Beri aku Cerita yang Tak biasa

Selasa, 18 Oktober 2022

Beri Aku Cerita yang Tak Biasa dalam webinar "Menerbangkan Adikarya Nuswantara dalam Bingkai Cerita yang Tak Biasa" yang dilaksanakan pada tanggal 7 oktober 2022 pukul 19.00-21.00, sangat menggugah hati para peserta webinar.


beri aku cerita yang tak biasa

Acara yang dikemas sangat apik ini sangat menggugah jiwa dari mulai pembukaan sampai penutup. Saat menyaksikannya pun aku terus berdecak kagum, terhadap keseriusan tim dalam menata acara ini.


Mempromosikan karya agung tentang kumpulan cerita pendek yang mengupas sebuah makna kehidupan yang diwarnai dengan latar budaya unik Indonesia yang kental. Budaya yang beraneka ragam dari bangsa kita tercinta, Indonesia.


Kalau sudah bicara tentang budaya, saya pribadi meleleh rasanya. Karena apapun yang dilandasi dengan latar budaya selalu mengandung falsafah kuat dalam sebuah jalan cerita pendek kehidupan setiap insan.


Budaya dan wanita bagaikan satu aksara yang penuh makna. Budaya membentuk sebuah peradaban. Begitu pun wanita. Wanita adalah wujud dan tonggak peradaban. 


Lalu apa jadinya jika sebuah buku tentang budaya ditulis dalam rangkaian kalimat indah yang disusun oleh para wanita-wanita hebat yang tak biasa? Tentunya akan menghasilkan karya yang sangat luar biasa.


Seperti halnya buku antologi kumpulan cerita pendek tentang budaya ini, hasil kolaborasi penulis perempuan hebat dari sebuah komunitas hebat, Ibu-ibu doyan nulis atau dikenal dengan IIDN dan Elang Nuswantara.


Peluncuran 3 Buku  Prosa Budaya Elang Nuswantara


Dalam peluncuran buku karya Elang Nuswantara yang sebelumnya digelar di Perpusnas. Diluncurkan 3 buah buku antologi karya wanita hebat. Masing-masing buku memiliki nama yang unik, yaitu elang biru, elang merah dan elang putih.


elang nuswantara

  • Elang Biru menghasilkan buku antologi "Beri Aku Cerita yang Tak biasa".
  • Elang Merah menghasilkan buku "Sang Mistikus Kasih".
  • Elang Putih menghasilkan buku "Pesan yang Belum Sampai". 


kumpulan cerita pendek

Tiga Karya di atas bisa teman-teman nikmati dan miliki dengan melakukan pemesanan melalui instagram @elangnuswantara atau di @ibuibudoyannulis.

Cerita Pendek Kehidupan Beri Aku Cerita yang Tak Biasa


Beri aku cerita yang Tak Biasa merupakan karya fiksi berupa kumpulan cerita pendek yang berisi 28 cerita berlatar budaya dari sabang sampai merauke. Ditulis oleh 28 wanita yang tak biasa, yang telah menghasilkan banyak karya dan kreativitas dan mendedikasikan dirinya di dunia kepenulisan.


Pasukan elang biru ini dibina oleh penulis karya fiksi yang telah memiliki nama besar melalui karya-karya fenomenalnya, yaitu Mba Kirana Kejora. Darikelas cerpen yang dibinanya akhirnya berhasil menelurkan buku antologi  prosa budaya "Beri Aku Certa yang Tak Biasa" ini di 21 Agustus 2022 lalu.


Hmm ... Elang Nuswantara, dari namanya sudah menyiratkan sebuah ketangguhan dan kegigihan. Simbol Elang memberikan kesan pada sesuatu yang tidak mudah digoyahkan dan memiliki prinsip hidup yang kuat.


Salah satu penulisnya adalah ibu ketua komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis Mba Widyanti Yuliandari. Tulisan Beliau  mengisahkan tentang wanita yang memiliki cita-cita teguh yang berasal dari Taneyan Lanjang yang memilikikeinginan kuat untuk mengenyam pendidikan ke luar negeri.


Cerpen karya ibu ketua ini diberi judul "Dari Taneyan Lanjhang Menuju Wageningen". Taneyan Lanjhang merupakan perkampungan ala Madura yang memiliki kekentalan budaya dalam konstruksi bangunannya.


Taneyan Lanjhang merupakan sebuah pola rumah dalam adat Madura yang hanya akan menghadap ke selatan atau utara. Deretan pemukiman ini akan bertambah jika dalam keluarga inti memiliki anak perempuan, maka Madura yang menganut paham Matrilokal garis ibu atau garis perempuan.


Keluarga akan menghadiahi anak permepuannya sebuah rumah di sisi timur rumah inti untuk kelak membangun keluarga bersama suaminya.


Mba Widyanti Yuliandari menceritakan kehidupan seorang wanita Madura yang memilki keinginan kuat untuk bersekolah sampai Wegeningen, sebuah kota di Negeri Belanda. Berniat merubah taraf hidupnya untuk bisa meraih derajat tinggi di dunia dan akhirat.


Mba Wid yang mengaku bukan penganut gendre tulisan fiksi awalnya merasakan kesulitan dalam menyelesaikan karyanya, yang ternyata malah sangat apik dikemas. Cerpen tentang kehidupan remaja putri dari Madura ini menggambarkan sebuah perjuangan yang juga dihiasi nuansa romantisme cinta pelakon utamanya.


Bisa dipastikan, bumbunya ini bikin penasaran pingin tahu kisah lengkapnya, kan?Bisa langsung dipesan, ya!


Menurut Mba Wid, IIDN merasa penting untuk menuliskan budaya dari sisi yang berbeda dari yang selama ini disajikan. Budaya biasanya dikemas dalam bentuk karya ninfiksi. Namun kali ini berbeda yaitu dalam sisi fiksi.


IIDN merasa terpanggil, karena ini merupakan hal menarik dan membawa misi penting. Penting karena banyak sekali anak negeri yang belum memahami bahwa budaya Indonesia begitu kaya dan beragam. Dengan adanya buku "Beri Aku Cerita yang Tak Biasa", diharapkan dapat mengangkat kepopuleran budaya bangsa bermartabat ini.


Webinar Paket Lengkap Peluncuran Buku dan Sharing Ilmu Kepenulisan


O, iya, Webinar ini paket lengkap, selain promosi peluncuran buku Elang Nuswantara, ada juga sharing tentang ilmu bagaimana tips dan trik menuliskan karya fiksi dan nonfiksi. Bahagianya bisa menjadi bagian dari komunitas dari Ibu-Ibu Doyan Nulis.


Banyak event yang dihadirkan di komunitas keren ini. Bahkan banyak memberikan keuntungan untuk para anggotanya. Termasuk saya, yang terhitung baru menjadi member komunitas ibu-ibu doyan nulis, namun telah  merasakan banyak manfaat dan kelebihan ketika gabung dengan komunitas keren yang sarat ilmu ini.


Beberapa artikel yang saya buat dalam blog ini mengandung cuan berkat perantara mengikuti komunitas keren ini seperti artikel tentang kreasi crolette dari  keju cheddar Kraft dan tentang cara memilih keju asli, dan tentunya masih ada beberapa yang lain lagi.


Kita kembali di keasyikan mengikuti webinar ini, ya. Mba Widyanti tidak ingin merasakan kesuksesan dalam merangkai kata di tulisan bergendre fiksi ini hanya untuk pribadinya saja, namun membagikan bagaimana tips sukses menulis karya fiksi. Berikut tips dari beliau.


Tips Menulis Fiksi Ala Widyanti Yuliandari


Hal pertama yang dilakukan adalah meminta petunjuk dan kekuatan dari sang kuasa agar diberikan ide dan gagasan, dibuka pikirannya sehingga ide-ide akan bermunculan dengan lancar.


  1. Banyak membaca karya fiksi dari berbagai penulis yang baik.
  2. Melepaskan ekspektasi, menulislah terlebih dahulu jangan ada rsa takut dan ragu.
  3. Gunakan setting dan latar cerita yang dikuasai dan mudah dibayangkan.
  4. Gunakan bantuan referensi bantuan video, foto dan rekaman suara

Selain dari tips di atas Mba Widyanti juga berpesan agar singkirkan mitos yang selama ini beredar tentang menulis fiksi, yaitu harus pintar mengkhayal, hanya dapat ditulis oleh orang yang berbakat dan tulisan fiksi merupakan jenis tulisan yang gampang dibuat.


Serba-Serbi Dunia Kepenulisan Ala Kirana Kejora


Sang pembimbing karya penuh makna ini diterbitkan yaitu Mba Kirana Kejora. Beliau ikut membagikan tips dan trik jitu tentang ilmu kepenulisan. Mba Kirana adalah seorang penulis yang telah menghasilkan banyak karya tentang hasanah budaya Indonesia.


2 karya novelnya yang pernah difilmkan adalah:

1. Ayah Menyayangi Tanpa Akhir yang dibintangi oleh Ferdi Nuril

2. Air Mata Terakhir bunda.

Keduanya tayang di bioskop dan menjadi film best seller di masanya, yaitu pada tahun 2013.

Menurut Kirana Kejora sebuah karya fiksi agar bisa menjadi filmis harus mengandung 4 unsur, yaitu:


1. Masuk akal, tulisan harus based on data, karena penulis adalah seorang researcher atau peneliti. Lakukan riset secara mendalam dari berbagai isi agar sebuah karya itu bisa tampak hidup dan menambah nilai buat para penikmatnya.

2.Harus ada unsur satir atau unsur mengkritik yang dikemas dengan cara yang apik dan lucu serta menghibur.

3. Drama keluarga. Menyangkut keluarga, rasa cinta, pembelaan, kemanusiaan.

4. Ada unsur ke-Tuhanan. Mendidik manusia untuk menyerahkan segala urusan kepada yang maha kuasa, setelah melakukan berbagai upaya.


Sebuah karya tulis merupakan kumpulan data yang dikemas sangat apik dalam susunan kalimat, maka hendaknya para penulis harus jeli dalam menangkap momen.  Momen bisa diabadikan dalam bentuk foto, video, referensi buku, majalah, artikel dan lainnya.


Buku ini bisa memperkaya pengetahuan hasanah budaya bangsa kita yang begitu beraneka. Ditulis secara apik oleh 28 wanita dari berbagai latar budaya dan sudah pasti ditulis based on data. Teman-teman bisa lihat gambarannya lewat video di bawah ini.




So, yang penasaran dengan bukunya buruan dipesan, yaa! Biar mendapatkan banyak nilai positif dan kita perkaya pengetahuan kita tentang budaya Indonesia.


Tertarik juga ingin menjadi bagian dari komunitas keren IIDN? Pantengin dan follow instagramnya di @ibuibudoyannulis, mudah-mudahan segera dibuka perekrutan anggota baru. Salam Literasi.



30 komentar on " Beri aku Cerita yang Tak biasa "
  1. Antologi Beri Aku Cerita yang Tak Biasa ini memang sangat menarik ya mbak
    Mampu menyajikan warisan budaya dalam bentuk prosa yang enak dibaca

    BalasHapus
  2. Orang-orang luar biasa dengan cerita yang tak biasa...sangat jarang sajiannya dalam bentuk prosa ya

    BalasHapus
  3. perempuan-perempuan hebat semua yang ada dalam buku ini, mampu menginspirasi saya yang masih belajar menulis dan ingin menghasilkan karya, semoga saya bisa menjadi salah satunya untuk kedepannya

    BalasHapus
  4. Penulis-penulisnya wanita hebat euy..keren pasti bukunya. Setuju, budaya dan wanita bagaikan satu aksara yang penuh makna. Budaya membentuk sebuah peradaban dan wanita wujud dan tonggak peradaban.

    BalasHapus
  5. Keren deh mba Kirana Kejora. Jadi pengen ikutan webinar dan dapet tips nulis fiksi. Jadi meski fiksi tetep harus based on data yah. Kaya novel2 Dan Brown gitu.

    BalasHapus
  6. Acaranya seru sekali, Kak. Masing-masing Elang melahirkan buku prosa yang pastinya keren ini.

    BalasHapus
  7. Seru ya Mbak, bergabung di webinar ini. Rasanya saya pun jadi paham pentingnya mengangkat cerita-cerita budaya. Seperti yang disampaikan Mbak Wid, bahwa IIDN pun merasakan panggilan untuk menulis dan menyampaikan kisah-kisah budaya ini.

    BalasHapus
  8. Ikut webinar ini, benar-benar menang banyak deh....ilmu kepenulisannya daging semua.

    BalasHapus
  9. Seru banget ya Mbak menyimak acara ini. Banyak sekali ilmu dari para narasumber. Berkarya lewat tulisan dalam artian sesungguhnya sambil melestarikan budaya bangsa. Sangat menginspirasi bgt 👍😆

    BalasHapus
  10. Webinar ini memang dikemas sangat apik dan sangat menggugah jiwa dari mulai pembukaan sampai penutup. Saat menyaksikannya pun saya juga terus berdecak kagum, terhadap keseriusan tim dalam menata acara ini. Ya saya setuju dan saya merasakan juga mbak

    BalasHapus
  11. Masyaa Allah, karena ada bnyak cerita di dalamnya jd kek.y bakalan seru dan nggak ngebosenin

    BalasHapus
  12. Dalam webinar "Menerbangkan Adikarya Nuswantara dalam Bingkai Cerita yang Tak Biasa" bener-bener keren banget ya kak acaranya

    BalasHapus
  13. Dalam webinar "Menerbangkan Adikarya Nuswantara dalam Bingkai Cerita yang Tak Biasa" bener-bener keren banget ya kak acaranya

    BalasHapus
  14. Selamat atas peluncuran buku dari IIDN, komunitas yang paling aktif dengan program-programnya baik blogging dan buku. Proficiat!

    BalasHapus
  15. MasyaAllah ini emang kemarin epic bangett sih acaranyaa, aku nontonin teasernya aja udah bikin penasaran, eh ditambah ikutan webinarnya, makin mupeeeng

    BalasHapus
  16. Manfaat banyak membaca ini penting sekali yaa..
    Insight luar biasa dari mbak Widya yang menjadi panduan untuk kita semua ketika menghadapi dunia yang minim literasi dengan menghadirkan ke tengah-tengah kita sebuah buku bertemakan budaya dengan berbagai macam kontributor yang seru..

    BalasHapus
  17. Masya Allah luar biasa ya IIDN dna mba Kirana Kejora. Bisa menyatukan budaya dalam satu karya utuh

    BalasHapus
  18. dududu saya penasaran dnegan isi bukunya kak, gegara ikut webinarnya sampai terpesona wkwkwk, cuz deh beli bukunya

    BalasHapus
  19. Mengikuti acara webinarnya jadi semakin bangga jadi penulis. Karena penulis itu peneliti dan manusia yg cerdas ya. Gak asal menghayal karena itu mitos belaka. Tapi based on data. Keren bgt bukunyaaa sangat apik dan menarik.

    BalasHapus
  20. Wah ternyata bukunya ada 3 ya Mba. Kebayang bukunya inspiratif banget.

    BalasHapus
  21. Keren banget nih member IIDN menghasilkan karya fiksi yang menceritakan keindahan budaya negeri sendiri. Jarang-jarang yang mengangkat tema ini. Semoga sukses bukunya di pasaran yaaa...

    BalasHapus
  22. Buku fiksi antologi bersama yang mengudarakan kekayaan budaya Indonesia, keren banget mbaa bukunya
    Masih ingat waktu hadir di acara webinar Menerbangkan Adikarya Nuswantara Dalam Bingkai Cerita yang Tak Biasa berulangkali berdecak kagum dan bangga dengan warisan kekayaan budaya dari para leluhur

    BalasHapus
  23. Komunitas ini keren bgt ya. Sayang aku ketinggalan info webinarnya kmrn. Kalo baca2 ulasan temen2 pada seru.. Bukunya jg menarik, bikin penasaran pengen baca.

    BalasHapus
  24. aku jatuh cinta dengan bukunya mbak setelah melihat monolog dan trailer bukunya saat zoominar, penasaran dengan prosa budaya yang disajikan dalm bukunya

    BalasHapus
  25. Dah lama gabung iidn tapi dah lama juga ga aktif disana, huhuhu. Buku2nya keren dan inspiratif bgt yaa Mba

    BalasHapus
  26. Masya Allah, keren sekali. Jadi tertarik pengen gabung ke IIDN? Caranya gimana ya mbk?

    BalasHapus
  27. Menurut saya, menulis fiksi itu perjuangannya luar biasa sekali. Imajinasi harus terus on dengan segala dinamikanya.
    Hebat nih komunitas IIDN bisa memfasilitasi dengan adanya acara webinar ini

    BalasHapus
  28. Menulis apapun itu baik nonfiksi maupun fiksi memang butuh banyak referensi agar tulisan tak sekedar kumpulan kata tapi setiap huruf mampu mengetarkan hati. Tema buku antologi ini keren bangets dan acara ini seru sekali.

    BalasHapus
  29. Nah sampai sekarang saya masih latihan terus nih buat nulis fiksi karena susah ya kalau tidak biasa. Jadi salut sama penulis cerita fiksi imajinasinya itu lho keren banget

    BalasHapus
  30. wah kereen! webinar peluncuran buku bareng sharing ilmu kepenulisan. buku2nya menarik, semoga 3 karya Buku Prosa Budaya Elang Nuswantara ini banyak yang membacanya ya..

    BalasHapus

Trimakasih sudah berkunjung ke ruang narasi Inspirasi Nita, semoga artikel yang disuguhkan bisa memberikan manfaat sehingga menjadi hidangan yang mengenyangkan. Silahkan meninggalkan komen positif untuk merekatkan tali silaturahmi. Jangan lupa sematkan nama, hingga tak ada unknown diantara kita. Mohon tidak meninggalkan link hidup, ya kawan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Barakallahu.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger