Tampilkan postingan dengan label Sinema. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinema. Tampilkan semua postingan

Miracle In Cell No 7 Endingnya Bikin Mewek?

Sabtu, 17 September 2022

Hai Sains, sudah pernah nonton film Miracle in Cell No 7 versi yang Korea? Pasti bikin nangis tersedu-sedu, kan? Coba, deh, nonton yang versi Indonesianya! 


miracle in cell no 7 ending


Film Miracle in Cell No 7 ini sudah di remake oleh Hanung Bramantyo dari film Korea Selatan dengan judul sama yang disutradarai oleh Lee Hwan Kyung.  Selalu, deh, Mas Hanung ini kalau bikin Film bikin kita berdecak kagum dan merasakan kemajuan film Indonesia yang sangat signifikan.


Hal yang sama saya rasakan ketika saya menikmati  film karya beliau  yang berjudul Bumi Manusia. Ketika saya menuliskan resensi Film Bumi Manusia saya terbawa suasana seolah masih dalam euforia kemegahan film yang digarap oleh Mas Hanung ini.


Balik ke ke film garapannya yang baru rilis, bagaimana Ending dari remake film Miracle In Cell No 7 versi Indonesia? Berbeda atau sama? Bagaimana juga jalan ceritanya? Persis sama atau ada sesuatu yang dirubah alurnya?


Sama dengan yang versi Korea, endingnya bikin nangis bombay, bahkan bukan hanya di ending, dari awal sampai akhir, film Miracle In Cell No 7 ini mengandung bawang, dan bikin penontonnya terharu dan menangis tersedu-sedu.


Ssst...ada cerita lucu, nih, si adek anakku yang paling bungsu dibikin nangis dari awal episode sampai akhir. Ujung-ujungnya mata ini anak jadi sedikit bengkak ketika bangun pagi keesokan harinya. Kebetulan kami ambil jam malam ketika menyaksikan film ini. 


Hadeuh...hampir aja, si adek ga mau sekolah karena malu. Untung emaknya jago ngerayu, jadi wae si adek tetap PD alias percaya diri berangkat ke sekolah.


Spesifikasi  Film Miracle In Cell No 7


Film Miracle in Cell versi Indonesia ini konon menembus angka fantastis saat tayang perdana. Bisa dikategorikan sebagai film terlaris di tahun 2022, menembus angka 2 juta penonton dan sampai saat ini masih terus bertambah karena masih tayang di bioskop seluruh Indonesia.


Pemeran Film Miracle in Cell No 7 full Movie


Para pemerannya kebanyakan artis yang sudah masuk pada jajaran artis film yang namanya sudah tersohor, seperti Vino G Bastian  yang berperan sebagai tokoh utama yaitu Dodo Rozak, ayah dari kartika kecil yang diperankan oleh Graciella Abigail dan Mawar de Jong yang berperan sebagai Kartika dewasa. 


Istri asli Bang Vino pun, Marsha Timoty bermain bersama dalam film ini dan berperan  sebagai Juwita ibu kandung Kartika.


Keseruan dan kelucuan film ini tercipta dari para tokoh narapidana yang dimainkan secara apik oleh Indro warkop sebagai Bang Japra, Tora Sudiro sebagai Zaki, Bryan Domani sebagai Asrul atau bule, Indra Jegel sebagai Atmo atau gepeng dan  Rifnu Wikana sebagai okta.


Pemain lainnya Deni Sumargo berperan sebagai Pak Hendro sang kepala Napi, Agla Artalidia sebagai Istri Hendro yang bernama Linda. Para jajaran sipir pendukung keseruan film ini diperankan oleh Agus Kuncoro sebagai Agus dan Coki Pardede sebagai amat.


Para pemeran tokoh film Miracle in Cell No 7 konon kabarnya dicari berdasarkan casting seleksi ketat, agar menghasilkan film yang berkualitas. Maka dari itu setiap tokoh yang berperan dalam film Miracle in Cell versi Indonesia  mampu menjiwai setiap peran yang dilakoni dengan profesional.


miracle in cell no 7 ending
Kredit:Instagram @Falconpictures_


Gendre Miracle in Cell  Full Movie


Gendre Roncom alias romance comedy diusung oleh film Miracle in Cell baik yang versi Indonesia maupun versi Korea. Kebetulan ini adalah gendre film favorit Minsnita. Ringan dan lucu namun penuh makna dan pelajaran.


Pas, lah, ya, sebagai pilihan hiburan setelah berkutat dengan pekerjaan yang akhir-akhir ini butuh pemikiran ekstra serius. Tema ringan dan menghibur menurut Minsnita lumayan bisa dijadikan healing sejenak dari rutinitas. Biar otak kembali fresh.


Tentang Produksi Film Miracle in Cell


Film Miracle in Cell Indonesia diproduksi oleh Falcon Pictures dan tayang di bioskop mulai 8 september 2022. Mengambil latar pengambilan gambar sebagian besar di dalam sel penjara, sesuai dengan judul yang dicantumkan, keajaiban dalam sel (penjara) No 7.


Frederica bertindak sebagai produser dan Alim Sudio sebagai penulis skrip. Memakan durasi waktu penayangan selama 145 menit. Menurut minsnita ini merupakan waktu yang ideal  untuk sebuah film yang bisa dinikmati oleh semua umur.


Sinopsis dan Karakter Tokoh Film Miracle in Cell No 7  Indonesia


Beberapa karakter dalam tokoh film Miracle in Cell No 7 akan minsnita ulas sedikit. Diawali dengan tokoh utama Dodo rozak yang merupakan seorang pria yang memiliki keterbelakangan mental memiliki jiwa yang sangat jujur dan penyayang serta bertanggung jawab, meski dia adalah seseorang yang memiliki kekurangan.


Dodo Rozak memiliki seorang anak bernama Kartika hasil pernikahannya dengan seorang wanita bernama Juwita yang diperankan oleh Marsha Timoty. Juwita seorang sosok wanita kuat dan berkarakter. Disiplin dalam menanamkan kebiasaan baik pada keluarganya berprofesi sebagai seorang perawat.


Ibu Juwita atau dipanggil dengan sebutan Uwi oleh Dodo Rozak, meninggal dunia seusai melahirkan Kartika. Kata-kata Uwi dan kebiasaan yang ditanamkan uwi benar-benar diingat oleh Dodo Rozak dan diturunkan pada kartika. Layaknya seorang ayah yang memahami ilmu parenting tentang bagaimana mendidik anak sejak dini.


Hal ini yang meninggalkan kesan haru pada setiap adegan cerita kenangan tentang Ibu Uwi. Kartika tumbuh menjadi anak yang manis dan menyenangkan di bawah pengasuhan sang ayah yaitu Dodo Rozak.


Kebaikan yang Membawa Petaka


Kebaikan yang dimiliki Dodo membawa petaka buat dirinya. Berawal dari usahanya dalam menyelamatkan seorang gadis kecil yang ternyata anak seorang petinggi pemerintah yang tenggelam di kolam renang. Namun sayangnya nyawa gadis kecil ini tidak tertolong, dia meninggal di tempat.


Dodo kepergok sedang berusaha membuka baju gadis kecil tersebut yang bernama melati wibisono. Hal ini ia lakukan karena memegang teguh pesan Bu Uwi, agar tidak boleh main hujan-hujanan dan jika baju basah harus segera diganti, karena takut masuk angin.


Untuk itu dia melakukannya terhadap siapa pun. Termasuk ketika melihat melati basah kuyup karena tercebur ke dalam kolam. Ayal dia kepergok oleh satpam rumah dan bibi pengasuh gadis kecil ini. Akhirnya dia dituduh sebagai pembunuh sekaligus pemerkosa. Singkat cerita polisi pun datang dan melakukan rekonstruksi kejadian.


Legitimasi sebuah kekuasaan membuat Dodo dipaksa mengaku telah membunuh dan memerkosa anak tersebut. Iming-iming kebebasan dan akan segera bertemu dengan anaknya akan diberikan jika dia mengakui perbuatannya.


Pada kenyataannya ini malah memperberat status Dodo sebagai tersangka. Singkat cerita akhirnya Dodo pun dimasukkan dalam penjara. Di sinilah awal kesedihan demi kesedihan berjalan.


Dodo tidak bisa berpisah dari Kartika, dalam kondisi keterbatasan Dodo tidak bisa membela diri atas perbuatan yang tidak pernah dia lakukan.  Tragis!


Kesedihan Dodo di dalam penjara disaksikan oleh teman-temannya dalam satu ruangan sel no 7. Hal ini membuat kesal teman-temannya karena merasa terganggu, apalagi mengetahui kasus kejahatan yang dilakukan Dodo adalah membunuh dan memerkosa. Membangkitkan kebencian para penghuni sel.


Kebaikan Membawa pada keajaiban


Kepolosan Dodo untuk selalu menjalankan pesan Bu Uwi menjadi orang baik, terus dipegang, dan dia melakukan hal ini kepada siapa pun, tak pandang orang yang dia tolong. Apakah dia lawan atau kawan.


miracle in cell no 7 true story



Kali ini kebaikannya membawa pada keajaiban dan keberuntungan. Berawal dari tragedi percobaan penusukan yang diarahkan Okta kepada Bang japra kepala kamar sel tahanan no 7. Kala itu Dodo dengan penuh keberanian menyelamatkan Bang japra. 


Dari kejadian ini Bang Japra merasa hutang budi, Dodo pun diperlakukan spesial oleh Bang Japra dan teman-teman satu sel lainnya. 


Bahkan Bang Japra dan kawan-kawan satu sel menyusun rencana untuk mempertemukan Dodo dengan Kartika anaknya. Rencana mereka pun berhasil dan bisa memasukkan Kartika ke dalam kamar sel no 7.


Dari sini kehidupan penjara bagi Dodo sudah tak lagi sekeras saat awal masuk, Dodo banyak yang mencintai bahkan tak rela dengan hukuman mati yang akan diterima Dodo.


Kawan-kawannya berusaha mencari jalan agar hukuman mati tak sampai menimpa Dodo. Kebaikan dan kepolosan Dodo merupakan cikal Miracle in cell No 7 terjadi.


Miracle in Cell No 7 Endingnya Gimana?


Lantas setelah berbagai miracle Dodo alami di sel no 7, akan kah ini menyelamatkan Dodo dari jerat hukum yang akan membawanya pada kematian? Miracle in Cell No 7 ending bagaimana?


Ayalnya Dodo tetap mendapatkan hukuman mati. Karena sang pejabat tetap menginginkan hukuman berat untuk Dodo. Di sinilah Adegan demi adegan terus menguras air mata. 


Usaha keras yang dilakukan Pak Hendro yang akhirnya menjadi ayah angkat Kartika untuk membebaskan Dodo dari jeratan hukum tak membuahkan hasil.


Tekanan Wibisono Membungkam Dodo


Ketika selangkah lagi akan berhasil, dodo mendapat tekanan dari sang pejabat Pak wibisono, yang menggunakan kekuasaannya untuk menekan Dodo agar tetap mengakui bahwa dia lah pembunuh anak semata wayangnya.


Scene ini membuat air mata berderai. Rasa sayangnya ke Kartika membuat Dodo mengiyakan permintaan pengacara keluarga Wibisono untuk tetap mengakui bahwa dirinya adalah pembunuh Melati Wibisono. 


Ancaman yang menyatakan bahwa Kartika akan celaka jika Dodo membantah telah membunuh membuat Dodo mengurungkan niatnya untuk melakukan pembelaan diri. Usaha teman-teman kamar selnya agar Dodo menghapal dialog yang harus dia sampaikan ke pa hakim menjadi sia-sia adanya.


Dodo memilih bungkam terhadap sebuah kebenaran dan mengambil jalan yang akan membawa Kartika pada keselamatan. Karena Dodo harus menjalankan amanat Bu Uwi untuk menjadikan Kartika sebagi seorang dokter.


Kartika harus tetap hidup dan meneruskan sekolahnya demi menggapai cita-citanya. Untuk ini Dodo rela menjalankan hukuman mati. Akhirnya Kartika pun dibesarkan oleh keluarga Pa Hendro yang juga memilki utang budi kepada Dodo karena telah menyelamatkan nyawanya dari tragedi kebakaran yang dilakukan Okta di dalam penjara.


Adegan Perpisahan yang Menguras Air Mata


Perpisahan harus dijalani oleh anak dan ayah ini. Dodo harus pergi ke nusa kambangan dan menjalankan eksekusi matinya di sana.Adegan pamitan antara Dodo dan kartika menguras air mata. Awalnya mereka saling berjanji untuk tetap selalu bersama dengan yel-yel yang biasa mereka gunakan.


Saling tertawa dan berpelukan. Dodo dan kartika saling melambaikan tangan tanda perpisahan yang nantinya berharap bakal bertemu kembali (Duh Sains, saya mewek, nih, ketika menyusun kalimat ini. Teringat adegan Dodo dan Kartika yang menyayat hati).


Namun ketika keduanya seperti tersadar bahwa ini adalah pertemuan terakhir. Mereka berdua akhirnya membalikkan badan dan menangis berlari mendekat, saling berpelukan seolah tak ingin lepas. Meminta satu sama lain untuk saling berjanji bahwa tidak akan pernah saling meninggalkan. Selalu bersama. Miracle in Cell No 7 endingnya bikin nangis bombay, Sains.


Kekurangan dan kelebihan Film Miracle in Cell Indonesia


Kelebihan


Kelebihan dari Film ini semua tokoh diperankan secara alami oleh para pemain. penyutradaraannya pun benar-benar detail, adegan lucu dalam film ini berhasil membawa penonton satu bioskop tertawa terbahak-bahak.


Pada adegan sedih para pemain berhasil membawa penonton menangis tersedu-sedu, berlinang air mata. Pokoknya Perfect, pengambilan gambar, soundtraknya pas dan mendukung membuat penonton hanyut dibawa perasaan.


Penempatan peranan untuk para toohnya pun sangat pas dan sesuai. sehingga adegan diperankan dengan alami, hanya peranan para kameo seperti pengacara saja yang terkesan kaku.


Kekurangan


Pertama: Adegan Dodo yang kepergok di pinggir kolam renang seperti membunuh Melati Wibisono menurut pendapat saya agak kurang masuk akal, karena pada umumnya sebuah rumah mewah bagian kolam renang biasanya tertutup dan tidak bisa diakses oleh orang luar.


Ini anehnya seorang penjual balon bisa dengan mudah masuk ke dalam rumah mewah yang dijaga oleh satpam dan dihuni banyak pelayan. Kok ada orang yang bisa lolos masuk, ya?


Kedua: Kejadian Pak Hendro yang tertimpa lemari saat kebakaran terjadi di penjara dan akhirnya ditolong Dodo pun, tidak jelas alurnya. Bagaimana Dodo bisa tahu kalau di ruangan itu ada Pa Hendro, tiba-tiba malah dodo mencari-cari, apa keterkaitannya?


Itu saja mungkin. namun menjadi catatan besar kekurangan yang ada  tidak mengurangi nilai-nilai kebaikan yang menjadi kelebihan dalam film ini.


Kesimpulan


Film ini bagus dan mengandung banyak pelajaran berharga. Seorang yang cacat mental juga adalah manusia yang perlu dihargai keberadaannya. Mereka adalah manusia yang hatinya normal bisa merasakan kesedihan dan kebahagiaan.


Supaya bisa merasakan kelucuan serta kesedihan dari setiap adegan, mending nonton langsung aja yaa. Film ini recommended. Saya, paksu, dan anak bungsu saya merasa puas dengan film ini. Kami mengakui kehebatan Mas hanung dalam mendirect film ini.


Film miracle in Cell Indonesia ini bahkan saya akui lebih mendapatkan tempat di hati saya dibanding dengan versi korea. Lebih Meng-Indonesia dan membumi sesuai dengan keadaan masyarakat serta budaya Indonesia.


Film Miracle in Cell endingnya bikin mewek dan nangis tersedu-sedu, bahkan bisa dikatakan bukan hanya endingnya saja, dari awal pun sudah mengandung banyak kesedihan yang bikin pingin nangis terus, hihi. Untuk itu film ini layak dikategorikan sebagai film penggugah jiwa, seperti halnya film ranah tiga warna yang baru pernah aku tonton.


Nonton, yaa. Happy watching.

Ranah 3 Warna Full Movie Penggugah Jiwa

Sabtu, 02 Juli 2022

Jika teman-teman penggemar novel karya Ahmad Fuadi, pasti tidak asing ketika mendengar kata 'Ranah 3 Warna'. Novel penggugah jiwa ini merupakan karya trilogi 'Negeri Lima Menara' yang sudah difilmkan juga, dan kini Ranah 3 Warna Full movie telah tayang di bioskop. Menghantarkan sambungan cerita dari Negeri Lima Menara.


ranah tiga warna full movie


Film garapan Guntur Soeharjanto yang diperankan oleh Arbani Yasiz sebagai Alif Fikri  atau sang tokoh pemeran utama,  Amanda Rawles sebagai Raisya dan Teuku Rasya Islamay Pasya sebagai Randai. Film ini diadaptasi dari novel best sellernya kang Ahmad fuadi.


Ahmad Fuadi merupakan salah satu penulis Novel favorit saya. Novel-novelnya ditulis dengan menggunakan bahasa yang sangat mudah dicerna, ringan dan renyah. Selain itu novel-novel Ahmad Fuadi merupakan karya yang di dalamnya banyak ibrah bagi para penikmatnya.


Dalam film Ranah Tiga Warna, saya menganggap film ini memiliki kualitas yang jauh lebih bagus dari film terdahulunya, yaitu Negeri Lima Menara. Selain diperankan oleh artis yang memang terbilang sudah sering muncul di layar kaca. Film ini juga memiliki latar dan alur yang asyik untuk dinikmati serta kualitas gambar yang sangat bagus.


Ranah 3 Warna Full Movie Penggugah Jiwa


Film yang diawali dengan perjuangan Alif untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, kembali berjuang untuk bisa menembus kampus favorit yang diimpikan selama ini. Jurusan Hubungan Internasional merupakan impian sejak dia di pesantren dulu.


Cita-cita Alif ingin menjadi seorang jurnalis yang bisa merambah dunia internasional mencoba dia urai jejaknya satu persatu. Penuh perjuangan. Namun dia berusaha untuk tetap gigih, walau kadang terjerembab dalam rasa putus asa dan ingin menyerah.


Mantra kata Man Shobaro Zhafira yang mengandung arti barangsiapa yang sabar maka dia akan beruntung, menjadi pegangan kuat dan penghibur bagi dirinya dikala dia terpuruk. Kata-kata yang merupakan nasihat ulama yang dia dapatkan ketika dia menjadi santri di Pondok Madani.


Man Shobaro Zhafira: barangsiapa yang sabar maka dia akan beruntung. ~ Mahfudzat kata mutiara dan nasihat ulama~


Sepanjang film ini berlangsung, rasa haru dan linangan air mata mewarnai gejolak yang mewakili ekspresi hati. Sedih, haru, bahagia, bangga semua campur menjadi satu. Alur ceritanya benar-benar menggugah jiwa penontonnya. Film ini sangat menggugah jiwa. 


Merasakan Kehidupan Jadi Anak Bandung


Perjuangan Alif  tak sia-sia, dia bisa diterima di Universitas Padjajaran sesuai dengan impiannya. Alif pun berhasil menjejakkan kakinya di Bandung. Moment ketika membaca pengumuman hasil ujian yang dikabarkan melalui surat kabar, menimbulkan rasa haru. Hampir saja Alif tak menemukan namanya di jajaran peserta ujian, ternyata dia belum membuka satu lembar koran yang luput ayahnya lihat.


Bertemu dengan orang-orang baru dan lingkungan baru yang sangat dia impikan membuat Alif sangat semangat dalam menjalankannya. Randai sahabat sekampungnya yang sudah terlebih dahulu di terima di Institut Teknologi Bandung jurusan teknik Penerbangan, siap menampung Alif tinggal bersama satu kos dengannya.


Di scene awal Alif berpapasan dengan gadis cantik yang akhirnya belakangan dia tahu bahwa Raisya nama gadis itu adalah teman satu kampusnya di Universitas Padjajaran. Selayaknya dua insan yang bertemu, nampak di sorot mata keduanya memiliki rasa simpati.


Kehidupan di kampus Padjajaran mulai dia kenali, dan dia mulai menata kegiatan ekstra di kampusnya dengan mengikuti kegiatan kepenulisan. Dia merasa seperti menemukan sambungan jejak yang pernah terputus ketika masa dia menjadi santri. Dia menenggelamkan dirinya kembali di dunia kepenulisan melalui kegiatan majalah kampus yang bertitel "Tibbun". Sebagai sarana melambungkan impiannya yang hendak menjejakkan kaki di negara Paman Sam.


Penggemlengan demi penggemblengan dilakukan oleh sang pemimpin redaksi majalah kampus tersebut, sampai akhirnya Alif terbentuk menjadi seorang penulis yang karyanya bisa enak dibaca dan diakui sebagai karya tulis ilmiah yang berkualitas di kelasnya.


Raisya gadis yang pertama kali dia jumpa ketika awal menjejakkan kakinya di bandung, selau memberikan dukungan dan sudut pandang yang positif demi menyemangati Alif yang kadang mentalnya down, karena sebuah keadaan.


Telegram dari Kampung yang Membawa Kesedihan


Ketika tengah asyik menjalani kehidupan di bandung dan mulai menemui celahnya, tiba pada suatu waktu Alif mendapatkan telegram dan mengabarkan bahwa ayahanda tercintanya sedang terkapar sakit keras.


Alif pun langsung balik kampung untuk menjumpai ayah tercintanya. Dia melihat sang Ayah terbaring lemah, dan akhirnya menyaksikan kepergian sang ayah dengan hembusan nafas terakhir yang berada di pelukannya. 


Dia berhasil membimbing ayahnya membaca kalimat laa illaha illa Allahu. Ayahnya tlah mendidiknya sedari kecil, dengan pendidikan islami, untuk itu dia mampu membimbing ayah dengan meninggalkan jejak zikrullah di lisan terakhirnya.


Alif bimbang untuk kembali meneruskan kuliahnya, dan memutuskan ingin mengabdi pada keluarga mengurus bunda dan kedua adik perempuannya. namun sang ibu melarang Alif dan mendukung agar tetapkembali ke Bandung dan menyelesaikan kuliahnya. Akhirnya Alif pun kembali. Mengukir mimpinya.


Jika film negeri lima menara mengangkat kata Man Jadda wa Jadda yang artinya barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan menggapai keberhasilan, Man Shabara Zafira menjadi kata yang diangkat menjadi tema dalam film ini.


Ujian yang dia terima ketika dia berusaha untuk bisa mandiri dengan tidak menggantungkan biaya kuliahnya pada sang bunda, klaimat man shabara zafira jadi pemacu semangat di kala terpuruk. Dia harus bekerja part time di warung nasi padang, bahkan sampai menjadi pedagang kain.


Kelebihan dan Kekurangan Film


Ranah 3 Warna full movie yang telah ditunggu kehadirannya ini, saya rasa akan menjadi film yang banyak diminati. alur film yang cepat dan tidak bertele-tele, membuat film ini sangat menarik untuk ditonton. saya pribadi memiliki kesan yang sangat bagus untuk film ini. Sebuah karya anak bangsa yang perlu diapresiasi.


Jalan cerita film ini sangat menarik, pengambilan gambar pun sangat apik. Hanya saja saya meresa back sound atau soundtrack lagu yang dipakai agak kurang menggigit.kurang mengena dengan alur cerita ini yang begitu menggugah. Soundtrak lagunya terlalu pelan kurang memberikan gelora pada jiwa.


Jalan cerita secara keseluruhan sangat bagus dan menggugah hati setiap yang menonton. Mengena di jiwa. Pengalaman hidup tokoh Alif yang berpegang pada nasihat ulama, bekal yang dia dapat ketika menjadi santri di Pondok Madani, menimbulkan euforia bagi tokohnya dan juga yang menyaksikan. Untuk itu Ranah 3 Warna full movie layak dikatakan sebagai film penggugah jiwa.


Sahabat Insnita patut menyaksikan film ini, banyak sekali nilai yang bisa diambil dan dijadikan pelajaran terutama rasa semangat yang ditumbuhkan dari kata-kata Man Shabaro Zhafira, begitu menjadi mantra penyembuh yang luar biasa. Ranah 3 Warna full movie merupakan film yang RECOMENDED.


Durasi Film Keluarga Cemara 2, Alurnya Pas Jadi Tontonan keluarga

Kamis, 30 Juni 2022

Film garapan Ismail Basbeth ini tayang untuk sesion Keluarga Cemara 2. Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Nirina Jubir,  Adhisty Zara, Widuri Puteri dan Niloufer Bahalwan ini diadaptasi dari karya Arswendo Atmowiloto. Durasi film keluarga cemara 2 sangat pas dijadikan sebagai tontonan untuk keluarga. Tidak terlalu panjang dan juga tak singkat.


durasi film keluarga cemara 2


Film ini sebenarnya dia angkat dari serial TV dengan judul yang sama mengisi program acara TVRI. Kala itu program TV belum menjamur seperti sekarang ini.


Jaman saya unyu-unyu dulu, kehadiran serial keluarga Cemara merupakan tontonan yang tak pernah luput dan terlewat dari daftar tontonan favorit.


Selalu bahagia ketika hari jam tayang tiba. Maklum tontonan hiburan kala itu belum sefariativ sekarang. So tontonan keluarga Cemara udah berasa top banget kala itu. But, kala itu kami merasa cukup dengan hiburan sedemian sajah pun.


Durasi Film Keluarga Cemara 2


Durasi film Keluarga Cemara sepanjang 1 jam 50 menit ini cukup pas untuk menjadi tontonan keluarga. tidak terlalu lama atau pun terlalu pendek. Anak-anak yang masih dalam usia dini 6-8 tahun masih bisa diajak kompromi untuk tetap duduk tenang di tempatnya.


Ketambah film Keluarga Cemara yang berkisar tentang cerita anak-anak, pas sekali dijadikan tontonan untuk semua anggota keluarga.

Keluarga Cemara dengan kekhasan keluarga yang sangat sederhana, hidup saling saling menyayangi dan saling mendukung. Berawal dari keluarga yang serba kecukupan awalnya.


Keluarga ini harus berusaha survive ketika problem keuangan datang melanda. Anak-anak yang semula tumbuh dalam keadaan yang serba kecukupan, harus merelakan kehidupan nyaman ke kehidupan yang sederhana.


Abah sang kepala keluarga yang berusaha tak elak dari tanggungjawabnya sebagai seorang kepala rumahtangga terus berputar otak agar roda rumahtangga kesejahteraan keluarganya terus berputar dengan seimbang.


Abah berusaha mencari alternatif pekerjaan. Tak perduli pekerjaan ini tak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya. Abah tetap berusaha sekuat tenaga menyesuaikan keadaan.


Versi serial TV kala itu, seorang abah yang tadinya adalah pengusaha sukses, berkarya dari belakang meja, harus banting ken yamanan menjadi tukang becak. Pekerjaan yang pastinya berat bagi dirinya.  Berawal kerja dengan mengoptimalkan otak kini harus mengandalkan otot. Berat. Namun rasa tanggungjawabnya mengalahkan keadaan apapun.


Alur Cerita Keluarga Cemara Sesi dua Keadaan Ekonomi Sedikit Membaik


Di sesi dua kali ini Film Keluarga Cemara dua kembali mengangkat cerita tentang keharmonisan keluarga kecil yang hidup penuh kesederhanaan. Konflik datang pada seputar anak yang mulai bertumbah menjadi dewasa.


film keluarga cemara 2


Ketidaknyamanan seorang kakak, Euis,terhadap adiknya Ara, karena Euis merasa sudah besar dan butuh privacy. Akhirnya Euis meminta untuk pisah kamar dengan Ara dan memilih ingin tidur sendiri dan memiliki ruangan.


Ara sang adik merasa kecewa, karena begitu mengidolakan sosok kakaknya sementara kakaknya merasa tak nyaman atas kehadiran dirinya. Ada semburat kecewa dalam diri Ara. Konflik yang biasa terjadi dalam sebuah keluarga.


Diangkat dalam cerita Keluarga Cemara 2 dan dituturkan dengan sangat apik oleh sang sutradara. Para pemain yang aktingnya sudah teruji juga bisa membawakannya dengan sangat bagus, terutama sosok emak dan abah yang diperankan oleh Ringgo dan Nirina Zubir, peghayatan perannya sangat pas.


Kebijaksanaan emak dan Abah dalam menghadapi polah anaknya yang sedang mencari pencarian jati diri bisa dijadikan contoh bagi kita para orangtua yang sedang menghadapi problem yang sama dengan buah hatinya. Pendidikan anak sejak dini sangat penting diterapkan dalam sebuah keluarga.


Kekompakan kedua orangtua dalam bekerjasama bertanggungjawab bahu-membahu menyelesaikan konflik kejiwaan pada anak ditunjukkan dalam film ini dengan sosok dua orantua yang bijak dan begitu memahami jiwa anak.


Ketika pasangan yang satu terpeleset dalam cara menyikapi keadaan pasangan yang lainnya pun memberikan masukan dengan terkesan tidak menggurui dan disampaikan dengan kalimat yang pantas. Bisa dijadikan contoh, nih, untuk para orangtua yang masih suka meledak-ledak dalam menghadapi polah tongkah anak yang kadang menjengkelkan.


Latar Film Keluarga cemara Dua


Latar suasana pedesaan yang begitu asri membuat saya secara pribadi benar-benar nyaman menyaksikan tontonan ini, seperti memanjakan pemandangan mata dan benar-benar menyejukkan hati. Seperti ada kedamaian dan rindu dengan suasana perkampungan yang asri, hijau, serta sejuk.


film keluarga cemara

Kunjunagn Ara ke kampung badak untuk mencari keluarga anak ayam yang kehilangan induknya menyuguhkan pertunjukkan suasana alam yang benar-benar dirindu. Argghh,...pikiran yang lagi kalutpun ketika nonton film ini bisa jadi obat penenang keknya.


Air sungai yang mengalir, bebatuan, sawah yang hijau, tatanan rumah-rumah pedesaan yang sangat asri, hutan, pegunungan dan perbukitan, kebun teh, menjadi perpaduan pemandangan yang begitu sempurna.


Kelebihan dan Kekurangan Film


Kelebihan film ini sangat bagus ditonton oleh keluarga dan segala usia. Alur cerita yang berisi kaidah dan nilai, sangat baik dijadikan contoh. Tontonan seperti ini yang harus diperbanyak dalam dunia perfilman Indonesia.


Film yang mencontohkan keharmonisan keluarga, bagaimana dua keluarga harus saling bersikap terhadap anggota keluarga lainnya serta bermuamalah dengan sesama ini memiliki tempat di berbagai lapisan.


Namun karena alur cerita yang terlalu slow dan terkesan datar serta konfliknya juga kurang menantang, maka mungkin untuk sebagian orang film ini kurang mengesankan dan cenderung membosankan. Untuk penyuka film santai dan tak menegangkan ini bisa dijadikan tontonan.


Buat saya pribadi suka sama film yang beginian, bikin adem aja di hati. Ketambah lagi Durasi Film Keluarga cemara 2 yang waktunya pas pas sekali dijadikan tontonan selingan buat refresh cari ide di setoran One Day One Pos, hehe. Selamat nonton temans. Salam damai.

Film Bumi Manusia Film Terbaik diTahun 2019 Versi Saya

Kamis, 31 Maret 2022

Jika ditanya hal apa yang bisa membuatmu refresh dari kepenatan rutinitas? Jawabanku cukup sederhana. Bisa menyaksikan film yang punya bobot nilai tinggi, sudah sangat bisa bikin  bahagia. Alhamdulillah. 


Nonton film seperti membawa kita menyaksikan sebuah pelajaran hidup yang disuguhkan dengan cara yang menyenangkan. Nah, klo ditanya film Indonesia apa yang terbaik? seyuyur-yuyurnya agak susah juga untuk menjawabnya, karena memang banyak yang bagus, secara cinema production Indonesia saat ini sudah banyak mengalami kemajuan dan banyak memperbaiki kualitasnya. 


Tapi sebenarnya saya punya kesan yang mendalam tentang sebuah film Indonesia yang berjudul Bumi Manusia. Film yang saya saksikan langsung di Cinema XXI di bulan Agustus 2019 ini diperankan oleh Muhammad Iqbal Ramadhan yang berperan sebagai Minke dan Mawar De Jongh sebagai Annelies. Film ini mengangkat cerita yang tak biasa, karena menggambarkan kehidupan masa lalu, yang merupakan sejarah kelam bangsa Indonesia. Kehidupan masa penjajahan yang menceritakan tentang keadilan, cinta, konsep kemanusiaan bahkan juga dunia warta kepenulisan. 


Resensi film bumi manusia



Latar Film Bumi Manusia


Film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini berdurasi  tiga jam, memiliki alur yang sangat menarik, pengambilan gambar yang sangat luar biasa indah Hal ini menunjukkan keprofesionalan para krunya dalam bekerja dan mendirect film ini. Bumi manusia adalah sebuah film yang di adaptasi dari novel seri tetralogi buru karya Paramudya Ananta Toer, disajikan setebal 400-an halaman. Keberadaan novel ini sebenarnya sempat jadi polemik di era orde baru, namun bisa naik ke layar perak di era reformasi. 


Menurut saya Hanung telah berhasil mengantarkan film ini untuk bisa dinikmati semua kalangan. Latar yang menceritakan keadaan era kolonial bisa di representasikan secara apik di film ini. Konon Hanung mengeluarkan biaya besar guna membuat ornamen klasik untuk lokasi syuting yang bertempat di museum pribadi miliknya, di daerah Jogjakarta. Sebuah prestasi karya anak bangsa yang patut diacungi jempol.


Cerita Bumi Manusia memang tidak berakhir happy ending, namun cerita ini berhasil mewakili penggambaran masa kolonial yang benar-benar kelam. Manusia memiliki strata bertingkat, dari mulai manusia kelas satu yaitu para kolonial, manusia kelas dua yang disematkan pada kaum pribumi, dan manusia kelas tiga yang dijulukkan pada kaum miskin rendah. 


Perlakuan yang sangat berbeda diperlihatkan dalam film melalui situasi persidangan  tentang kasus kepulangan Annelies ke Belanda. Pribumi dianggap tak memiliki suara. Pernyataan serta kesaksian Nyai Ontosoroh, ibu dari Annelis dalam pembelaan putrinya agar tak dipulangkan ke Belanda sama sekali tak dipandang dan tidak didengar. Seorang ibu yang sama sekali tak memiliki hak atas putri kandungnya sendiri.


pemeran fil bumi manusia

Sumber gambar: courtesy google


Sinopsis Cerita Film Bumi Manusia


Berkisah tentang dua pemuda pemudi yang saling jatuh cinta, namun dihadapkan oleh keadaan yang membuat mereka sulit untuk bersatu. Minke seorang pribumi totok berketurunan ningrat. Kala itu, di kehidupan awal abad 20 sekitar tahun 1900-an, dipandang sebelah mata oleh bangsa kolonial. Minke mencintai serorang gadis keturunan Indo-Belanda yang bernama Annelies, merupakan anak seorang Nyai. Kala itu sebutan Nyai memiliki arti wanita peliharaan yang posisinya dianggap rendah. Sebagai anak dari seorang bupati, keluarga Minke sama sekali tak menyetujui hal ini.


Minke seorang pemuda pribumi yang memiliki nama asli Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerojo, memiliki kesempatan untuk meraup ilmu di bangku sekolah, dikarenakan berpredikat sebagai anak bupati berketurunan ningrat. Kala itu hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengecap manisnya bangku sekolah untuk menuntut ilmu. Keberuntungan ini dimiliki Minke. Dia  lolos memenuhi persyaratan untuk bisa sekolah di lembaga pendidikan milik kolonial Belanda ini. Sekolah Belanda atau familiar dengan sebutan Hoogere Burger School (HBS) ini memiliki siswa yang sebagian besarnya adalah anak-anak Belanda atau anak hasil perkawinan campuran antara orang Belanda dan Pribumi


Minke yang jenius kala itu bisa mengambil simpati anak-anak Belanda. Perkenalannya dengan Annelies berawal dari pergaulan sekolah yang berbaur dengan anak Belanda. Annelies merupakan adik dari salah satu teman sekolah Minke. Kunjungan Minke ke tempat Robert mellema yang merupakan kakak dari Annelies Mellema merupakan awal pertemuan dua sejoli ini. Sejak pandangan pertama keduanya sudah saling terkesan satu sama lain.


Cinta mereka yang penuh liku karena disebabkan perbedaan kasta berakhir sangat tragis. Cinta yang berakhir unhappy ending ini dipaksa harus berpisah oleh keadaan. Meninggalnya Ayah Annelies yang seorang Belanda menyebabkan Annelies harus terpaksa dipulangkan ke tanah airnya oleh pemerintah Belanda. Keadaan ini menyebabkan dua sejoli ini tak bisa bersatu.


Sang ibu, yaitu Nyai Ontosoroh,  berjuang untuk mempertahankan anak kandungnya agar tetap bersama, sama sekali tak didengar oleh pemerintah Belanda. Bukti, kesaksian dan alasan yang dilontarkannya di persidangan sama sekali tak digubris. Saat itu Minke yang jenius pun berusaha mengumpulkan fakta yang bisa memperkuat keberadaan Annelies agar bisa tetap tinggal di Indonesia pun sama sekali tidak didengar. Sakit, pahit, kecewa,  dirasakan oleh ibu dan kekasih yang akan ditinggalkan ini.  Terluka bahkan merasa terhina. Nyai Ontosoroh kala itu, dengan perasaan berat mau tidak mau harus melepas putrinya. Adakah penderitaan yang lebih berat daripada seorang ibu secara paksa dipisahkan dari anak kesayangannya, tanpa boleh mengunjunginya atau bertemu lagi?


Film ini ditutup dengan kepergian Annelies yang dipaksa harus pulang ke Belanda, walau kala itu dalam keadaan sakit. Duh...duh...air mata saya benar-benar tak bisa dibendung kala itu, bahkan kepikiran berhari-berhari, membayangkan perasaan Nyai Ontosoroh, Minke dan juga Annelies. 


Kesimpulan


Cerita ini bukan hanya sekedar menggambarkan cinta dua sejoli, namun lebih kepada perjuangan membela harkat martabat manusia agar memiliki status yang sama dan  hak yang sama. Film ini memiliki pesan agar kiranya hukum harus memposisikan manusia dalam keadilan,  tidak membeda-bedakan manusia secara bertingkat, atau kasta yang meninggikan satu posisi dan merendahkan posisi lainnya.


Perjuangan yang dilakukan oleh Minke hakikatnya memiliki nilai perjuangan untuk semua kalangan, bukan semata hanya untuk Annelies kekasih hatinya. Minke berusaha mengangkat citra bangsa di mata kolonial, sehingga bisa berdiri sejajar dan memiliki hak atas tanah airnya sendiri.


Film ini memiliki banyak keunggulan dalam konsep . tempat yang dijadikan latar cukup mempresentasikan suasana tempo doeloe. Namun untuk mengerti alur dari film ini dibutuhkan berpikir keras dan fokus, asrti lainnya ga bisa nyantai, harus disertai analisis agar bisa memahami jalan ceritanya. kenapa begini, kenapa begitu, kok begini, kok begitu. Film ini banyak menguras emosi pemain dan juga penontonnya.


Begitulah sekelumit kisah Bumi Manusia yang diangkat dari Novel karya Pramudya Ananta Toer. Novel tetralogi Buru yang ditulis di Pulau Buru ketika penulisnya menjalani masa pengasingan sebagai tahanan poliitik ini memiliki empat seri, jika teman-teman penasaran dengan kelanjutan perjalanan kisah hidup Minke, teman-teman bisa melanjutkan bacaan ke novel selanjutnya yang masih dalam satu seri yaitu Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca.




Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger