir Kritis Anak Usia Dini


Sebagaimana Dijelaskan di atas tentang stimulasi dan berpikir kritis pada anak bisa disimpulkan bahwa stimulasi dengan perkembangan berpikir kritis pada anak saling memiliki keterkaitan.


Anak usia taman kanak-kanak sudah memiliki bekal kemampuan dasar tentang matematika dan pengetahuan alam sekitar. 


Kemampuan dasar matematika anak bisa dilihat dari kempuan anak untuk menghitung dan mengenal bilangan. Bahkan ada anak yang sudah bisa melakukan konsep hitungan secara sederhana.


Sedangkan untuk kemampuan dasar pengetahuan alam atau sains, bisa ditunjukkan oleh anak, ketika anak memiliki perhatian terhadap alam sekitar dirinya dan mau belajar serta mampu menyebutkan nama-nama benda yag ada di sekitarnya.


Stimulasi sains yang diperoleh oleh anak dengan menyebutkan benda alam yang dilihatnya dan menjelaskan peristiwa yang terjadi dan akan terjadi, akan membentuk pola berpikir kritis anak secara terkonsep.


Perlunya Para Pendidik Paham Tentang Stimulasi


Pemahaman tentang stimulasi sangat dibutuhkan oleh para orangtua dan pendidik, agar dapat memberikan rangsangan yang dibutuhkan oleh anak untuk pertumbuhan dan perkembangannya agar bisa optimal.


Stimulasi yang terarah dan disesuaikan dengan kondisi anak, akan berdampak positif bagi anak. Anak akan lebih memahami objek yang dipelajarinya. Anak akan mengenal tantangan hidupdan peluang-peluangnya dengan baik.


Memberikan stimulasi pada anak dengan memberikan pengalaman secara langsung melalui pembelajaran sains, maka kekuatan intelektual anak akan terlatih secara simultan dan secara terus menerus.


Memberikan stimulasi kepada anak dengan cara memberikan banyak pengalaman dan mengamatu secara langsung kepada anak maka keterampilan sains anak akan berkembang.


Keterampilan Sains Anak USia Dini


Salah satu strategi berpikir kritis terbentuk pada anak adalah dengan cara menerapkan keterampilan proses sains pada anak usia dini. 


Keterampilan proses sains hakikatnya terdiri dari dua komponen penting yang satu sama lainnya saling menunjang, yaitu komponen produk dan komponen proses.


1. Komponen produk terdiri dari pengetahuan, fakta, konsep dan hukum

2. Komponen proses terdiri dari keterampilan dan sikap yang berhubungan dengan penyelidikan dan pengetahuan.


Pengertian Keterampilan


Kata keterampilan diambil dari kata terampil yang memiliki pengertian kepandaian dalam melakukan sesuatu dengan ceoat dan benar. Jika seseorang mampu melakukan sesuatu dengan cepat namun tidak benar tidak bisa dikatakan terampil, begitu pun sebaliknya.


Seseorang yang terampil dalam sesuatu pekerjaan, dia tidak akan ragu-ragu untuk melakukan pekerjaannya tersebut. Seolah tidak harus berpikir lagi apa yang harus dilakukan dan tidak mengalami kesulitan.


indikator berpikir kritis pada anak usia dini

Dalam ruang lingkup yang lebih luas keterampilan meliputi kegiatan yang berupa perbuatan, berpikir, berbicara, melihat, mendengarkan dan lain sebagainya.


Sedangkan dalam artian sempitnya keterampilan lebih ditujukan pada aksi atau pun perbuatan.


Beberapa ahli lain menjelaskan bahwa keterampilan merupakan perilaku yang tampak akibat perbuatan otot yang digerakkan oleh sistem saraf serta disertai koordinasi yang memadai antara kerja otot dan proses psikologi yang mengatur gerak itu.


Sains untuk Anak USia Dini


Sains untuk anak usia dini menurut pandangan para pakar konstruktivisme seperti Piaget merupakan proses anak bermain dan bereksplorasi serta bereksperimen. Hal ini menjadikan anak memiliki pemahaman dan keterampilan proses sains.


Para orangtua dan guru wajib menyediakan waktu untuk mendampingi anak dalam melakukan eksperimen dan kegiatan keterampilan proses sains, karena yang terpenting dalam keterampilan proses sains adalah proses si anak dalam berkegiatan, bukan hanya pada hasil akhirnya.


Hal ini sangat penting dalam upaya mendukung kesuksesan dan dalam rangka memberikan kemampuan memecahkan masalah bagi anak. Unyuk itulah mengapa kita perlu melatih naka berpikir kritis sejak dini.


Keterampilan Sains Anak USia Dini


apa itu berpikir kritis dalam pembelajaran


8 Prinsip Stimulasi Keterampilan Sains Anak USia Dini


Dalam memberikan stimulasi untuk mengoptimalkan peryumbuhan dan perkembangan anak usia dini, dan mengupayakan bagaimana cara menumbuhkan pola kriti pada anak usia dini ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan.


Sebagaimana yang dipaparkan oleh Witherington dan Ausuble, ada 8 prinsip yang harus dipegang ketika memberikan stimulasi pada pembelajaran sains anak usia dini. 8 prinsip pemberian stimulasi ini diantaranya yaitu:


  1. Stimulasi yang diberikan memiliki tujuan yang jelas, agar mendapat keberhasilan.
  2. Stimulasi diberikan pada semua aspek pertumbuhan perkembangan anak baik secara jasmani dan rohani.
  3. Stimulasi yang diberikan hendaknya mengandung makna dan berarti bagi anak agar anak mampu membentuk pola yang berguna.
  4. Stimulasi yang diberikan mampu menunjang efektivitas dan efisiensi belajar anak dan dilakukan secara wajar tidak berlebihan.
  5. Adanya pengintegrasian pada stimulasi belajar yang sebelumnya dengan stimulasi belajar yang baru diberikan agar menjadi satu kesatuan yang utuh dan saling terikat tidak mudah lepas dan hilang.
  6. Pembelajaran selalu dimulai dengan menentukan sebuah masalah dan berusaha untuk memecahkan permasalahan tersebut.
  7. Dalam proses pembelajaran yang diberikan harus berhasil menemukan kunci jawaban sehingga ditemukan hubungan dalam sebuah masalah sehingga bisa ditemukan insight, wawasan, dan pemahaman yang baru.
  8. Stimulasi yang diberikan pada anak dimulai dari hal-hal yang terdekat dari anak lalu berkembang ke hal yang jauh dari anak, dari yang sederhana menuju yang lebih kompleks dan dari konkret ke abstrak.

Selain prinsip yang sudah dijelaskan di atas, prinsip berikut ini juga bisa dijadikan pegangan sebagai cara memberikan stimulasi untuk anak.


contoh berpikir kritis anak usia dini

Pemberian stimulasi pembelajaran sains untuk anak usia dini bertujuan agar anak-anak memiliki minat yang besar dan lebih tertarik untuk mengetahui dan belajar tentang sains serta mau dan mampu mempelajari hal-hal baru yang ditemukan anak di lingkungan alam sekitarnya.


strategi berpikir kritis

Mengapa Perlu Melatih Anak Berpikir Kritis


Mengapa perlu melatih anak berpikir kritis dari sejak dini? Berikut penjelasannya:


mengapa kita perlu melatih anak berpikir kritis sejak dini


Summary


Pemberian stimulasi pada anak sejak dini sangatlah penting dilakukan oleh para orangtua dan pendidik, agar anak kelak bisa menghadapi permasalahan yang dihadapinya secara logis. Anak mampu berkiprah di dunia nyata dan mandiri.


Untuk itu pemberian stimulasi berpikir kritis pada anak usia dini sangat penting. Salah satunya dengan cara keterampilan proses sains sebagaimana yang telah dijabarkan di atas. Silahkan dicermati dan semangat dalam menerapkannya. Salam pengasuhan.




strategi berpikir kritis


Metode Mengajar Anak Mengenal Islam

Jumat, 14 Oktober 2022

Berbicara tentang metode, seperti sebuah keniscayaan untuk semua hal. Benar, ga, sih? Semua ilmu dan cabang ilmu sepertinya tak memiliki ruh jika tanpa metode di dalamnya. dalam ilmu pertanian ada yang namanya metode menanam, dari mulai menanam padi, menanam kacang-kacangan dan lainnya.


Dalam dunia tumbuh-tumbuhan dan lainnya saja membutuhkan metode, apalagi jika terkait dengan manusia? Tentunya lebih penting dan lebih harus lagi, terutama yang berkaitan dengan pengajaranyang akan menentukan makmur tidaknya bumi yang kita tempati ini.


Pembelajara berefek pada pembentukan karakter manusia, untuk itu metode mengajar sangat perlu disusun dan dirumuskan. Metode mengajar anak pun tidak kalah pentingnya, karena pendidikan manusia dimulai sejak dari kanak-kanak.


metode mengajar anak

Begitu pula dengan mengenalkan anak pada Islam dengan cara mengenalkan ibadah-ibadah dalam bentuk yang sederhana dan ringan perlu adanya metode agar anak mau dan mampu melaksanakannya dengan riang gembira.


Apa Itu Metode?


Ethimologis Metode berasal dari bahasa Yunani Methode, terbentuk dari dua kata yaitu meta dan hodos. Meta memiliki arti menuju, melewati, sedangkan Hodos mengandung arti jalan, arah atau cara.


Kata methode kemudian diserap menjadi Bahasa Inggris dan memiliki arti jalan yang dilalui untuk mendapatkan tujuan tertentu dengan cara yang sistematis.


Metode Mengajar Anak Mengenal Islam


Ada beberapa metode yang bisa kita terapkan pada anak agar anak mau mengenal dan mulai belajar tentang Islam dan kaidahnya. Beberapa metode yang digunakan diantaranya:


1. Metode Demonstrasi


Metode demonstrasi yaitu mengenalkan Islam kepada anak dengan cara mempertunjukkan segala hal yang berkaitan dengan kaidah keislaman seperti salat, shodaqah, berdoa dan lainnya dengan cara memberikan contoh lewat pertunjukkan.


Pertunjukkan tersebut bisa berupa pertunjukkan film, lewat media gambar ataupun langsung diperagakan oleh teman maupun guru.


2. Metode Bercerita


Metode bercerita bisa disampaikan lewat dongeng dan cerita ketauladanan para rasul serta sahabatnya dan juga orang-orang sholih, baik dari zaman dahulu maupun kejadian yang baru saja ataupun yang sedang berlangsung


Berbagai macam kisah cerita tentang kebaikan, perjuangan bisa dijadikan sarana untuk mengenalkan kaidah Islam pada anak. Sebaiknya kita melakukannya dengan penuh riang gembira dan penyampaian yang ekspresif.


3. Metode Ketauladanan


Metode mengajar anak dengan cara memberikan ketauladanan adalah hal yang paling familiar dilakukan oleh para guru dan juga para orangtua.


Metode ketauladanan ini diawali dari sikap-sikap yang mencerminkan kebaikan sebagai contoh ketauladanan yang diberikan oleh guru dan orangtua, karena orangtua dan guru adalah figur terdekat anak yang dijadikan rol model bagi mereka.


4. Metode Drill/Praktik/Latihan


Metode drill atau bisa disebut juga sebagai metode praktik atau latihan adalah metode yang bisa diterapkan oleh para orangtua dan guru dalam mendidik anak mengenal agama Islam.


Misalnya hendak mengenalkan berdoa, ajak anak untuk langsung praktik menyebutkan lafadz doa pendek yang diseusikan dengan kemampuan anak. 


Contoh lain jika ingin mengenalkan dan mengajarkan salat kepada anak, bisa langsung dengan mengajak anak melakukan salat bareng dengan kita. Meski pada awalnya gerakan anak masih belum sempurna, lama kelamaan dengan banya berlatih maka akan ada progres yang tampak.


5. Metode Sosio Drama dan Bermain Peran


Metode bermain peran bisa diterapkan juga dalam mengenalkan Islam kepada Anak USia Dini. Misalnya dengan memerankan seorang yang rajin beribadah dan seorang anak lagi tak ingin beribadah alias malas.


Anak yang malas dinasihati oleh anak yang rajin dan akhirnya bersama-sana melakukan kegiatan ibadah,misalnya, berangkat bersama ke masjid untuk salat dan lain sebagainya.


6. Metode Karya Wisata


Mentode mengajar anak-anak dengan melakukan karya wisata misalnya dengan  jalan-jalan ke museum Islam, atau ke tempat peribadatan. Jalan-jalan ke masjid sambil mengenalkan fungsi masjid dan bagian-bagian dari masjid


7. Metode Tanya Jawab


Dalam metode mengajar untuk anak, sebagai orangtua dan pendidik harus memperhatikan beberapa prinsip yang harus dipegang dan dijalankan, agar proses belajar yang diberikan diharapkan  akan mencapai keberhasilan. 


Prinsip Mengajar Anak Usia Dini


Secara umum permasalahan prinsip mengajar sudah saya tulis dalam artikel yang berjudul Prinsip Mengajar, teman-teman bisa kunjungi artikel tersebut jika tertarik untuk mengetahui prinsip mengajar secara umum.


Dalam artikel kali ini kita akan diskusi tentang prinsip mengajar pada anak usia dini. Setelah metode mengajar kepada anak-anak kita tentukan, jangan lupa untuk mengutamakan prinsip dalam mengajar anak usia dini. Prinsip mengajar pada anak usia dini dibagi menjadi dua yaitu prinsip praktis dan teoritis.  


Prinsip Teoritis


Menurut beberapa pakar anak usia dini skala dunia, seperti Foebel, Maria Montessori dan Steiner merumuskan beberapa prinsip tentang mengajar anak usia dini yang akhirnya dikumpulkan oleh Tina stein menjadi 10 prinsip mengajar yang diterapkan pada anak usia dini, yang diantaranya, yaitu:

  1. Mengerti tentang masa kanak-kanak adalah masa optimalisasi potensi.
  2. Memeprtimbangkan perkembanga fisik dan psikis anak secara holistik atau menyeluruh.
  3. Membangkitkan motivasi intrinsik untuk membangkitkan inisiatif pada anak.
  4. Stimulasi yang dilakukan secara holistik tidak parsial dan sektoral.
  5. Menerapkan kedisiplinan untuk membentuk karakter.
  6. Observasi secara detail pada masa peka anak yaitu di usia 0-3 tahun atau sering disebut sebagai masa golden age.
  7. Bertumpu pada hal-hal yang sudah dikuasai anak.
  8. Orang-orang yag berada di sekitar anak merupakan sentra penting dalam perkembangan anak.
  9. Periode kanak-kanak adalah periode penting pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak.
  10. Pendidikan anak usia dini merupakan periode yang saling berkaitan dan kolaborasi penting antara anak, orang dewasa, lingkungan dan pengetahuan.


Prinsip-Prinsip Praktis


Prinsip-prinsip praktis memiliki artian prinsip dalam melaksanakan  pembelajaran yang diterapkan untuk anak usia dini. Prinsip-prinsip praktis ini bisa teman-teman cermati dan terapkan langsung pada anak, diantaranya, yaitu:


1. Berorientasi pada Kebutuhan Anak.


Metode mengajar anak-anak harus berprinsip pada kesesuaian kebutuhan anak. Setiap anak berbeda-beda perlakuannya disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhannya, namun secara garis besar, mengutip dari teori kebutuhan menurut Maslow, anak usia dini membutuhkan 3 hal yang harus dipenuhi oleh orangtua dan pendidik. 3 hal tersebut bisa teman-teman perhatikan pada diagram di bawah ini.


cara mengajar anak tk

Prinsipdi atas perlu diperhatikan ketika kita memberikan pengajaran kepada anak usia dini. Penuhi kebutuhan makanan, minuman dan pakaiannya. Penuhi rasa aman, nyaman serta perlindungan yang diberikan oleh orang-orang di sekitarnya, terutama dari ayah bundanya. Berikan kasih sayang yang tulus. 


Jika ketiga hal di atas telah kita penuhi, diharapkan pembelajaran yang kita tanamkan kepada anak akan membuahkan hasil, karena anak sudah dalam kondisi yang siap menerima pendidikan dan pengajaran dari lingkungannya.


2. Disesuaikan Tahapan Perkembangan Anak


Prinsip yang kedua dalam metode mengajar anak usia dini adalah harus sesuai dengan pola perkembangan anak. Setiap anak-anak memiliki perkembangan yang berbeda. Ada anak yang cepat dalam satu sisi namun agak lambat di sisi perkembangan yang lain.


Untuk itu sebagai pendidik kita harus jeli dalam mengobservasi setiap perkembangan anak. Jangan terlalu memaksakan pada anak jika anak belum mampu. Alihkan ke hal lain yang memang anak sudah siap menerimanya.


3.  Belajar Melalui Bermain


Cara mengajar anak  usia dini hendaknya dilakukan melalui konsep bermain. Jika kita mengajarkan tentang kegiatan sehari-hari, misalnya memakai pakaian, membereskan mainan, sebisa mungkin pemberian instruksi harus berupa hal yang menyenangkan dan menggembirakan. 


Tidak dianjurkan mengajarkan anak practical life atau yang lainnya seperti menstimulasi aspek kognitif, psikomotor, bahasa ataupun afektif, harus didasari dengan konsep bermain, bersenang-senang dan happy.  


4. Mengembangkan Kecerdasan Majemuk Anak


Prinsip keempat yang harus kita perhatikan dalam memberikan pengajaran pada anak adalah menganut penerapan konsep mengembangkan seluruh kemampuan anak, dalam artian jangan fokus pada satu kemampuan saja.


Misal hanya menggali kemampuan kognitifnya saja tanpa memperhatikan kemampuan motoriknya, psikomotornya, perkembangan bahasanya, perkembangan seninya, dan lainnya. Konsep ini terutama sangat diperhatikan dalam cara mengajarkan pada anak tingkat play group dan juga tingkat TK.


4 langkah metode mengajar



5. Pengajaran Secara Bertahap


Metode mengajar anak-anak harus berdasarkan pada prinsip pengajaran secara bertahap. dalam artian tidak langsung pada fase yang sulit untuk dijangkau oleh anak. Anak adalah sosok yang membutuhkan hal-hal yang bisa dia lihat, dia sentuh dia dengar secara langsung.


Anak tidak memahami konsep yang kompleks dan abstrak. Beberpa pembagian konsep cara berpikir anak diantaranya yaitu:

  • Konkret menuju abstrak
  • Sederhana menuju kompleks
  • Bergerak menuju verbal
  • Dari diri sendiri menuju lingkungan sosial 

6. Lingkungan yang Kondusif


Ciptakan lingkungan yang kondusif merupakan prinsip yang harus diterapkan ketika menerapkan metode pembelajaran untuk anak usia dini. Lingkungan yang aman dan nyaman yang disesuaikan dengan kemampuan, asalkan sesuai dengan standar keamanan dan kenyamanan anak.

Nyaman dan aman bukan berarti harus mahal dan berkelas. Kita bisa memberdayakan potensi yang terdapat di sekitar kita secara bijak dengan sedikit sentuhan kreativitas.


7. Anak Sebagai Pembelajar Aktif


Biarkan anak mengeksplor apa yang dia inginkan dan apa yang dia miliki. Jangan terlalu banyak turut campau atau mengarahkan secara berlebihan kepada anak, agar daya imajinasinya bisa berkembang dengan optimal.

Orangtua dan guru hanya bertindak sebagai fasilitator saja, sebagai penyedia dan sigap ketika anak-anak membutuhkan sesuatu sekaligus membimbing serta mengawasi, bila mana ada hal yang tidak dipahami oleh anak.


8. Anak berinteraksi sosial


Biarkan anak bergaul dengan lingkungannya. Jangan terlalu mengekang anak untuk tetap diam di rumah. Ini berlaku untuk anak yang sudah bisa bersosialisasi, yaa, bukan untuk anak yang masih bayi yang masih sangat butuh pantauan dari orangtua secara intens.

Bisa diterapkan untuk anak di segala usia prinsip ini diterapkan sebagai cara anak play ground dan anak TK. Untuk anak di bawah usia tersebut, hendaknya benar-benar harus didampingi. Bergaulnya anak di lingkungan sosialnya dapat memperkaya penegtahuan anak dan juga sebagai sarana stimulasi.


model pembelajaran yang efektif untuk anak

9. Merangsang Kreativitas dan Inovasi


prinsip selanjutanya yang harus diterapkan dalam metode mengajar anak adalah merangsang kreativitas dan inovasi, dengan cara memberikan kegiatan dan permainan yang bervariasi. Bebrapa contoh permainan untuk anak bisa dilihat pada artikel Ragam Permainan Kooperatif untuk Anak dan Ragam Permainan untuk Melatih Konsentrasi Anak.


10. Mengembangkan Kecakapan Hidup


Prinsip selanjutanya dalam mengajar anak adalah mengembangkan kecakapan hidup, seperti melakukan kegiatan aktivitas seharai-hari, seperti menyiram bunga bersama, memakai baju sendiri, belajar mengancingkan baju, menggunakan sepatu, membantu di dapur dalam kegiatan yang sederhana disesuaikan dengan kemampuan anak.


11. Disesuaikan dengan Kondisi Sosial Budaya


Sesuaikan pengajaran yang diberikan kepada anak dengan adat dan kebiasaan di tempat tinggal anak. Seperti misalnya adat mencium tangan dilakukan di daerah yang terbiasa melakukan cium tangan sebagai tanda hormat, tidak mungkin diberikan pengajaran pada daerah yang memakai adat membungkukkan badan sebagai tanda hormat.


12. Stimulasi secara Holistik


Pengajaran diberikan secara terpadu dan terintegrasi, agar anak bisa mendapatkan stimulasi yang maksimal dan optimal.


13. Memanfaatkan Potensi Lingkungan


Memanfaatkan potensi lingkungan anak berada, seperti anak yang tinggal di daerah  patai diberikan pengetahuan tentang hal-hal seputar laut dan budidaya serta sumberdaya dan kekayaan laut.


Anak yang tinggal di daerah gunung dikenalkan dengan potensi dan keanekaragaman sumberdaya dan potensi alam yang berada di sekitar gunung, dan sebagainya.

metode mengajar anak-anak


Prinsip Mengajarkan Agama Islam


Setelah kita mengetahui prinsip mengajar untuk anak usia dini, selanjutnya kita melangkah pada materi utama yaitu prinsip mengajar agama Islam. Ada 15 prinsip dalam mengajarkan agama Islam kepada anak. 15 prinsip tersebut diantaranya:


  1. Berkaitan dengan ayat Qauliyah dan kauniyah
  2. Berkaitan dengan tauhid
  3. Berkaitan dengan kebenaran, kebaikan dan keindahan.
  4. Mensinergikan antara akidah, ibadah dan mu'amalah.
  5. Sesuai dengan norma, falsafah, sosial dan psikologi.
  6. Menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.
  7. Aspek akidah, ibadah dan muamalah, iman, ilmu dan amal, fisik, jiwa, rumah tangga, sekolah dan masyarakat saling menunjang.
  8. Adil
  9. Mendidik dari sejak dini, yaitu sejak anak berumur 4 bulan (120 hari) di dalam kandungan.
  10. Menghormati harkat dan martabat kemanusiaan.
  11. Berwawasan nasional dan internasional atau dunia.
  12. Menerima perubahan, kemajuan, kemoderenan, dan pembaharuan pemikiran yang positif.
  13. Memiliki tujuan yang baik, cara yang baik, menyediakan sarana dan prasarana serta mencetak pendidik dan anak didik yang Islami.
  14. Mengawali pendidikan dari rumah, sekolah/madrasah, masyarakat.
  15. Pemerataan pendidikan yang menembus segala lapisan masyarakat.


Prinsip Mengajar Agama Islam dalam Konteks Metode


Beberapa prinsip mengajar agama Islam yang harus diperhatikan dalam konteks metode mengajar untuk anak dan diterapkan juga untuk orang dewasa serta sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Hadis akan saya jabarkan di bawah ini.


  1. Terbuka. Prinsip mengajar agama harus terbuka dan tidak boleh kitman atau menyembunyikan ilmu, karena Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa salam bersifat tabligh, sedangkan kitman lawan dari tabligh. Sesuai dengan pelajaran yang telah tersurat dalam Al-Quran surat al-Maidah (5) ayat 67.
  2. Menyebar Kebaikan
  3. Gembira dan mudah


4 langkah metode mengajar

4. Santun dan lembut

5. Kebermaknaan


cara mengajar anak play group

6. Komunikatif dan menerima pendapatan serta masukan dari murid

7. Menciptakan dan selalu menambah pengetahuan yang baru untuk murid

8. Memberikan keteladanan


metode yang digunakan orangtua untuk mendidik anak

Prinsip Mengajar Agama Islam  Bagi Anak Usia Dini


Adapun prinsip menagajar bagi anak usia dini adalah menggunakan prinsip-prinsip yang telah dijelaskan di atas, namun diwarnai dengan prinsip-prinsip nilai Islam yang mencakup tarbiyah jismiyah, tarbiyah aqliyah, tarbiyah rohaniah atau disebut juga sebagai tarbiyah adabiyah yang secara keseluruhannya termaktub dalam pendidikan aqidah, ibadah, akhlaq serta sirah.


Adapun cara mengaplikasinnya melalui 3 hal, yaitu:


1. Keimanan

Kegiatan keimanan merupakan pengamalan dari rukun iman yaitu mengenal Allah ta'ala, mengenal malaikat. mengenal Rasulullahu, mengenal kitab Allah, mengenal qadha dan qadar, dan mengenal hal ghaib.


2. Keislaman

Kegiatan ini merupakan pengamalan rukun Islam, yang meliputi pengenalan pada kalimat tauhid dan kalimat thoyyibah, mengenalkan aneka ibadah seperti shalat, sedekah seperti zakat dan infaq, berdo'a, thaharah, serta naik haji, dengan cara yang mudah dan disesuaikan dengan kemampuan anak.


3. Akhlaq dan Adab

Hal ini bisa diperkenalkan kepada anak dengan cara yang mudah misalnya dengan metode dongeng dan bercerita tentang keagungan Rasul dan para sahabatnya, dan juga sejarah tentang kejayaan Islam.


Demikian metode mengajar anak dalam mengenal Islam beserta prinsip-prinsip yang harus diterapkan. Semoga sebagai orangtua dan juga guru bisa menerapkan kaidah ini dalam memberikan pengajaran agama Islam pada anak.





prinsip mengajar

















































Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger