Tampilkan postingan dengan label MPASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MPASI. Tampilkan semua postingan

Kue Legendaris Indonesia Sebagai Inspirasi MPASI

Kamis, 31 Maret 2022

Banyaknya aneka kue legendaris khas Indonesia, membuat saya pingin menikmati semua keunikan rasanya. Beda hari beda tema kudapan. Rasanya yang berfariatif dari mulai yang bergendre asin sampai yang bergendre gurih membuat lidah kita banyak berkenalan dengan ragam rasa.


Kalo dilihat masa dewasa saya yang termasuk pemakan segala, dalam artian menyukai segala jenis makanan, baik yang asin mauoun yang manis, konon katanya bertolak belakang dengan masa kecil saya yang tergolong pemilih dalam soal makanan. Ini ga mau, itu ga suka,  pokonya banyak alasandengan alasan yang rasanya eneg lah, atau rasanya hambar lah, heheh, agak menyebalkan memang. Cenderung perfectionis. Hehe...


Tapi sepertinya orang tua saya punya cara unik untuk mengenalkan aneka makanan kepada si kecil yang pemilih ini. Konon mereka menyertakan makanan anti  saya ke dalam makanan kesukaan saya. Misalnya dengan memasukkan sayuran seperti wortel ke dalam bolu, maka terciptalah bolu wortel, bahkan terkadang ibu saya memfariasikannya dengan tambahan lain seperti  nanas plus kacang, atau apel kombinasi kismis dan lainnya. Atau misalnya lagi, susu yang ditambah dengan air perasan wortel, bisa juga puding yang dimasak dengan tambahan aneka jus sayuran dan buah.  Amaze juga, sih, sama ibuku yang punya banyak ide kreatif dalam memfariasikan menu untuk anak-anaknya. Sehingga tumbuhlah sosok saya yang sekarang ini, dari seorang picky eater menjadi all eater,...haha.


Nah berangkat dari cerita-cerita legendarisnya sayah, kali ini saya ingin membagikan ide resep makanan legendaris Indonesia yang bisa dinikmati oleh orang dewasa juga bisa dijadikan MPASI (makanan pendamping air susu ibu) untuk anak. Taraaa,...bisa ditebak apakah itu?  


Yap, betul!! Bubur Sumsum atau bisa diistilahkan juga puding beras. Bubur sumsum ini bisa dijadikan bahan dasar olahan MPASI untuk anak.


resep bubur sumsum lumer di mulut



Bubur sumsum merupakan makanan legendaris Indonesia yang ramah rasa bagi semua kalangan. Berbahan dasar tepung beras yang secara umum, aman dikonsumsi berbagai jenjang usia.Teksturnya yang lembut menjadi alasan makanan ini mudah dicerna oleh lambung si kecil yang masih dalam tahap latihan menerima aneka jenis makanan.


Bubur susm-sum bukan hanya baik dikonsumsi anak, namun juga merupakan panganan tradisional yang bisa memberikan kenikmatan hakiki bagi para penikmatnya, tentunya juga bagi orang dewasa. Saya termasuk ke dalam golongan pencinta bubur sumsum, dan ini merupakan salah satu makanan tradional favorit saya. Gimana dengan Sista? Apa Kue tradional legendaris yang paling disukai?


Jika Sista menyukai bubur sumsum dan susah menemukannya di daerah tempat tinggal. Bisa dicoba,  racikan resep bubr sumsum ala insnita. Dijamin ketagihan dan bakal bikin lagi dan lagi, hehe. Berikut ini resepnya, ya Sist....!!


resep bubur sumsum lumer



Resep Bubur Sumsum



Bahan:


300 ml santan kental (saya bikin dari 1 bungkus kecil santan instan 65 ml ditambah air 235 ml)

450 ml air

40 gr tepung beras/ 4 sdm cembung

20 gr tepung tapioka

2 lembar daun pandan

1 sdt sdt garam


Cara:


Campur jadi satu semua bahan ke dalam panci, aduk hingga rata.

Jerang di atas kompor menggunakan api sedang cenderung kecil, sambil terus diaduk hingga adonan mengental dan mengeluarkan letupan kecil.

Sudah matang. Angkaat.

Sajikan dengan sirup gula



Resep Sirup Gula



Bahan:


150  gr  gula aren

50  gr gula pasir.

2 lembar daun pandan

500 ml air


Cara:


Masukkan semua bahan ke dalam panci, jerang di atas kompor  sambil diaduk hingga rata.

Biarkan mendidih dan sedikit mengental. Jadi deh. siap digunakan sebagai pelengkap makan bubur sumsum.



Resepnya simpel kan? Cara buatnya juga sangat mudah dan tidak memerlukan waktu lama. Sista bisa menikmatinya dalam keadaan hangat ataupun dingin. Dua-duanya sama-sama enak. Tekstur bubur sumsum ini sangat lumer dimulut dan lembut. Rugi kalo ga coba dibuat.


 Bila hendak disuguhkan kepada si kecil,  lengkapi dengan tambahan granola, biji selasih yang sudah direndam, cincangan halus aneka kacang-kacangan dan sebagainya sebagai sumber tambahan protein. Variasi menu ini bisa dicoba ketika anak memasuki usia 8 bulan. MUlai sedikit sdikit, disesuaikan dengan kemampuan pertumbuhan anak.


Bisa disuguhkan dalam versi asin dengan tambahan protein hewani dan versi manis dengan tambahan aneka buah serta kacang-kacangan. Untuk bayi umur 6 bulan yang baru belajar mengenal tekstur makanan, bubur sumsum ini juga bisa dicoba tanpa tambahan variasi bahan yang lain. 

Selamat mencoba. Salam kuliner.


Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger