Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Menurut Islam, Pakar Pendidikan, dan Negara

Rabu, 05 Januari 2022

Di Indonesia pencanangan pendidikan karakter sudah diusung dari sejak lama, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Tokoh pendidikan nasional yang konsentrasi terhadap hal ini adalah Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara mencanangkan asas pendidikan karakter dalam lembaga pendidikan yang dikelolanya yaitu lembaga taman siswa dengan Panca  Dharma yang diantaranya berisi tentang kemerdekaan, kodrat alam, kebangsaan serta kebudayaan. 





Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara memiliki hakikat untuk memerdekakan diri setiap individu. Melalui pendidikan setiap individu berdaulat untuk mengatur kehidupannya masing-masing demi mencapai kebahagiaan yang diinginkan. Untuk itu pendidikan memiliki dua tujuan yang meliputi tujuan bermanfaat untuk memanajemen diri, dan tujuan bagi kehidupan sosial yang berdampak pada kemajuan bangsa dan negara, sehingga kehidupan bermasyarakat dilingkupi dengan kenyamanan, keamanan, keteraturan,  dan kesejahteraan.


Pendidikan karakter sangat penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan manusia secara utuh. Hasil pendidikan karakter merupakan usaha para peserta didik atas prestasi yang diperoleh secara keseluruhan, melalui perubahan perilaku peserta didik yang bersangkutan.


Pendidikan karakter sangat membutuhkan peran serta dari berbagai pihak. Adapun pemerintah merupakan pihak yang paling bertanggung jawab terhadap keberhasilan program ini. Karena penting sekali ada kebijakan yang dirumuskan oleh pemerintah dalam membangun pendidikan karakter yang akan menjadi ciri dari bangsa beradab. Untuk itu peran serta pemerintah sangat dibutuhkan agar pendidikan karakter berdampak secara maksimal.


Dalam Islam karakter memiliki tempat yang paling dominan dalam kesuksesan penyebaran Islam di atas bumi ini. Rasulullah sallallahu 'alaihi wa salam memiliki akhlak atau karakter yang sangat mulia sehingga menjadi suri tauladan yang baik bagi para ummatnya bahkan dikagumi oleh para musuhnya. Kekaguman ini timbul karena menyaksikan kemuliaan akhlak yang dimiliki Rasul. Innama bu'istu li utammima makarimal akhlaq. Hadits dari jalan Abu Hurairah ini menjelaskan bahwa Rasulullah sallallahu 'alaihi wa salam diutus untuk menyempurnakan akhlak. 


Untuk itu mendidik anak dengan landasan pendidikan berbasis Islam sangatlah penting, agar karakter anak terbentuk secara paripurna. Tumbuh menjadi anak yang bertanggung jawab terhadap kehidupan dunianya juga kehidupan akhiratnya.


Dalam karya tulis saya yang terbit dalam sebuah jurnal pendidikan anak usia dini ini, saya membahas tentang pendidikan karakter yang ditilik dari sudut pandang para pakar, pendidikan karakter menurut Islam dan juga menurut negara. Tiga aspek ini merupakan penentu keberhasilan pendidikan karakter. Tanpa adanya kerjasama yang solid diantara ketiganya, tidak mudah membangun karakter unggul setiap individu. Untuk mengetahui pembahasannya secara lengkap, teman-teman bisa mengunjungi link di bawah iniπŸ‘‡


 DOI: https://doi.org/10.24042/ajipaud.v4i2.10171


Selamat membaca, semoga bermanfaat πŸ’“

Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Trimakasih sudah berkunjung ke ruang narasi Inspirasi Nita, semoga artikel yang disuguhkan bisa memberikan manfaat sehingga menjadi hidangan yang mengenyangkan. Silahkan meninggalkan komen positif untuk merekatkan tali silaturahmi. Jangan lupa sematkan nama, hingga tak ada unknown diantara kita. Mohon tidak meninggalkan link hidup, ya kawan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Barakallahu.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger