Merealisasikan Peta Belajar dengan Core Value Ala Ibu Profesional

Jumat, 27 Mei 2022

Merealisasikan peta belajar melalui analisis penerapan nilai-nilai inti yang diterapkan oleh Institut Ibu Profesional. Belajar terus, belajar lagi, belajar ajah, itulah sejatinya tugas kita sebagai manusia yang memiliki fungsi sebagai khalifah fil ardi. Seperti yang sudah saya ceritakan tentang konsep merdeka belajar yang saya terapkan menghasilkan rancangan rencana peta belajar yang saya harapkan poin-poin yang sudah saya susun bisa terealisasi walaupun harus pelan-pelan. 


Setelah belajar memperkaya wawasan dan pengetahuan sepatutnya kita menyusun rencana ke depannya agar apa yang sudah kita niatkan akan terealisasi dengan memberikan dampak yang nyata pada lingkungan sekitar dan sesama, Karena khoirunnaasi anfa'uhum linnaasi, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusai lainnya.


khoirunnaasi anfa'uhum linnaasi, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusai lainnya.


Institut Ibu Profesional yang memberikan arahan menegaskan core value untuk setiap hal yang kita tekuni, memberikan azzam yang tertanam dalam diri saya untuk mengatur kegiatan saya lebih terarah lagi. Core value yang dicanangkan oleh komunitas ibu profesional diantaranya, yaitu:

  1. Belajar
  2. Berkembang
  3. Berkarya
  4. Berbagi
  5. Berdampak

core value ibu profesional


Dari simulasi peta belajar yang saya rencanakan, terlihat bahwa impian terbesar saya adalah meningkatkan skill dalam bidang menulis dan hal yang terkait dengan dunia kepenulisan dan parenting, sehingga kelak ke depannya saya mampu menghasilkan buku-buku yang bisa bermanfaat bagi saya dan juga masyarakat banyak.saya berharap semua cita-cita saya akan memberikan core value buat diri saya dan lingkungan, Usaha saya dalam merealisasikan apa yang saya cita-citakan diperlugas melalui 5 core value yang diarahkan oleh ibu profesional, agar kelak apa yang saya cita-citakan bisa terwujud.


Hope My Dream Comes True


Jika bicara soal cita-cita, kaum muda dan kaum berumur pun masih sangat boleh memiliki cita-cita, eits ga mau dibilang kaum tua gaes ngeles jadi kaum berumur. Ngeles dikit boleh, ya, biar bisa semangat terus dan merasa muda terus.

Ibu profesional memaksa saya untuk berpikir keras menentukan mind mapping agar lebih terarah dan mempunyai tujuan yang jelas. Saya pribadi sangat terbantu dalam menbentuk mind mapping melalui tugas-tugas yang diberikan oleh komunitas institut ibu profesional, sebuah komunitas tempat saya mengasah kemampuan saya dalam perkara-perkara sosial dan skill lainnya.

Cita-cita saya yang masih tertunda dan berusaha saya kejar agar dapat meraihnya yang terutama adalah menjadi orang yang bermanfaat untuk banyak orang, seperti telah dibicarakan di awal. Selain memberikan manfaat untuk banyak orang, pingin juga menghadiahi diri dengan hal-hal yang diinginkan. Suka dengan dunia traveling membuat saya berpikir untuk bisa keliling dunia melalui skill yang saya punya. Siapa tau kelak buku saya ada yang menjadi best seller, bisa banget kan membawa ke daerah-daerah impian saya. Qobul, insyaAllah.

Bisa berkeliling dunia melalui ilmu yang saya tekuni saat ini menjadi impian terbesar saya. Maksudnya, gimana? Saya ingin bisa menjadi pembicara di event parenting dan ilmu kepenulisan di berbagai event nasional maupun internasional. Dengan cara ini saya bisa berkelililing Indonesia bahkan dunia melalui skill yang saya miliki. Apalagi jika saya bisa menginjakkan kaki di Spanyol, Turki, Itali dan negara-negara lainnya yang meninggalkan jejak-jejak kebesaran Islam di tempo dulu. Terutama bisa menginjakkan kaki kembali di Tanah suci Makkah dan Madinah, rindu untuk bisa menginjakkan kaki ke sana lagi, rindu bermunajat dan berdoa mengelilingi ka'bah dan berjalan melakukan sa'i antara bukit Shofa dan Marwah. Rentetan impian besar yang masih ingin dicapai dan semoga bisa terwujud dalam waktu dekat. Aamiin.


merangkai peta belajar ala ibu profesional



Jika begitu mari bersama-sama kita realisasikan peta belajar kita menjadi sebuah usaha yang insyaAllah kelak akan menghasilkan. Aamiin. Berhubung ini rumah saya, saya yang cerita duluan, yaah. Teman2 bisa cerita juga di kolom komentar, okaaay!? Setuju, yaaa.


Merealisasikan Peta Belajar Melalui Penerapan Nilai Inti (Core Value) Ala Ibu Profesional sebagai Pebelajar Sejati.


Di sini saya hendak menjabarkan tentang peta belajar saya, yang akan direalisasikan melalui analisis 5 core value ala ibu profesional. Rancangan dan langkah saya tentunya harus matang perencanaannya agar goal yang didapatkan bisa sesuai dengan yang diharapkan, konsep berpikir kritis dibutuhkan dalam hal ini, karena sesungguhnya pelajar sejati adalah dia yang mau terus belajar tanpa mengenal ruang dan waktu serta tak terbatas usia. Belajar adalah kebutuhan seumur hidup yang kebermanfaatannya juga akan diraih untuk seumur hidup. untuk itu core value yang pertama kali dilakukan adalah belajar.

1. Belajar


Dengan rentetan keinginan yang sudah saya susun dalam peta belajar, tentu saja dibutuhkan effort untuk menggapainya, seperti yang sudah saya ceritakan di artikel merdeka belajar ala saya, rentetan kegiatan belajar  sudah saya coba lakukan secara perlahan. Setiap sesi kelas yang saya ikuti saya coba pahami pelan-pelan dan saya coba terapkan. Kelas-kelas yang saya ikuti banyak ragamnya, ada yang melalui kelas daring atau dalam jaringan melalui platform Whats App grup atau belajar lewat Zoom. Ada juga kegiatan yang diikuti secara langsung, biasanya kegiatan ini diadakan dalam acara kegiatan kampus.

Selain mengikuti kelas pembelajaran daring saya juga biasa mengambil ilmu dari youtube atau media sosial lainnya seperti instagram atau facebook. banyak info menarik dan ajang yang mengasah skill yang ditawarkan lewat 2 platform tersebut. termasuk kegiatan Institut Ibu Profesional yang sedang saya tekuni.

2. Berkembang


Tidak hanya puas dengan usaha yang sudah saya lakukan, saya juga berusaha mengembangkannya lagi dengan meluaskan network saya, lewat beberapa pelatihan yang lebih menantang lagi. Letih? ya pasti letih itu datang, namun berusaha ditepis, karena apa yang saya usahakan sudah atas dasar cinta, cieee, prikitiw. Ciyuus ini, kalo udah cinta, apapun dijabanin, yee, kan?!

Selain pelatihan saya juga mengambil peluang dengan tidak hanya menulis di satu penerbit tapi di beberapa penerbit. Ini bertujuan untuk mengembangkan pengalaman saya dalam dunia tulis menulis. Semoga membawa berkah ke depannya. Aamiin.

3. Berkarya


Setelah mengembangkannya dengan cara memperdalam ilmu tentang dunia kepenulisan saya coba untuk langsung mengaplikasikannya di ranah yang mudah saya jangkau. Bagaimana caranya? Dalam kelas kepenulisan sedikit demi sedikit saya coba praktikan dengan membuat karya-karya ala saya semampu yang saya bisa. Rajin update blog, itu salah satu usaha saya dalam bentuk karya berupa tulisan-tulisan yang saat ini sedang teman-teman nikmati, hehe. 

Usaha yang lainnya saya mencoba berkarya di beberapa penulisan buku antologi, Buku antologi yang sedang saya garap adalah buku aktivitas yang rencananya akan diterbitkan oleh penerbit elex. Semoga kelak juga bisa menelurkan buku Solo.Do'akan ya, temans agar apa yang saya usahakan dilancarkan dan dimudahkan.  Begitu juga dengan teman-teman, semoga apa yang diusahakan dan dicita-citakannya bisa terwujud dan berjalan dengan lancar.Aamiin.

4. Berbagi


Berbagi juga masuk ke dalam cita-cita saya, dalam skala kecil alhamdulillah sudah terlaksana. Menurut saya bisa berbagi apa yang kita punya bukan hanya dalam sebuah lembaga resmi semisal sekolah atau kampus dan lembaga resmi lainnya. Bisa berbagi dengan orang terdekat yang kita kasihi, atau tetangga sekitar, bagi saya sudah merupakan berbagi.

Berbagi bisa berupa materi maupun immateri. dengan berbagi Islam menjanjikan akan kembali berlipat-lipat dari yang ada. Baik berbagi dalam bentuk materi maupun immateri bisa bertambah keberkahannya jika dibagikan. Ilmu yang kita punya jika dibagikan akan bertambah bermakna dan biasanya kita jadi bisa lebih memahami ketika kita menyampaikan kembali ilmu yang kita punya. Sedikit dari yang kita punya jika dibagikan bisa berdampak manfaat bagi orang yang membutuhkan.


Sedikit dari yang kita punya jika dibagikan bisa berdampak manfaat bagi orang yang membutuhkan. ~ Inspirasi Nita ~

Untuk itu sering-seringlah berbagi biar mendapat keberkahan, ya, kawans.

5. Berdampak


Berdampak memiliki artian apa yang kita usahakan akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat banyak pada umumnya dan diri kita sendiri khususnya. Dalam peta belajar yang saya susun, dan berusaha saya terapkan  sedikit demi sedikit,  alhamdulillah sangat memberi dampak yang signifikan terhadap perkembangan pola berpikir dan kinerja saya dalam menghasilkan karya tulis. Tinggal berdoa dan berusaha serta bersabar. 


hadits menyampaikan ilmu



Demikianlah perjalanan rencana peta belajar saya yang dianalisis melalui core value ala ibu profesional, semoga perencanaan ini mampu membentuk pola pikir  yang matang, menjadikan saya manusia yang lebih bersyukur dan mau tetap belajar dan berusaha dalam keadaan kondisi apapun. La haula wa la quwwaata illa billahil 'aliyyil adziim. Salam pebelajar.


Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Trimakasih sudah berkunjung ke ruang narasi Inspirasi Nita, semoga artikel yang disuguhkan bisa memberikan manfaat sehingga menjadi hidangan yang mengenyangkan. Silahkan meninggalkan komen positif untuk merekatkan tali silaturahmi. Jangan lupa sematkan nama, hingga tak ada unknown diantara kita. Mohon tidak meninggalkan link hidup, ya kawan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Barakallahu.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger