Banana Cake untuk Me Time Si Buah Hati Upaya Mengembangkan Sikap Sosial dan Emosional pada Anak

Minggu, 09 Januari 2022

Pada siang hari, di sebuah komplek perumahan, terlihat bocah cilik berlari menuju rumahnya. Candra Amin nama bocah cilik itu, berusia lima tahun lebih 5 bulan, dalam keadaan berseragam, bergegas langkahnya,  nampaknya dia baru saja pulang dari sekolah, yang memang masih terletak di komplek perumahan tempatnya tinggal. Setiba di depan pintu rumahnya, dia mengetuk dan mengucapkan salam dengan penuh semangat seperti ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting, pada bundanya. 

"Assalamualaikum, anybody home?" 

"Bund,... Bunda...bukain pintu, Bund!" 

Dari arah dapur muncul sosok wanita yang tak lain adalah bundanya, dengan suka cita menyambut kedatangan baby boy, yang kini dirasakannya sudah tumbuh menjadi seorang bocah lelaki yang mandiri dan sangat cerdas. Bertumbuh dan berkembang dengan sangat sesuai harapannya, dari hari ke hari, masyaallah tabarakallah, membuat hatinya sebagai seorang ibu merasa bangga dan bahagia. 

Baby boy nya ini seringkali membuat dirinya takjub akan celotehannya yang terkadang di luar dugaannya. Pemikiran dan celotehan Candra Amin putra bungsunya ini bisa membuat dirinya geleng-geleng kepala, karena tidak menyangka bisa terlontar dari bibir mungil seorang bocah cilik, putra kesayangan dan kebanggannya itu.

Kini  jagoan ciliknya itu tengah berdiri di depan rumahnya, melongok-longokkan kepalannya ke dalam rumah, melalui jendela dengan wajah tersenyum lebar.

"Eh... anak bunda sudah pulang sekolah. Kelihatannya, kok kaya yang bahagia banget! ada apa, nih?"

Candra Amin menghambur ke pelukan bundanya dan berkata seraya berbisik.

"Bund, kalo Adek minta sesuatu hari ini, kira-kira, Bunda mau, ga nurutin permintaan Adek?" Seraya mencium tangan bundanya.

"Permintaan apa, tuuuh?"

"Ya... mau aja, dunk, asal permintaannya masih bisa bunda kabulkan, why not?"

"Tadi Faiz bilang di sekolah, Bund, ajakin adek main bareng di taman komplek, boleh, Bund?"

"Boleh, dunk, biasanya Adek memang suka main sama Faiz di taman, kan?"

"Iya, sih, Bund, tapi yang ini beda, Faiz sama teman-teman yang lain juga, pinginnya sambil camping-campingan, gitu Bund. Gelar tikar, terus bawa makanan!"




Sembari merajuk pada bunda, Candra membayangkan keseruan kegiatan dengan temannya sore nanti, sambil berharap bundanya akan membuatkan banana cake, kue kesukaannya.

"Bunda mau, gak, bikinin Adek kue buat sore nanti?!" sedikit memelas, wajahnya menengadah, memandang bundanya."

"hm... bikin kue apa, ya? coba Bunda liat persediaan di dapur dulu, ya!"

Dalam benak seorang bunda, bisa mengabulkan permintaan anak adalah merupakan hal yang sangat membahagiakan dan melegakan hati. Apalagi hal yang diminta si kecil adalah hal yang wajar dan juga bermanfaat. Hal yang diminta Candra kali ini, dia pikir akan sangat bermanfaat bagi perkembangan sosial emosionalnya. Candra akan belajar bagaimana caranya mengendalikan emosi dan perannya dalam lingkungan pergaulannya. Anak yang sering bergaul akan terlatih untuk peka terhadap keadaan sekitarnya dan mampu merespon dengan baik keadaan di lingkungannya. Pendapat ini diperkuat oleh Ali Nugraha dalam bukunya metode pengembangan sosial emosional. 

Bunda dan candra menuju dapur, dan ternyata mereka melihat ada pisang yang sudah sangat matang. Si Adek terlihat sumringah, dan langsung berteriak.

"Ada pisang, Bund, kita bikin banana cake yuk!" spontan teriak loncat kegirangan ketika melihat pisang.

"Coba Bunda lihat bahan yang lainnya dulu, ya." Bunda menimpali

Bunda memeriksa locker tempat persediaan bahan makanan mentah, dan alhamdulillah menemukan semua apa yang dibutuhkan. Tepung gandum, butter, telur, gula, vanila, baking soda dan baking powderpun tersedia. akhirnya tanpa ragu bundapun menyetujui permintaan Si Adek.

"Okay, lets go, langsung kita ekseskusi, Dek, mumpung masih siang. nanti pas waktunya  Adek kumpul sama teman-teman, kuenya sudah matang, deh!"

"Lets go kita come on, Bund!" Candra menimpali perkataan bundanya sambil bersorak gembira.


Oke, kuy, sist, kita mulai coba campur-campur bahan dan kita sulap biar jadi cake yang lezat dan syarat nutrisi untuk bocil. berikut bahan-bahan yang harus disiapkan.


Banana Bread

By: Insnita


Bahan 1:

  • 100 gr butter
  • 100 gr margarin
  • 100 gr gula pasir halus
  • 50 gr gula palm/aren

Bahan 2:

  • 3 butir telur uk besar
  • 1 sdt vanila (bisa bubuk atau essens)
  • 1/2 sdt garam

Bahan 3:

  • 300 gr tepung terigu protein sedang
  • 1 1/2 sdt baking soda
  • 1/2 sdt kayu manis bubuk

Bahan 4:

  • 200 ml Butter milk 

Bahan 5:

  • 450 gr pisang ambon matang, haluskan.
  • Secukupnya pisang ambon, iris sebagai garnish.


Cara:

Kocok bahan 1 sampai pucat dan mengembang, dengan speed tinggi lalu masukkan bahan 2 secara bertahap.


Campur bahan 3, ayak. Masukkan kedalam kocokan adonan, kocok dengan speed rendah selang seling dengan bahan 4 dalam 3 tahap. Pastikan adonan tercampur rata dengan mengaduk kembali menggunakan spatula. Gunakan teknik aduk balik.

Masukan bahan 5. Aduk rata.


Masukkan ke dalam loyang segi empat ukuran 20×20×7 cm, yg telang diolesi mentega. aku disini pake loyang loaf ukuran 18x7x5 dan sisa adonan dimasukkan ke dalam loyang muffin. 

sesuaikan saja ya bunda. karena biasanya si kecil suka dengan benda yang bentuknya kecil sesuai dengan ukuran tangannya yang masih mungil, agar mereka mudah memegangnya.


Panggang dalam oven yg telah dipanaskan sebelumnya selama 50 menit dengan suhu 180 'C, atau sesuaikan waktunya dengan oven masing-masing yang bunda miliki di rumah.


Untuk lebih jelasnya ada vidio proses pembuatannya, ya sist. untuk step by step lengkapnya bisa dilihat di link berikut πŸ‘‡

https://www.youtube.com/watch?v=zJ3mttWbZzc&t=294s


Setelah kurang lebih 2 jam  dari mulai proses persiapan sampai cake siap dihidangkan. Candra menemani bundanya, menyaksikan step by step cara pembuatan kue, sambil sesekali diminta membantu bunda untuk mencampurkan sesuatu atau mengambilkan hal yang dibutuhkan.


Alangkah bahagianya Candra ketika melihat hasil banana cake yang menggugah selera lapar kekanakannya. Bundanya membuatkan dua bentuk, yang satu dibentuk dalam cup kecil dan adonan yang lainnya dibentuk dalam loyang loaf. Candra memutuskan kue berbentuk cup mungil untuk dibawa ke taman. rencananya mau tuker-tukeran penganan bareng temannya.  


Hm... kreatif juga nih ide si bocah,  udah macam ibu-ibu ariasan ajah. hehe. Have a joy, yaa, Adek Candra!


Sista! Banana cake ini selain rasanya moist, enak dan harum karena ada tambahan gula aren, namun juga kaya akan nutrisi. Dilansir dari hello sehat dan sebuah Journal kesehatan, beberapa bahan yang digunakan dalam pembuatan banana cake ini memiliki kandungan nutrisi yang memang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. kandungan dari bahan-bahan utama banana cake ini diantaranya, yaitu:



 

Terbukti, ya sist, banana cake mengandung banyak nutrisi yang baik bagi anak. karena mengandung tinggi karbohidrat, banana cake bisa dijadikan pengganti penganan di kala si kecil sedang sulit makan nasi.


Adapun manfaat yang dapat diambil dari bahan-bahan tersebut, bisa kita bahas di lain waktu, yaa. sementara sista bisa googling-googling dulu aja, yaa...😘


Ketika putra-putri kita ingin me time bersama teman-temannya, demi perkembangan sosial emosionalnya, sista harus mengijinkan putra-putri sista bermain bersama teman-temannya. Karena kegiatan sosial harus dibina sejak anak masih dalam usia dini, agar emosionalnya berkembang secara matang. Kelak ketika dewasa, mereka siap menghadapi tantangan kehidupan dunia yang makin hari makin keras penuh persaingan. 

Ketika krucils sedang me time dengan teman-temannya, bunda juga bisa melakukan hal yang sama. Sekedar kongkow di depan rumah sambil menikmati banana cake yang super moist ala coffe shop yang bergengsi ituuh, rasa penat akan segera lepas. apalagi jika ditemani secangkir coffee favorit, (kalo aku americano with less sugar😘) atau teh kesukaan.  Selamat mencobaaa! have a joy juga buat bunda. Healthy life, happy family. Salam Pengasuhan,... πŸ’“



Referensi

Nugraha, Ali dan Yeni Rachmawati, Metode Pengembangan Sosial Emosional, Tangerang : Universitas Terbuka, 2013.

http://e-journal.uajy.ac.id/228/3/2BL01051.pdf

https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-dan-risiko-makan-telur/

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3630867/butter-lebih-banyak-manfaat-atau-bahayanya


40 komentar on "Banana Cake untuk Me Time Si Buah Hati Upaya Mengembangkan Sikap Sosial dan Emosional pada Anak"
  1. Banana Cake juga favorit duo balita saya di rumah πŸ˜€. Resepnya yg simpel namun mengenyangkan dan sarat akan nutrisi jadi bikin ga bosen bebikinan kudapan ini di rumah 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener, mba, ditambah buatnya gampang tapi hasilnya istimewa ya mba.

      Hapus
    2. Aku: "Banana mana banana?"
      Mamah: "Kayaknya kamu td simpen di meja dech nak!"
      Aku: "Oy iya ya, aku mau olah kayak mba nita mah!"

      Hapus
    3. Wkwkwk....boleh mama cubit pipimu, nak? Kamu memang menggenaskan ..,🀭

      Hapus
  2. Saya pernah beberapa kali buat banana cake tapi hasilnya kurang memuaskan, baca-baca disini kayaknya ada yang beda dengan resep saya nih. langsung otw bikin banana cakenya aaahh

    BalasHapus
  3. Itu si cake menarik bangettt. Aku termasuk penyuka olahan banana. Cake ini pasti cocok buatku. Tapi aku kalau bikin sendiri ogah. Wkwkwkw.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya udah ayo sini, mab. nanti dibikinin...hihi.

      Hapus
  4. waaaaaa ini kebayang rasanya kayak cinnamon cake gitu campur pisang ya mbaaa.... waduuuh enak beeuuut dah tuh. apalagi pake potongan pisang gede gede gitu jadi beneran nyata deh tuh banana cake hehehehehe..... cucok meong buat ngeteh tjantiiiiiqqqqq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bareng yuuk mbak ngetehnya, sambil ngobrol cantik masalah jurnalistik...

      Hapus
  5. Banana cake...kue yang paling sering saya bikin. Anak-anak juga suka. BtW buter milk itu apa ya Teh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di market ada mba namanya butter milk. tapi sekiranya susah,bisa buat sendiri gantinya. 1 cup susu ditambah 1 sdm jeruk nipis atau cuka, diamkan 1 jam. siap deh dipake jadi campuran.

      Hapus
  6. Pernah sekali nyoba bikin kue, ya banana cake ini. Tapi punya mbak nita kayaknya lebih nyuss.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba bikin lagi mba, pake resep ini. Cusss

      Hapus
  7. Enyaaaaaak..
    Pisang di rumah nih kadang kalo pas terlalu banyak suka sampe kematengan, terus anak-anak males makan.
    Kalo ada resep banana cake ini bisa langsung eksekusi, nih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa mbak octaaa, banana ditambah tepung ditambah butter dengan takaran yang pas jadi enyaak...hihi.

      Hapus
  8. Salah satu cake kesukaanku adalah banan cake, rasanya yang lebut, aroma pisangny ayang begitu menggoda menjadi alasan kenapa aku menyukai cake yang satu ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul,mba, campuran banana memang rerata enyaak.

      Hapus
  9. Berapa kali coba resep ini selalu gagal. Mau coba resep ini kalau ada waktu aj

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok mba. next insyaAllah g gagal lagiii....:j

      Hapus
  10. Jangankan anak-anak, aku aja doyan hahaha. Resepnya boleh dicoba ini. Apalagi kalau pisang di rumah lagi banyak-banyaknya karena kalap pas ditawari harga murah. Semoga bisa berhasil juga.
    Makasih resepnya, Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mbaak,...pasti berhasil...berhasill...berhasil...horeee...:9

      Hapus
  11. Pas banget nih ada bahan-bahannya di rumah. Bisa langsung praktek. Makasih resepnya ya mbak. Kayaknya enak banget nih buat teman ngeteh nanti sore.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enyaaak mba...buat ngupi dan ngeteh syantiiiq...:7

      Hapus
  12. Banana cake nya sangat menggoda, tapi aku suka banget cara mba menyajikan artikel ini. Asyik, seperti baca cerpen~

    BalasHapus
  13. Anak-anak ku juga suka banana cake. Biar nanti mereka coba bikin sendiri dengan resep di sini

    BalasHapus
  14. Banana cakenya menggoda sekali bund..

    Tapi maaf salfok.. kalau perilaku teman anak kita menurut kita kurang baik (misal suka berkata jorok, kasar), apa harus diijinkan bermain bersama?

    BalasHapus
  15. Hemmm banana banana... ekspektasi awal akan membaca sebuah resep kue yang singkat padat jelas tapi di bumbui dengan adegan percakapan antara ibu dan anak yang lucu menggemaskan.Jadi gak ngebosenin deh.

    BalasHapus
  16. Nah ini, suka banget makan kue yg manis apalagi ada banananya cuma yaitu nggak bisa bikinnya

    BalasHapus
  17. Enak banget cakenya kak. Jadi pengen cobain, karena di desa kadang dikasih banyak pisang. Bisa dibuat kue ini.

    BalasHapus
  18. Kalau sekadar baca, kayak yang gampang, ya, Bund. 🀭 Saya belum berani bereksperimen mengolah makanan jenis bread dan cake, takut gagal. 🀭 But anyway, thank you for the recipe. Maybe next time, i'll try. πŸ˜…

    BalasHapus
  19. Aku juga sangat suka banana cake, aku juga sering membelinya untuk sebagai sarapan pagi. Rasanya ingin mencoba membuatnya juga, tapi sayangnya, anak kosan, peralatannya kurang lengkap.

    Kalau membaca tulisan ini, kayaknya gampang banget bikinnya.

    BalasHapus
  20. Ibu-ibu mah paling seneng ya kalau bebikinan terus anaknya suka. Langsung simpan dah resepnya untuk dicoba kapan-kapan. Thank you

    BalasHapus
  21. Wangi banana cakenya sampai sini loh, Bund, hehehe ... Wajib langsung praktik resepnya, nih

    BalasHapus
  22. Saya suka sekali banana cake. Apalagi pisangnya pakai pisang yang sudah lewat matang, manis. Masih dioven udah wangi

    BalasHapus
  23. Waaah, menggoda iman untuk kembali ngoprek oven yang nganggur nih mbak!

    BalasHapus
  24. Saya juga kemarin habis bikin banana steam cake aka bolpis kukus hehehe... Memanfaatkan pisang yang sudah terlalu matang.

    BalasHapus
  25. Duh bahagia sekali sepertinya si adek. Makasih udah share resepnya... bisa dicoba ini mah hihi

    BalasHapus
  26. masyaallah pintar kali bantuin bunda ya nak 😘 cake banana-nya kelihatan menggoda mba

    BalasHapus
  27. Mirip brownies ya sekilas hasilnya

    BalasHapus

Trimakasih sudah berkunjung ke ruang narasi Inspirasi Nita, semoga artikel yang disuguhkan bisa memberikan manfaat sehingga menjadi hidangan yang mengenyangkan. Silahkan meninggalkan komen positif untuk merekatkan tali silaturahmi. Jangan lupa sematkan nama, hingga tak ada unknown diantara kita. Mohon tidak meninggalkan link hidup, ya kawan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Barakallahu.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger