Mengenal Konsep Seni

Minggu, 20 Februari 2022

Artikel Mengenal Konsep Seni ini merupakan materi  pertemuan pertama pada mata kuliah Pendidikan Suara dan Musik Anak Usia Dini, di Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Strata satu Sekolah Tinggi Agama Islam La tansa Mashira, Lebak Banten.



Pendahuluan



Jika kita diam di suatu tempat yang dihiasi dengan pernak-pernik yang serba indah dan aesthetic, apa yang dirasakan? Pasti mood langsung enak, kan? Segar dan berasa betah banget. Dari mata turun ke hati, begitulah sifat keindahan seni. Memandang keindahan, mampu menciptakan ketentraman emosional. 

Pada pertemuan pertama ini, ayo kita kenali dulu konsep tentang seni, sebagai bekal kita untuk memperkenalkannya pada anak didik kita di kegiatan pembelajaran tentang Pendidikan seni bagi anak usia dini.

Bila kita berbicara tentang seni seringkali dikaitkan pada hal yang indah, hal yang menyenangkan, hal yang membangkitkan semangat, hal yang mampu mengangkat adrenalin kita ke puncak bahagia. Ujaran sering dilontarkan oleh para kaum pujangga dengan mengaitkan hal-hal yang membuat pikiran kita bahagia dengan seni. Mengisi draft langkah di setiap kehidupan kita dengan dihiasi seni menjadikan perjalanan hidup ini tak melulu menjenuhkan.

Apakah Seni? Tak mudah untuk menjabarkan hal ini sampai dengan menemukan jawaban yang bermuara pada kepuasan. Tak ubahnya dengan kebahagiaan yang sumbernya lebih pada penekanan terhadap hal yang terkait dengan kejiwaan, begitupun seni. Titik awal seni berangkat dari pemenuhan kebutuhan jiwa.

Jenjang usia dini adalah masa yang paling tepat dalam memperkenalkan segala hal agar lebih mudah membekas dan menempel hingga menjadi sebuah kebiasaan yang berdampak pada kehidupan ke depannya. Masa ini adalah masa emas dari seorang manusia. Seluruh potensi yang ada pada manusia sebaiknya dikembangkan sejak dini. Begitupun seni. Seni merupakan salah satu potensi dasar anak yang masuk ke dalam kecerdasan majemuk. Karena itu sudah sepatutnya seni diperkenalkan pada anak dari sejak dini.

Seni diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan kepada anak, misalnya melalui berbagai jenis permainan baik permainan yang pasif maupun permainan yang aktif (Widjanarko, 2017 ).




Pembahasan


Makna Pendidikan Seni


Pendidikan adalah hal mendasar yang dibutuhkan oleh manusia. Pendidikan dapat merubah manusia dari keadaan tidak tahu menjadi mengerti. Pendidikan amat perlu diterapkan dari sejak dini. Termasuk seni.

Seni merupakan komponen yang majemuk yang dipengaruhi oleh banyak faktor, dinamis dan bergerak leluasa. Seni berkembang sesuai dengan kebudayaan yang mempengaruhinya. Sesuai dengan selera yang menyertainya.
Seni mengandung pengertian produk keindahan yang dapat membangkitkan rasa Bahagia (Soraya, 2019)

Mengutip perkataan Soedarso dalam Pekerti DKK, seni berasal dari berbagai kata dan Bahasa. Bahasa Itali menyebut seni dengan istilah I’arte, Bahasa Prancis mengistilahkan seni dengan l’art, el arte dalam Bahasa Spanyol dan art dalam Bahasa Inggris. Semua istilah tersebut diambil dari Bahasa Roma atau populernya dikenal dengan Bahasa Latin ars yang berarti keterampilan, keahlian dan ketangkasan. Sedangkan orang yang memiliki keahlian disebut sebagai artes (Pekerti, 2018:1.5).

Kemudian dalam perkembangannya seni memiliki makna yang lebih luas, sehingga arti seni perlu dijabarkan dalam tiga sisi, diantara yaitu:

1. Seni sebagai hasil karya. Karya seni merupakan hasil dari ungkapan perasaan yang bukan hanya dihasilkan dari luapan rasa bahagia namun juga memiliki arti spiritual. Karya seni merupakan gambaran dari manusia secara personal dan sosial dalam berbagai hasil karya. Hasil karya tersebut misalnya terdapat dalam pahatan Candi Borobudur yang memiliki makna filosofis yang tinggi serta unsur religi.

2. Seni sebagai keahlian. Aristoteles menganggap bahwa seni merupakan hasil luapan emosi yang diwujudkan melalui kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Gagasan yang dimiliki seseorangdisertai dengan keahlian sehingga mampu diwujudkan menjadi sebuah karya seperti gesekan biola, pahatan patung atau pertunjukkan wayang yang dimainkan dengan sangat interaktif.

3. Seni sebagai kegiatan manusia. Seni sebagai kegiatan diartikan sebagai kegiatan olah bentuk, olah pengalaman dari hasil melihat, mendengar, meraba, mencium dan mendengar. Seni juga merupakan kegiatan olah tekhnik contoh seni sebagai kegiatan adalah ekspresi wajah konyol yang dibuat oleh pelawak sehingga mengundang tawa. Atau gerak gemulai para penari yang mengekspresikan perasaan jiwa.

Sifat Dasar Seni


Seni memiliki lima sifat yang menjadi ciri pembentukannya, diantaranya yaitu:

1.   Sifat kreatif. Seni merupakan gagasan baru yang diciptakan oleh individu yang sebelumnya belum pernah ada, atau dikembangkan dari yang telah ada. Misal seperti pahatan patung yang terbuat dari es batu, atau lukisan yang terbuat dari kacang-kacangan, atau pemusik yang menciptakan permaianan musik tradisional dengan menggunakan alat musik yang modern.


2.   Sifat Individualitas. Hasil karya seni merupakan ciri dari orang yang menciptakannya, misal hasil karya lukisan Basuki Abdullah pasti memiliki perbedaan hasil dengan hasil karya pelukis lainnya.


3.   Sifat ekspresif. Perasaan ekspresif seniman dituangkan dalam karya seni yang dia ciptakan. Seni yang terlahir merupakan perwakilan dari kondisi atau ekspresi dari perasaannya,misal karya sebuah lagu yang syairnya berisi tentang kepedulian pada anak-anak terlantar dan kaum tertindas karya Iwan Fals yang berjudul Bongkar atau perasaan cinta yang meluap sebuah lagu yag dibawakan Prinsa untuk ost web series layangan Putus dan yang lainnya.

 

4.   Sifat yang permanent atau abadi. Hasil karya seni yang tercipta yang sudah mendapatkan legitimasi dan penghargaan dari masyarakat tidak akan terhapus, contohnya lagu kebangsaan Indoneisa Raya, tetap diakui sampai dengan sekarang.


5.   Sifat Universal. Seni bersifat universal dalam artian meluas bisa berkembang ke seluruh penjuru dunia. Dari zaman dahulu hingga sekarang seni terus berkembang. Berputar berganti dari masa ke masa mewarnai trend sampai penjuru dunia. Seperti halnya pada trend fashion hasil karya dari seorang fashion desainer di paris bergerak menjalar sampai ke negara lainnya.


Unsur-Unsur Karya Seni


Setiap keindahan selalu didambakan oleh semua orang. Keindahan mampu membangkitkan mood dan aura yang positif. Satu hal yang terlihat tidak menarik jika diberi sentuhan seni akan memiliki kesan yang berbeda. Hasil seni dapat membangkitkan aneka ekspresi dari mulai senang, terkejut, sampai merasa menakutkan. Namun dari semua ekspresi yang keluar, seni tetap memberikan value yang bermakna pada kehidupan, seperti perenungan, kesadaran, berpikir merasa tercerahkan dan menemukan jalan keluar dan lain sebagainya.


Nilai yang bisa kita dapat dari sebuah karya seni dikarenakan ada unsur-unsur penyerta dalam sebuah karya seni. unsur penyerta tersebut  diantaranya adalah:


1.   Struktur Seni. Unsur-unsur dalam seni merupakan perpaduan yang membentuk satu kesatuan utuh. Unsur dalam seni banyak ragamnya diantaranya unsur karya seni rupa yaitu garis, titik, bentuk, warna, tekstur, volume, cahaya. Unsur karya seni musik terdiri dari ekspresi, melodi, irama dan harmoni. Unsur seni tari terdiri dari gerak, ruang dan waktu.



Lukisan abstrak

Lukisan Abstrak. Sumber: Pixabay


Lukisan affandi

Lukisan Kebijaksanaan dari Timur Karya Affandi. sumber: Galeri Lukisan Indonesia

 

Tema dalam seni. Suatu hasil karya seni biasanya lahir dari sebuah tema yang diangkat dari ragam persoalan. Persoalan yang dikaitkan bisa berupa nilai keindahan yang didapat dari alam, benda, kejadian atau peristiwa, metafora (pemakaian kata yang bukan makna sebenarnya, mis: tulang punggung= pemikul tanggung jawab)) dan alegori (cerita yang dipakai sebagai lambing kehidupan manusia yang sebenarnya. Contoh tema dalam karya seni misalnya mengangkat tema cinta tanah air dalam lirik lagu “Tanah Air”.

Namun bukan berarti hal yang tidak memiliki tema tidak dapat disebut sebagai karya seni, misal dalam karya seni abstrak, hanya ada garis, warna, bidang dan bentuk yang tidak mudah dimengerti bentuknya namun menghadirkan komposisi yang bisa mewakili perasaan dan pikiran sang seniman.

Tema mempermudah para penikmat seni membuat perbandingan dari karya seni yang satu terhadap karya seni yang lainnya (Masdiono dan Zahar,



Tari Saman. Sumber: Masbidin.net

1.   Media dalam Seni. Media digunakan sebagai bahan dan alat serta keterampilan teknik. untuk mewujudkan sebuah karya seni. Pada karya seni rupa dua dimensi mediumnya bisa berupa lukisan. Pada karya seni tiga dimensi berupa patung, arca serta medium canggih berbasis digital yang berkembang akhir-akhir ini.


2.   Gaya dalam seni. Gaya seni merupakan penampakan hasil karya seni  dari seorang seniman  yang mempunyai ciri khas. Seperti halnya tarian di yogya tentunya memiliki gaya yang berbeda dengan tarian yang ada di banten atau jawa Barat. Contoh lainnya lagi, corak batik yang dimiliki masing-masing daerah memiliki gaya yang berbeda. atau corak batik pada satu daerah berbeda dengan daerah lainnya. setiap daerah memiliki corak batik yang khas dan memiliki arti filosofi yang berbeda.




Ragam Seni  atau Pengelompokan Seni

 

Seni merupakan kebutuhan jiwa yang tidak kalah penting posisinya dalam kehidupan manusia, seperti telah diungkapkan di awal, seni dapat menimbulkan ketenangan, semangat dan kebahagiaan. Awalnya seni tidak ada pengelompokkan, sejalan dengan berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan akhirnya para pakar mengelompokkan jenis-jenis seni. Para pakar menerjemahkan hasil karya seni  ke dalam pengelompokan berdasarkan bentuk, media, teknik dan fungsi.


Dalam Pekerti (2018) Dari aspek media, seni dikelompokan menjadi tiga, yaitu seni rupa, seni pertunjukkan, dan seni sastra. Seni rupa dibagi menjadi seni murni dan seni terapan, seni pertunjukan dibagi menjadi seni tari, seni musik, seni teater, film, dan yang lainnya. Seni sastra meliputi syair, puisi, pantun, prosa, novel dan hasil karya sastra lainnya. Adapun penjabaran dari tiga kelompok seni di atas adalah sebagai berikut:


1.   Seni rupa merupakan perwujudan seni yang bisa disuguhkan dalam karya dua dimensi,tiga dimensi atau bahkan multi dimensi.

 

Ada sudut pandang berbeda antara seni rupa yang perlu diperhatikan. Seni rupa pada anak berbeda konsepnya dengan seni rupa pada orang dewasa. Seni rupa bagi seorang anak akan berubah pandangannya seiring dengan bertambah umur. pada pertemuan yang akan datang kita akan membahas tentang seni untuk anak lebih mendalam lagi.

 

2.   Seni pertunjukkan merupakan seni yang dipertontonkan di hadapan khalayak ramai, mencakup seni tari, seni musik, drama, film, ketoprak.  Disertai  panggung sebagai saranan untuk mementaskan produk seni. Didukung oleh: Media intrinsik yaitu busana, make-up, alat penunjang dan musik yang mengiringi. Media ekstrinsik yaitu bakat dan keterampilan.

 

3.   Seni sastra. Berguna sebagai perpanjang lidah untuk menggambarkan keadaan sosial masyarakat di suatu masa yang berubah adat dan budayanya, berbentuk penuturan Bahasa yang terstruktur dan enak didengar.

 

 


 

 Kesimpulan


Seni merupakan produk olahan tangan manusia yang menggunakan teknik dan memiliki gaya tertentu. setiap karya seni memiliki perbedaan dan memiliki ciri yang khas antara satu karya seni dengan yang lainnya. karya seni mampu terus berkembang menyesuaikan keadaan zaman, adat istiadat, perkembangan teknologi dan pola pikir manusia.

keindahan karya seni dapat kita nikmati karena adanya unsur yang menyertai tersusun dalam komposisi yang sesuai, antara media seni, gaya seni, dan juga tema seni. karya seni dikelompokan menjadi tiga bagian, yaitu karya seni sastra, karya seni pertunjukkan dan karya seni rupa.





Referensi


Pekerti, Widia dkk. Metode Pengembangan Seni. Jakarta: Universitas Terbuka, 2018.


Soraya, Nyayu, Ragam Seni Budaya Melayu Pra Islam.  Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Tsaqofah & Tarikh Vol. 4 No. 1 Januari-Juni 2019.


Widjanarko, Paulus. Pendidikan Seni Bermaon dan Bernyanyi pada Anak Usia Dini,  Jurnal Anak Usia Dini, Volume 1, Nomor 1, hlm 25 – 31.


http://umkeprints.umk.edu.my/103/ Masdiono, Toni dan Zahar Iwan. Pentingnya Klasifikasi Tema dalam Pendidikan Seni Rupa Studi Kasus Tema pada Seni Fantastik Indonesia.





 

10 komentar on "Mengenal Konsep Seni"
  1. Sifat Dasar Seni ada 5
    1. Sifat Kreatif
    2. Sifat Individualitas
    3. Sifat Ekspresif
    4. Sifat yang permanent atau abadi
    5. Sifat Universal

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum
    Mitha Muftalia (20231011)
    kesimpulan Pendidikan adalah hal mendasar yang dibutuhkan oleh manusia. Pendidikan dapat merubah manusia dari keadaan tidak tahu menjadi mengerti. Pendidikan amat perlu diterapkan dari sejak dini. Termasuk seni.
    Seni merupakan komponen yang majemuk yang dipengaruhi oleh banyak faktor, dinamis dan bergerak leluasa.

    BalasHapus
  3. Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamualaikum wr. wb
    Nama : Siti Nurdayanah
    Npm : 20231002
    review saya pada materi ini adalah :
    Seni sebagai hasil karya. Karya seni merupakan hasil dari ungkapan perasaan yang bukan hanya dihasilkan dari luapan rasa bahagia namun juga memiliki arti spiritual. Karya seni merupakan gambaran dari manusia secara personal dan sosial dalam berbagai hasil karya. adapun sifat dasar seni diantaranya yaitu : sifat kreatif, sifat individualitas, sifat ekspresif, sifat permanent atau abadi, dan sifat universal
    terima kasih
    wassalamu'alaikum wr. wb

    BalasHapus
  4. Bagaimana,Sejarah singkat timbul,y Seni?.. Dan siapa yg pertama kali menemukannya?..

    BalasHapus
  5. bismillahirrahmanirrahim
    assalamualaikum wr. wb
    Nama : Siti Nurdayanah
    Npm : 20231002
    review saya pada materi kali ini adalah : Seni sebagai hasil karya. Karya seni merupakan hasil dari ungkapan perasaan yang bukan hanya dihasilkan dari luapan rasa bahagia namun juga memiliki arti spiritual. Karya seni merupakan gambaran dari manusia secara personal dan sosial dalam berbagai hasil karya. adapun sifat dasar seni diantaranya yaitu : sifat kreatif, sifat individualitas, sifat ekspresif, sifat yang permanent dan abadi, dan sifat universal
    terima kasih
    wassalamu'alaikum wr. wb

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh
    NAMA : SALUMIZA
    NPM : 20231014
    Pertemuan ke-1
    KONSEP SENI
    Seni merupakan hasil karya yang diciptakan atau yang dibuat oleh seseorang dengan menggunakan alat dan bahan.
    Sedangkan untuk sifat dasar seni yaitu :
    1. Sifat Kreatif
    2. Sifat individualitas
    3. Sifat ekspresif
    4. Sifat yang permanen / abadi
    5. Sifat universal
    Ketika dilihat dari aspek media Seni dikelompokkan menjadi 3 yaitu:
    1. Seni Rupa (seni murni dan terapan)
    2. Seni pertunjukan (tari, musik, teater, film dan yang lainnya)
    3. Seni sastra (syair, puisi, pantun, prosa, novel dan hasil karya sastra lainnya).
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

    BalasHapus
  7. Assalamu'alaikum wr.wb
    Mutia Alivianti 20231003
    Di pertemuan pertama ini yaitu dg tema mengenal konsep seni, saya dapat mengambil kesimpulan yaitu Seni merupakan produk olahan tangan manusia yang menggunakan teknik dan memiliki gaya tertentu. setiap karya seni memiliki perbedaan dan memiliki ciri yang khas antara satu karya seni dengan yang lainnya. karya seni mampu terus berkembang menyesuaikan keadaan zaman, adat istiadat, perkembangan teknologi dan pola pikir manusia.mengenslkan seni kepada aud harus dengan porsinya sederhana tp tidak rumit, dan kita sebagai umat Islam jgn pernah membuat atau menciptakan karya seni yg tidak sesuai dg etika dan moral sebagai umat Islam.

    BalasHapus
  8. Bismillah, Assalamu'alaikum. Wr. Wb.

    Siti Salwa
    20231006

    Disini saya akan me-review materi hari ini.

    Pada dasarnya, kehidupan seseorang itu tak akan luput dari yang namanya keindahan karya Seni. Karna sebuah karya seni akan menimbulkan rasa kebahagiaan pada diri seseorang dalam kehidupannya.

    Seni juga terdiri dari beberapa arti, yaitu :
    1. Seni sebagai hasil karya
    2. Seni sebagai keahlian
    3. Seni sebagai kegiatan manusia

    Sekian,

    Wassalamu'alaikum. Wr. Wb

    BalasHapus
  9. Nama :masliah ilahiyah (20231016)

    Seni merupakan komponen yang majemuk yang dipengaruhi oleh banyak faktor, dinamis dan bergerak leluasa. Seni berkembang sesuai dengan kebudayaan yang mempengaruhinya. Sesuai dengan selera yang menyertainya.
    Seni mengandung pengertian produk keindahan yang dapat membangkitkan rasa Bahagia (Soraya, 2019)
    Mengwnalkan seni pada anak juga bisa di lihat dengan minat bakat pada anak,ketika anak kurang menyukai pada seni sebaiknya seorang guru mampu mengobservasi pada anak dan menumbuhkan rasa percaya dirinya agar tertarik pada seni.
    Dan seni itu identik dengan menggunakan motorik halus.

    #terimakasih🙂😊💚

    BalasHapus
  10. Bismillahirrahmanirrahim...

    Mutia Sapira (20231005)

    Seni adalah alat komunikasi yang efektif bagi anak usia dini karena dengan seni anak belajar lebih menyenangkan.
    Sehingga minat dan bakat anak akan terasah dengan stimulasi yang sesuai usia melalui seni.

    BalasHapus

Trimakasih sudah berkunjung ke inspirasi nita, semoga artikel yang disuguhkan bisa memberikan manfaat sehingga menjadi hidangan yang mengenyangkan. Silahkan meninggalkan komen positif untuk merekatkan tali silaturahmi. Jangan lupa sematkan nama, hingga tak ada unknown diatara kita. Mohon tidak meninggalkan link hidup, ya kawan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Barakallahu.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger