Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Durasi Film Keluarga Cemara 2, Alurnya Pas Jadi Tontonan keluarga

Kamis, 30 Juni 2022

Film garapan Ismail Basbeth ini tayang untuk sesion Keluarga Cemara 2. Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Nirina Jubir,  Adhisty Zara, Widuri Puteri dan Niloufer Bahalwan ini diadaptasi dari karya Arswendo Atmowiloto. Durasi film keluarga cemara 2 sangat pas dijadikan sebagai tontonan untuk keluarga. Tidak terlalu panjang dan juga tak singkat.


durasi film keluarga cemara 2


Film ini sebenarnya dia angkat dari serial TV dengan judul yang sama mengisi program acara TVRI. Kala itu program TV belum menjamur seperti sekarang ini.


Jaman saya unyu-unyu dulu, kehadiran serial keluarga Cemara merupakan tontonan yang tak pernah luput dan terlewat dari daftar tontonan favorit.


Selalu bahagia ketika hari jam tayang tiba. Maklum tontonan hiburan kala itu belum sefariativ sekarang. So tontonan keluarga Cemara udah berasa top banget kala itu. But, kala itu kami merasa cukup dengan hiburan sedemian sajah pun.


Durasi Film Keluarga Cemara 2


Durasi film Keluarga Cemara sepanjang 1 jam 50 menit ini cukup pas untuk menjadi tontonan keluarga. tidak terlalu lama atau pun terlalu pendek. Anak-anak yang masih dalam usia dini 6-8 tahun masih bisa diajak kompromi untuk tetap duduk tenang di tempatnya.


Ketambah film Keluarga Cemara yang berkisar tentang cerita anak-anak, pas sekali dijadikan tontonan untuk semua anggota keluarga.

Keluarga Cemara dengan kekhasan keluarga yang sangat sederhana, hidup saling saling menyayangi dan saling mendukung. Berawal dari keluarga yang serba kecukupan awalnya.


Keluarga ini harus berusaha survive ketika problem keuangan datang melanda. Anak-anak yang semula tumbuh dalam keadaan yang serba kecukupan, harus merelakan kehidupan nyaman ke kehidupan yang sederhana.


Abah sang kepala keluarga yang berusaha tak elak dari tanggungjawabnya sebagai seorang kepala rumahtangga terus berputar otak agar roda rumahtangga kesejahteraan keluarganya terus berputar dengan seimbang.


Abah berusaha mencari alternatif pekerjaan. Tak perduli pekerjaan ini tak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya. Abah tetap berusaha sekuat tenaga menyesuaikan keadaan.


Versi serial TV kala itu, seorang abah yang tadinya adalah pengusaha sukses, berkarya dari belakang meja, harus banting ken yamanan menjadi tukang becak. Pekerjaan yang pastinya berat bagi dirinya.  Berawal kerja dengan mengoptimalkan otak kini harus mengandalkan otot. Berat. Namun rasa tanggungjawabnya mengalahkan keadaan apapun.


Alur Cerita Keluarga Cemara Sesi dua Keadaan Ekonomi Sedikit Membaik


Di sesi dua kali ini Film Keluarga Cemara dua kembali mengangkat cerita tentang keharmonisan keluarga kecil yang hidup penuh kesederhanaan. Konflik datang pada seputar anak yang mulai bertumbah menjadi dewasa.


film keluarga cemara 2


Ketidaknyamanan seorang kakak, Euis,terhadap adiknya Ara, karena Euis merasa sudah besar dan butuh privacy. Akhirnya Euis meminta untuk pisah kamar dengan Ara dan memilih ingin tidur sendiri dan memiliki ruangan.


Ara sang adik merasa kecewa, karena begitu mengidolakan sosok kakaknya sementara kakaknya merasa tak nyaman atas kehadiran dirinya. Ada semburat kecewa dalam diri Ara. Konflik yang biasa terjadi dalam sebuah keluarga.


Diangkat dalam cerita Keluarga Cemara 2 dan dituturkan dengan sangat apik oleh sang sutradara. Para pemain yang aktingnya sudah teruji juga bisa membawakannya dengan sangat bagus, terutama sosok emak dan abah yang diperankan oleh Ringgo dan Nirina Zubir, peghayatan perannya sangat pas.


Kebijaksanaan emak dan Abah dalam menghadapi polah anaknya yang sedang mencari pencarian jati diri bisa dijadikan contoh bagi kita para orangtua yang sedang menghadapi problem yang sama dengan buah hatinya. Pendidikan anak sejak dini sangat penting diterapkan dalam sebuah keluarga.


Kekompakan kedua orangtua dalam bekerjasama bertanggungjawab bahu-membahu menyelesaikan konflik kejiwaan pada anak ditunjukkan dalam film ini dengan sosok dua orantua yang bijak dan begitu memahami jiwa anak.


Ketika pasangan yang satu terpeleset dalam cara menyikapi keadaan pasangan yang lainnya pun memberikan masukan dengan terkesan tidak menggurui dan disampaikan dengan kalimat yang pantas. Bisa dijadikan contoh, nih, untuk para orangtua yang masih suka meledak-ledak dalam menghadapi polah tongkah anak yang kadang menjengkelkan.


Latar Film Keluarga cemara Dua


Latar suasana pedesaan yang begitu asri membuat saya secara pribadi benar-benar nyaman menyaksikan tontonan ini, seperti memanjakan pemandangan mata dan benar-benar menyejukkan hati. Seperti ada kedamaian dan rindu dengan suasana perkampungan yang asri, hijau, serta sejuk.


film keluarga cemara

Kunjunagn Ara ke kampung badak untuk mencari keluarga anak ayam yang kehilangan induknya menyuguhkan pertunjukkan suasana alam yang benar-benar dirindu. Argghh,...pikiran yang lagi kalutpun ketika nonton film ini bisa jadi obat penenang keknya.


Air sungai yang mengalir, bebatuan, sawah yang hijau, tatanan rumah-rumah pedesaan yang sangat asri, hutan, pegunungan dan perbukitan, kebun teh, menjadi perpaduan pemandangan yang begitu sempurna.


Kelebihan dan Kekurangan Film


Kelebihan film ini sangat bagus ditonton oleh keluarga dan segala usia. Alur cerita yang berisi kaidah dan nilai, sangat baik dijadikan contoh. Tontonan seperti ini yang harus diperbanyak dalam dunia perfilman Indonesia.


Film yang mencontohkan keharmonisan keluarga, bagaimana dua keluarga harus saling bersikap terhadap anggota keluarga lainnya serta bermuamalah dengan sesama ini memiliki tempat di berbagai lapisan.


Namun karena alur cerita yang terlalu slow dan terkesan datar serta konfliknya juga kurang menantang, maka mungkin untuk sebagian orang film ini kurang mengesankan dan cenderung membosankan. Untuk penyuka film santai dan tak menegangkan ini bisa dijadikan tontonan.


Buat saya pribadi suka sama film yang beginian, bikin adem aja di hati. Ketambah lagi Durasi Film Keluarga cemara 2 yang waktunya pas pas sekali dijadikan tontonan selingan buat refresh cari ide di setoran One Day One Pos, hehe. Selamat nonton temans. Salam damai.

Pengalaman Hidup Di Jepang, Apartement Menjadi Aparteman

Minggu, 12 Juni 2022

Pengalaman hidup di Jepang. Cerita seorang teman yang pernah tinggal di jepang dengan segala pernak perniknya. Kisah ini saya ambil dari salah satu tulisan dalam buku antologi yang berjudul Saijou Dalam Kenangan.


Buku ini merupakan antologi pertama saya, yang ditulis bersama teman-teman yang pernah sama-sama merasakan tinggal di kota Saijou. Kebetulan kami masih saling terhubung sampai sekarang .melalui Grup Whats App.




Latar Belakang Buku Ini Ditulis


Salah satu Senpai (senior) kala itu berinisiatif untuk membukukan kisah perjalanan kami selama tinggal di Jepang. Maka dari itu terkumpullah kisah dan pengalaman dari beberapa teman yang kami jadikan sebuah buku. Penulis buku ini tinggal pada beberapa dekade yang berbeda. Saya termasuk orang yang paling terakhir, alias generasi paling muda, hihi, bangga juga, sih, jadi yang paling muda.


Saya mengangkat salah satu artkel di dalam buku antologi dari seorang senpai sekaligus penggagas buku ini. Wanita lulusan Sastra Indonesia Universitas Indonesia ini merupakan seorang  pegiat literasi dan sudah banyak menelurkan karya buku antologi dan juga buku solo. Beberapa novel karyanya sudah banyak terbit.


Saya yang pernah sama-sama merasakan tinggal di kota ini, tidak pernah bosan membaca buku ini berulang-ulang, karena cerita unik yang dialami teman-teman terjadi di berbeda masa, dan pastinya setiap orang mengalami cerita yang berbeda. Keadaan dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan, untuk itu cerita yang terurai juga pasti berbeda.


Gambaran Buku


Buku Saijou dalam kenangan: Episode di negeri sakura ini bersampul pink dan dihiasi ilustrasi gambar rumah Jepang dan serpihan bunga sakura. Ditulis oleh 12 orang alumnus ibu-ibu pendamping suami yang sedang berjuang menuntaskan study-nya. Membagikan pengalaman hidup selama di Jepang.


Buku ini diterbitkan oleh wonderland publisher. Memiliki ketebalan 162 halaman. Dicetak di atas kertas HVS dan memiliki Nomor ISBN 9786239010461. Cetakan pertama tahun 2019, dengan sampul soft cover.


Pengalaman Bulan Hidup Di Jepang, Apartement Menjadi Aparteman


Seperti yang diungkapkan di atas saya akan menceritakan kembali salah satu artikel yang diceritakan dalam antologi ini. Bulan begitulah terbiasa kami memanggilnya. Datang pertama kali di Jepang pada tahun 2002, ketika jepang sedang dibalut hawa dingin. daun momiji menghiasi sepanjang jalan di kota Saijou kala itu, bulan oktober.


Bulan kala menginjakkan kakinya di Saijou mengalami shock iklim. Dingin, jaket yang disiapkannya dari Indonesia tak mampu membuat hangat tubuhnya dari dingin yang menerpa. O, iya, Saijou adalah salah satu kota kecil di Propinsi Hiroshima, di sinilah Universitas Hiroshima berada.


Apartement Bulan Adalah Pusat Informasi Bagi Orang Asing Di Jepang


Bulan tinggal di sebuah apartemen yang bernama Sun Square. Sebuah gedung serbaguna yang biasa digunakan oleh para foreigner yang ada di Jepang untuk melakukan konsultasi, baik tentang kesehatan, anak, rumah, dan lainnya. Tinggal di lantai 10 membuat Bulan harus membiasakan diri untuk bolak balik menggunakan lift, dan pada akhirnya dia menjadi terbiasa.


Kesulitan komunikasi awalnya dialami oleh Bulan. Beruntungnya dia tinggal di gedung yang memang diperuntukkan untuk orang asing yang tinggal di Jepang. Bulan mendapatkan fasilitas belajar bahasa Jepang yang memang rutin diadakan di Sun Square dalam jadwal rutin yang telah disediakan. 


banyak cerita lucu selama di apato diceritakan oleh Bulan. Dari mulai salah mengerti bahasa, cara mencuci menggunakan koin, sampai pernah asal buka pintu, seorang tamu yang dikira suami Bulan. Tragedi salah masuk apato karena jenis pintu yang sama, hihi.


Gagap Bahasa Yang Membawa Keberuntungan


Kesempatannya mengajar seorang japanese yang ingin belajar Bahasa Indonesia akhirnya membawanya kepada pergaulan luas aneka ras dan bangsa dari berbagai negara. Pertemuan yang dilakukan hanya sesekali saja, berubah menjadi agenda yang waktunya  ditetapkan secara rutin. Mereka menginginkan rumah Bulan sebagai tempat berkumpul tetap.


Banyak ragam  kegiatan dilakukan ketika mereka berkumpul. Ada acara cooking class aneka masakan Jepang, Cina dan Korea, belajar tentang origami atau ilmu melipat kertas ala Jepang, belajar aneka keterampilan, seperti tole painting atau melukis bunga di atas kayu atau kaleng dan menari Bon Odori (tarian musim panas) dan juga berbagi ilmu parenting. Kumpul-kumpul berfaedah yang sarat makna.


Apartement Bulan yang berukuran 7 meter x 3 meter ini disulap sedemikian rupa, agar teman-teman yang berkumpul di rumahnya tetap merasa nyaman walau berkegiatan di ruang yang tak seberapa luas. 10 orang rata-rata setiap pekannya  dari berbagai negara berkumpul di rumah Bulan.


Klub ibu-ibu manca negara ini diberi nama "Klub Iroha". Melalui ajang kumpul-kumpul ini, akhirnya Bulan menemukan keasyikan dan kenyamanan tinggal di Jepang. Awalnya Bulan mengalami Shock culture tentu saja. Ketidak mengertian bahasa juga cuaca yang perbedaannya sangat ekstrim, menjadi salah dua penyebabnya.


Memaknai Kesempatan Pengalaman Hidup Di Jepang


Bulan menemukan nilai-nilai yang sangat berharga dari proses pertemanannya. Dia mulai menemukan makna perbedaan dari semua manusia. Bahasa yang beragam, kebudayaan yang berfariasi, jenis kulit dan lainnya juga berbeda. melaui ajang kumpul inilah apartementnya berubah menjadi aparteman, alias ajang pertemuan dengan teman


Bulan merasa banyak hal positif yang dia dapatkan dari kesempatan 3 tahun merasakan hidup di Jepang, dan dia bertekad bahwa kebiasaan baik yang dia dapatkan selama di Jepang, akan dia bawa sampai ke Indonesia.


Begitulah sekelumit cerita tentang kehidupan Bulan di Jepang. Kisah-kisah menarik lainnya ditulis apik dalam berbagai cerita, dari mulai pengalaman membuat SIM di Jepang, pengalaman bekerja di perusahaan Jepang, mengenal makanan dan minuman khas Jepang, bagaimana sekolah di Jepang, mengenal Matsuri atau perayaan yang biasa diadakan di Jepang, dan lainnya. 


Pengalaman hidup di jepang atau di negeri asing lainnya pasti membawa keunikan cerita sendiri-sendiri. Dari penggalan cerita ini semoga bisa menjadi pengetahuan tambahan buat teman-teman. Semoga menghibur. Salam Literasi.




Pentingnya Mendampingi Tumbuh Kembang Anak di Usia Golden Age secara Islami

Kamis, 02 Juni 2022

Buku pentingnya mendampingi tumbuh kembang anak usia dini merupakan kelanjutan dari buku tentang mendidik sejak dalam kandungan, dengan penulis yang sama yaitu Kak Deri dan Kak Yazid. Setelah membahas tuntas tentang bagaimana para orangtua mempersiapkan fisik dan psikisnya dalam mendapatkan buah hati secara lengkap, kini giliran melanjutkan dengan bagaimana mendidik anak di usia dini atau golden age.


Kehadiran anak adalah hal yang dinanti oleh para orangtua. Apapun rela dilakuakan demi mendapatkan buah hati. Setelah mendapatkan buah hati, sudah seharusnya orangtua menyiapkan  fisik dan jiwanya untuk mendidik anak secara optimal. Apa saja yang harus diberikan sebagai stimulasi yang akan diterapkan pada anak? Buku dengan tema mendampingi tumbuh kembang anak sejak usia dini ini bisa menjadi jawabannya.


Masa golden age adalah masa anak dalam usia 0-8 tahun menurut NAEYC (National Association and education for Young Children) sedangkan menurut Undang-undang, anak usia dini adalah anak yang usianya di kisaran 0-6 tahun. Buku tentang bagaimana mendampingi proses tumbuh kembang anak usia dini ini menyajikan bagaimana cara mendidik anak di usia 0-7 tahun sebagaimana yang tertulis di sampul bukunya. Pemaparan di dalamnya menyampaikan tentang bagaimana cara mendampingi proses tumbuh kembang anak. Memberikan motivasi kepada orangtua agar selalu emiliki perhatian yang ekstra dalam mengiringi tumbuh kembang anak demi memberikan stimulasi terbaik di masa emasnya.


mendampingi tumbuh kembang anak usia dini


Spesifikasi Buku


Judul: Happy Parenting with Qur'an dan Sunnah: Mengiringi Tumbuh Kembang Anak di Usia Emas

Penulis: Deri Rizki Anggraini dan Yazid Subakti

Penerbit: Ziyad Books

Tempat Terbit: Banyu Anyar, Surakarta.

Jumlah Halaman: 216

Jenis kertas: HVS Putih

Jenis Cover: Soft Cover

Cetakan: Pertama tahun 2020

ISBN: 978-602-317-604-5


Materi Buku


Buku parenting yang bertema pentingnya mendampingi tumbuh kembang anak ini berisi delapan bab pembahasan yang terdiri dari bab tentang Anak-anak Memiliki Hak Atas Orangtuanya, Menyambut Kelahiran yang barakah, Berikan Air Susu Ibu, Mengiringi Tumbuh Kembang, Merancang Kecerdasan, Pelajaran Mengenal, Memilih Sekolah, Membiasakan Ibadah.


Anak-anak Memiliki Hak atas Kedua Orangtuanya


Dalam bab ini dijelaskan bahwa rasa bersyukur dan keikhlasan orangtua dalam menerima anak apa adanya secara utuh sangat dikedepankan, berharap diberi kemudahan oleh allah Azza wa jalla dalam proses mendidik sangat dianjurkan. Begitupula setiap orangtua harus memiliki rasa khawatir anaknya akan dia tinggalkan dalam keadaan lemah jika tidak diberikan pendidikan yang cukup. Timbulnya rasa ini akan membuat orangtua berusaha dengan sungguh-sungguh menyiapkan anaknya agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh.

Selain itu anak-anak dijabarkan dalam bab ini mempunyai hak yang harus dipenuhi oleh kedua orangtuanya, yaitu hak mendapat pendidikan, hak mendapatkan tempat tinggal yang layak, diberikan nafkah yang halal dan diberikan keteladanan, agar dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal di usia emasnya.


Menyambut Kelahiran yang Berkah


Melaksanakan segala rangkaian acara yang disunnahkan ketika menyambut proses kelahirannya untuk menjaga fitrah sang anak, seperti membacakan adzan ketika dilahirkan, mengadakan aqiqah, 1 kambing untuk anak perempuan dan 2 kambing untuk anak laki-laki, melakukan khitan, mencukur rambut lalu menimbangnya dan menshodaqahkan hasil timbangan rambut yang sudah ditukar nilainya dengan harga emas atau perak. Penjelasannya dicantumkan secara detail dalam buku ini. Selain itu juga dalam bab ini dijelaskan perilaku sunnah dalam berinteraksi dengan anak, dengan cara menciumnya, memeluknya, dan senantiasa mendo'akannya. Kelekatan antara orangtua dan anak harus dibentuk dari sejak dini agar tumbuh kembang anak bisa diupayakan secara optimal.


Berikan Air Susu 


Dalam buku ini dijelaskan agar sebaiknya setiap ibu memberikan ASi atau Air Susu Ibu kepada setiap anaknya selama ibu dalam keadaan sehat dan dalam kondisi yang memungkinkan untuk menyusui. Perintah menyusui termaktub dalam beberapa surat dalam Al-Quran, diantaranya adalah QS. al-Qashas: 7, yaitu tentang perintah Allah kepada ibu Nabi Musa agar menyusuinya sebelum dihanyutkan ke sungai. Ayat lain lagi yaitu termaktub dalam Al-Quran surat Luqman: 14.


Dalam bab ini dijelaskan secara lengkap bagaimana teknik menyusui, manfaat menyusui bagi fisik dan psikis anak. Kandungan gizi yang padat yang dimiliki dalam Air Susu Ibu. Makanan apa saja yang bisa memperbanyak produk ASI, lalu berapa lama masa menyusui dan bagaimana cara menyapih agar tidak mencederai hati anak. Proses menyusui yang dilakukan dengan waktu yang cukup akan mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara optimal di masa emasnya.


Mengiringi Tumbuh Kembang Anak


Dalam bab ini wawasan orangtua diperluas dengan  bagaimana cara memahami proses tumbuh kembang anak, dan mendampinginya dari mulai 0 bulan sampai memasuki usia anak-anak, dan bukan lagi bayik.

Memahami gizi, tujuannya agar anak tak mengalami kekurangan gizi, orangtua paham akan kebutuhan gizi anaknya di kadar berapa. Bab ini juga dilengkapi dengan tabel pemberian varian makanan setiap harinya, dan juga jenis makanan yang bisa diberikan sesuai dengan rentang umur anak.


Hak anak atas orangtua


Merangsang Kecerdasan


Dalam bab ini dijelaskan bagaina proses perkembangan otak dan fungsi otak kiri serta otak kanan pada anak. Orangtua harus mengetahui kemampuan tumbuh kembang anak di setiap tingkatan umur anak. Tujuannya agar orangtua mengetahui tentang perkembangan anak dalam 3 ranah yaitu psikomotor, afektif dan kognitif.  .Sehingga jika terjadi hal yang tak diinginkan bisa diantisipasi dan dideteksi sejak dini. Hal ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan orangtua dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal sejak usia dini.


Pelajaran Mengenal dan Membiasakan


Dalam bab ini orangtua diarahkan untuk mendampingi tumbuh kembang anak dengan memberikan stimulasi pengenalan terhadap diri dan lingkungan serta penciptanya. Hal ini diupayakan agar anak mulai mengenal siapa dirinya dan asal usulnya dari mana, dalam konteks yang sederhana. Mulai dengan mengenalkan Allah, mengenalkan Rasulullah, mengenalkan ciptaan Allah, mengenal malaikat dan lainnya. Tak lupa juga melatih anak untuk mengenal shalat, puasa, shodaqah, thaharah dan hal kebaikan lainnya.


Tidaklupa juga untuk mengenalkan anak pada organ tubuhnya, identitas dirinya, menegenalkan pada orang-orang terdekatnya, mengenalkan jenis-jenis benda dan manfaatnya bahkan kenalkan juga kepada anak benda-benda yang mengandung bahaya. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan stimulasi yang akan memberikan dampai yang bagus bagi tumbuh kembang anak.



Biographi Penulis


Yazid Subakti dan Deri Rizki adalah sepasang suami istri yang memiliki minat besar pada dunia parenting Islam. Sang istri adalah seorang ahli gizi Kesehatan dan lulusan Universitas Gajah Mada Jogja begitupun sang suami merupakan sarjana Geografi di kampus yang sama.


Sepasang suami istri ini merupakan naras umber di radio MQ FM Jogja, dalam acara rutin Rumahku Syurgaku. Merupakan founder dari Yayasan Rumpun Nurani, Komunitas kepompong Educare, dan Komunitas Hijrah Cinta Keluarga Dahsyat. Deri juga merupakan salah satu pelopor berdirinya Komunitas Pendidik Gizi, dan aktif di kepengurusan Salimah.


Kelebihan Buku


Bahasanya yang mudah dicerna dan layout buku yang sangat menarik, saya rasa merupakan nilai plus dari buku ini. Dijamin insyaAllah para pembacanya tidak jenuh untuk menuntaskan lembar demi lembar tulisan dalam buku ini. Pembahasan yang lengkap dari berbagai aspek menjadikan buku ini cukup bisa dijadikan pegangan untuk para orangtua pemula bahkan juga yang sudah senior dan ingin menambah wawasan tentang parenting islami dalam rangka mendampingi tumbuh kembang anak di usia emasnya.


Buku ini disertai dengan ilustrasi penunjang yang sesuai dengan tema bahasan. Jenis tulisan yang imut dan lucu juga menambah menarik lay out dari buku ini. Lengkap sekali pembahasannya. Untuk itu saya sarankan para orangtua menjadikan buku ini sebagai salah satu referensi dalam mendampingi tumbuh kembang anak.


Kekurangan Buku


Tidak menyertakan referensi langsung dalam pernyataan-pernyataan yang tertulis dalam buku, namun mereka melampirkan daftar Pustaka pada bagian akhir dari buku ini, jadi apa yang dikaji dalam buku ini bisa dipertanggungjawabkan, hanya saja tidak dicantumkan di setiap pernyataan yang butuh penguatan.


Tidak ada tabel kegiatan harian yang bisa dilakukan anak juga sebagai kekurangan dari buku ini, jika dilampirkan pasti buku ini semakin lengkap sebagai panduan bagi orangtua dalam mendampingi tumbuh kembang sang buah hati.


Kesimpulan


Setiap buku umumnya memiliki kekurangan dan kelebihan, namun banyak sekali kelebihan lain di buku ini yang bisa menutupi kekurangannya, sehingga jatuh pada kesimpulan bahwa buku ini bisa dijadikan tambahan referensi bagi orangtua dalam usaha mendampingi tumbuh kembang anak di usia emas yaitu usia dini yang berkisar antara 0-8 tahun. Salam literasi. Salam Pengasuhan. Semangat mencetak generasi Qur'ani.

Membentuk Generasi Tangguh Sejak dalam Kandungan Secara Islami

Selasa, 31 Mei 2022

Rahim ibu adalah ruang yang diciptakan oleh sang Khaliq dengan kondisi yang hangat dan penuh kenyamanan. Kehadirannya dipersiapkan untuk sosok calon manusia penduduk bumi yang memiliki fungsi sebagai khalifah fil ardi. Untuk itu Pendidikan sejak dalam kandungan sangat diperlukan, untuk membentuk generasi tangguhcinta Allah dan Rasulullah.

Pembentukan karakter unggul seorang manusia sudah dimulai sejatinya sejak di dalam kandungan. Masa prenatal ini adalah masa yang menjadi penentu pertumbuhan anak selanjutnya. Orangtua dan lingkungan memberikan andil yang besar terhadap kelayakan pertumbuhan dan perkembangan anak nantinya. Untuk itu karakter anak sejatinya sudah dipersiapkan sejak masa kehamilan.

Agar janin bisa berkembang dengan maksimal, maka dibutuhkan stimulasi khusus yang terus menerus dilakukan sejak masa kehamilan. Sembilan bulan kebersamaan yang tercipta antara ibu dan anak di dalam kandungan menciptakan interaksi yang tak terputus diantara keduanya,. Untuk itu tak pernah sedetikpun waktu untuk mengelus, berkomunikasi, menyapa, bersenda gurau terlepas, karena keduanya selama Sembilan bulan ini selalu bersama, berlekatan satu sama lian. Perasaan ibu selalu terkait dengan perkembangan dan pertumbuhan anak di dalam kandungan untuk itu usahakan agar ibu selalu bahagia. Kondisi kesehatan hati dan fisik ibu sangat penting untuk dijaga 

Agar usaha yang kita lakukan menghasilkan sesuatu yang maksimal, perlu kiranya para orangtua membekali dirinya dengan pemahaman ilmu parenting yang cukup. Buku Happy Parenting with Qur’an & Sunnah: Mendidik Anak di Masa Kehamilan, bisa dijadikan salah satu pilihan untuk menuntun para orang tua memberikan stimulasi yang optimal pada bayi sejak dalam kandungan.

 

mendidik anak sejak masa kandungan



 Spesifikasi Buku

 

·        Judul: Happy Parenting with Qur’an dan Sunnah (Mendidik anak di Masa Kehamilan)

·        penulis: Deri Rizki Anggarani dan Yazid Subakti

·        Penerbit: Ziyad Books

·        Tempat Penerbitan: Banyu Anyar, Surakarta.

·        Jumlah Halaman: 216

·        Jenis Kertas: HVS Putih

·        Jenis Sampul: Soft Cover

·        Cetakan: Pertama Tahun 2020

·        ISBN: 978-602-317-601-4

 

Kilas Pandang Isi Buku

 

Buku yang sarat akan hikmah ilmu pengasuhan ini mencakup tiga bab pembahasan inti yang diantaranya, yaitu Mengawali Perjalanan, Pendidikan di alam Rahim dan akhir madrasah alam Rahim.

 

Perjalanan Pertama

 

Sebuah kehamilan dipersiapkan bukan saja sejak mula kehadiran janin di dalam Rahim, namun jauh sebelum proses ini terbentuk. Orangtua harus mempersiapkannya dari awal, agar janin yang terbentuk merupakan janin yang berkualitas unggul. Pendidikan anak sejak dalam kandungan sangat diperlukan.

 

Hal yang harus dilakukan oleh calon orangtua adalah membersihkan diri dan hatinya dari segala hal yang mengotori, untuk itu calon ayah dan ibu disarankan untuk melakukan taubat, meninggalkan kebiasaan buruk, Mengharap kemudahan dan penjagaan dari Allah dengan banyak melakukan do’a dan ikhtiyar.

 

Para calon orangtua diharapkan menanamkan keyakinan pada hatinya, serta tawakal. Sepasang suami istri yang akan menyiapkan dirinya untuk menjadi orangtua agar saling menguatkan satu sama lain, menyadari fungsi masing-masing, dan menyadari bahwa kedua belah pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam membesarkan buah hatinya kelak.

 

Kadang kala tidak semua pasangan mendapatkan momongan secara cepat, banyak juga yang prosesnya lambat. Dalam buku ini di bagian fase mengawali perjalanan sebagai orangtua, ada ulasan yang menyediakan tuntunan tentang bagaimana proses berikhtiyar untuk mensegerakan memperoleh buah hati. Mulai dari menghitung masa subur dan segala hal penunjangnya, mengatur jenis makanan yang layak dikonsumsi dan tercantum juga jenis makanan apa saja yang prioritas konsumsinya lebih dimaksimalkan.

 

Setelah sisi fisik dipersiapkan dengan matang, ayah bunda juga harus menyiapkan hati dengan cara memperbanyak ibadah sholat serta berdo’a dan berdzikir, silaturrahim, sedekah serta bertilawah.

 

 Alam Rahim Ruang Mendidik Generasi Tangguh

 

Dalam bab 2 dijelaskan bahwa sebaiknya kedua orangtua memahami proses terbentuknya janin baik ditinjau dari sisi medis maupun dari sisi Islami yang diterangkan dalam Al-Qur’an dan al-Hadits.

 

Buku ini juga menjelaskan secara rinci tentang kemampuan apa saja yang dimiliki janin sejak di dalam rahim. Dijelaskan bahwa bayi memiliki kemampuan mendengar, mempelajari bahasa ibu dan kebiasaan ibunya dan mengingat suara yang pernah dia dengar dalam kandungan.

 

Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa kepintaran yang dibentuk untuk janin berawal dari kebiasaan ibu dan kepribadian ibunya, statement ini dikuatkan dengan kebiasaan para kaum Yahudi memperlakuakn para wanitanya untuk benar-benar dipersiapkan untuk menjadi ibu, agar dari rahimnya keluar bibit-bibit unggul.

 

Akhir Madrasah Alam Rahim


Masuk ke dalam bab 3, ketika usaha dan do’a ayah bunda sudah diijabah oleh Allah, Amanah berupa anak sudah ada dalam Rahim ibu, pembahasan tentang kehamilan dimulai. Bagaimana cara mengatasi mual ketika biasa dihadapi para ibu yang sedang hamil muda, atau kemungkinan lain perubahan fisik yang terjadi saat hamil, seperti peningkatan suhu tubuh, atau terjadi alergi dan juga keluar varises, bisa saja terjadi pada Sebagian ibu hamil dengan kasus yang berbeda-beda.

 

Pada bab ini juga dijelaskan proses perkembangan janin secara bertahap.Wawasan ayah bunda diperluas dengan proses perkembangan otak, saraf dan juga kemampuan respon yang diberikan bayi ketika ayah bunda berucap dan bertingkah laku sudah dimiliki bayi sejak dalam kandungan. Untuk itu kiranya kita patut menjaga lisan dan perbuatan, agar imbasnya juga positif terhadap janin.

 

Pada fase ini mulai membiasakan mengerjakan aktivitas dengan melakukan komunikasi dengan janin, Memperbanyak ibadah sholat-sholat sunnah dan lainnya. Menjaga pola makan, memilih makanan yang baik dan juga menghindari makanan yang tidak boleh dikonsumsi, dijabarkan dalam bab ini. Semua diperuntkkan demi Kesehatan ibu dan bayinya.

 

Pembahasan apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan ayah bunda terangkum penjelasannya pada setiap trimester kehamilan. Bahkan dilengkapai bagaimana cara pemberian stimulasi yang efektif pada bayi sesuai dengan tahapan usia perkembangan janin. Penjelasan tentang memperdengarkan musik yang tepat juga dijelaskan dalam buku ini.Wawasan ayah bunda tentang keislaman diperkaya lewat buku ini, terutama tentang parenting islami.

 

Selain itu juga para ayah bunda diberi pengetahuan tentang memilih dan membeli perlengkapan bayi apa saja yang harus didahulukan, memilih dokter kandungan, dan beberapa hal lainnya yang harus dipersiapkan.

 

mendidik anak dalam kandungn

Biography Penulis

 

Yazid Subakti dan Deri Rizki adalah sepasang suami istri yang memiliki minat besar pada dunia parenting Islam. Sang istri adalah seorang ahli gizi Kesehatan dan lulusan Universitas Gajah Mada Jogja begitupun sang suami merupakan sarjana Geografi di kampus yang sama.

 

Sepasang suami istri ini merupakan naras umber di radio MQ FM Jogja, dalam acara rutin Rumahku Syurgaku. Merupakan founder dari Yayasan Rumpun Nurani, Komunitas kepompong Educare, dan Komunitas Hijrah Cinta Keluarga Dahsyat. Deri juga merupakan salah satu pelopor berdirinya Komunitas Pendidik Gizi, dan aktif di kepengurusan Salimah.

 

Kelebihan Buku

 

Bahasanya yang mudah dicerna dan layout buku yang sangat menarik, saya rasa merupakan nilai plus dari buku ini. Dijamin insyaAllah para pembacanya tidak jenuh untuk menuntaskan lembar demi lembar tulisan dalam buku ini.

 

Pembahasan yang lengkap dari berbagai aspek menjadikan buku ini cukup bisa dijadikan pegangan untuk para orangtua pemula bahkan juga yang sudah senior dan ingin menambah wawasan tentang parenting islami yang dilakukan pada masa kehamilan.

 

Buku ini disertai panduan tabel aneka kegiatan yang dilakukan untuk menunjang pendidikan yang dilakkan di masa kehamilan dari mulai stimulasi, jenis makanan, jenis kegiatan ibadah dan lainnya. Kelengkapan table membantu ayah bunda melakukan kegiatan selama janin dalam kandungan lebih terarah karena ada tuntunannya.

 

Buku ini disertai dengan ilustrasi penunjang yang sesuai dengan tema bahasan. Jenis tulisan yang imut dan lucu juga menambah menarik lay out dari buku ini. Lengkap sekali pembahasannya. Untuk itu saya sarankan para orangtua yang hendak memulai karirnya sebagai seorang pendidik generasi baru manusia memiliki buku ini.

 

Kekuatan ruh dua insan suami istri yang saling bahu membahu dalam pendidikan anak ini mewarnai paparan materi yang disajikan. Sepasang suami istri calon ayah bunda harus saling mendukung satu sama lain dalam proses pendidikan anak. Sejatinya ayah dan ibu harus menciptakan kerja sama yang solid bahu membahu untuk menciptakan generasi baru sosok manusia yang tangguh, cinta Allah dan Rasulullah, memberi andil pada kemakmuran bangsa dan negara serta berbakti pada kedua orangtua.

 

Kekurangan Buku

 

Tidak menyertakan referensi langsung dalam pernyataan-pernyataan yang tertulis dalam buku, namun mereka melampirkan daftar Pustaka pada bagian akhir dari buku ini, jadi apa yang dikaji dalam buku ini bisa dipertanggungjawabkan, hanya saja tidak dicantumkan di setiap pernyataan yang butuh penguatan.

 

Kesimpulan 


Kesimpulannya ga panjang-panjang, beli aja, harus beli, langsung beli hehe. Salam Pengasuhan. Happy Parenting Islami


Resensi Novel Negeri Lima Menara Man jadda wajada

Rabu, 20 April 2022

Novel Negeri Lima Menara menceritakan tentang pemuda Alif yang seumur hidupnya belum pernah beranjak dari Sumatera. Dia mengisi hari-hari di masa anak-anaknya dengan bermain sepak bola dan pergi ke hutan untuk mencari dan menunggu durian yang jatuh. Menikmati jernihnya danau maninjau dengan berenang di airnya yang segar. Masa kecil yang indah. Diisi dengan menikmati keindahan alam yang masih perawan, hadiah dari Sang Pencipta.


Novel negeri lima menara


Sampai pada suatu masa, ketika usianya sudah beranjak remaja dan mengharuskan dia melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sang amak (ibu) memintanya untuk bersekolah di tanah Jawa. Amaknya ingin dia masuk ke sebuah pesantren tersohor di Indonesia. Pondok Madani.


Setengah hati dia menerima permintaan sang amak, karena sesungguhnya dia telah memiliki pilihan hatinya, yaitu bisa sekolah di sekolah umum. Impiannya untuk bisa mengenyam pendidikan di sekolah menengah atas harus kandas seketika. Begitu pula dengan impiannya ingin menjadi sosok seperti Pak Habibie terpaksa harus dilupakan.


Dia meninggalkan tanah Sumatera menuju pondok pesantren arahan amaknya dan pamannya dengan menggunakan bus yang menghabiskan waktu perjalanan selama 3 hari 3 malam, melintasi daratan dan lautan. Pondok Madani, berada di daerah terpencil pulau Jawa.Tepatnya di Ponorogo, Jawa Timur.


Awal masuk Pondok Madani, Alif sudah terkesan dengan kalimat jimat "man jadda wajada" yang artinya barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil, yang disampaikan gurunya. Euforia dan rasa haru "man jadda wajada" memenuhi ruangan kelas dan hati setiap para santri kala itu. Alif dipertemukan dengan lima orang pemuda yang berlainan pulau. Mereka menjadi dekat dan sering menghabisakn waktu di bawah menara masjid pondok Madani.


Saling bercerita mimpi-mimpi satu sama lain, mengibaratkan awan yang mereka pandang dari bawah menara menjadi bentuk daratan negara yang mereka tekadkan. Kelak, mereka akan menginjakkan kaki di sana. Keenam sahabat ini saling mengikat janji, untuk bisa menaklukan impian mereka menjadi sebuah kenyataan. Amerika, Eropa, Mesir dan saudi Arabia, menjadi negeri impian keempat anak, dua lainnya memilih mengabdikan diri di tanah air. Bagaimana akhir dari mimpi mereka, apakah menjadi kenyataan?


Untaian cerita di atas merupakan blurb dari novel Negeri Lima Menara. Cukup memberikan gambaran tentang isi dari novel ini tentunya. Selanjutnya saya ceritakan tentang  tentang spesifikasi dari fisik novel Negeri Lima Menara ini.



Sifat Fisik Buku


Berhubung novel Negeri 5 menara yang saya punya adalah dalam versi Inggris untuk itu dilengkapi juga dengan penerjemah dari novel ini. Novel ini dalam versi bahasa Inggris diberi judul " The Land of Five Towers"

  • Judul: Negeri Lima Menara
  • Penulis: Ahmad Fuadi
  • Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
  • Tempat Terbit: Jakarta
  • Tahun Terbit: 2013
  • Cetakan: Kedua
  • Penerjemah; Angie Kilbane
  • ISBN: 978-979-22-7594-0
  • Jumlah Halaman: 387
  • Kisaran Harga: Rp.50.000 - Rp.80.000


Alur Cerita Novel Negeri Lima Menara


Negeri lima menara merupakan mimpi dari 6 pemuda yang sedang menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren yang bernama Pondok Madani, yang terletak di daerah Ponorogo, Jawa Timur. Mereka sering menghabiskan masa-masa kebersamaan di Pondok Madani dengan belajar bersama atau sekedar berbincang menumpahkan rasa bahagia dan sedih di bawah menara di samping masjid pondok.


Alif seorang pemuda berasal dari Desa Maninjau Minangkabau, Sumatera barat, bermimpi memiliki cita-cita seperti Baharuddin Yusuf  Habibie, menjadi  seorang engineering. Namun  untuk sementara waktu dia harus mengubur cita-citanya demi  menjalani keinginan amaknya  (ibunya) yang menyarankan dirinya untuk menjadi seperti Buya Hamka, seorang ulama yang faqih dalam keilmuan Islam. Keinginannya ingin melanjutkan sekolah ke ITB membuatnya kehilangan harapan ketika harus menjadi seorang santri.


Dengan berat hati Alif pergi meninggalkan kampung halamannya dan pergi menuju Pondok Madani, bersama ayahnya. Untuk bisa menjadi santri di pondok madani tidaklah mudah, ada test ujian masuk yang harus dilalui para santrinya. Alif berjuang bersama ribuan para calon santri, sempat terbersit dalam pikiran Alif , mencoba membuat tidak lolos dalam seleksi. Namun hati kecilnya tak mengizinkan itu. terbayang dalam benaknya kebaikan kedua orangtuanya yang telah memberikan kasih sayang berlimpah. Nasib baik berpihak padanya, usaha yang ia selaraskan ternyata sesuai dengan ketetapan Allah, tempat mengambil ilmu terbaik baginya adalah di pondok madani ini.


Jiwa Alif ada di pondok, tapi pikirannya masih tetap melanglangbuana ke sekolah umum, apalagi ketika dia mengingat sahabat kecilnya Randai yang terkadang masih berkirim kabar tentang kebahagiaannnya bisa mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Alif berusaha dengan sekuat tenaga menepis keinginan ini. Untungnya dia dipertemukan dengan kelima anak tangguh yang berasal dari pulau yang berbeda-beda, mengisi hari-harinya di pondok dengan penuh suka cita dan perjuangan.


Teman-temannya ini adalah Baso yang berasal dari Gowa Makassar, Raja dari Medan, Atang dari Bandung, Dulmajid dari madura dan Said dari Surabaya. Kelima sahabatnya ini memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi orang sukses dan mampu menembus benua. Sebuah cita-cita besar yang patut diperjuangkan. Sebuah mimpi mulia yang tersemat dalam hati terdalam. Terpatri dalam janji di novel Negeri Lima Menara.


Alif  dipercaya menjadi pemimpin redaktur majalah Syam, yang merupakan majalah terbitan Pondok Madani. Kelak profesi ini yang mengantarkannya mampu meraih impian untuk pergi ke Amerika. banyak hal yang ia pelajari dari kehidupan pondok, sampai akhirnya godaan untuk keluar dari pondok bisa dia redam, dia memutuskan untuk menjadi santri sampai pendidikannya diselesaikan.


Dari kegiatannya menjadi seorang jurnalis, dia berinisiatif mewawancarai Pa Kyai, yang notabene belum ada yang berani melakukan ini, namun ini bisa diterobos oleh Alif. Berangkat dari banyak hal yang menjadi pertanyaan dalam pikirannya. Bingung, menyaksikan para asatidz bisa bekerja dengan setulus hati. Padahal dia mendengar bahwa para asatidz tidak mendapatkan gaji di pondok ini.


"Pondok bagi kami bukanlah medan penghasilan namun merupakan medan perjuangan dan pengabdian. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ada kegiatan lain yang dikerjakan, dan mereka menyatakan bahwa semuanya dirasakan cukup, karena keberkahan bukan berarti harus dapat dari hal berlimpah. selalu bersyukur merupakan kunci kita merasa cukup." Begitulah jawaban dari seorang ustadz yang berhasil diwawancarai Alif.


Hari-hari berlalu, diisi dengan kegiatan-kegiatan yang penuh nilai keagamaan dan nilai kemanusiawian. Alif tumbuh menjadi remaja matang dengan didikan pondok yang mengusung disiplin tinggi. Dia telah berhasil menaklukan hatinya, tenggelam menikmati kehidupan pondok yang begitu terasa sejuk menyegarkan dan membawa kedamaian dalam jiwanya, membuatnya begitu cinta, sampai berkali-kali jatuh cinta. Kehidupan pondok kini mendarah daging dalam jiwanya. sampai dia merasa tidak akan ada orang yang akan mampu membuatnya terangkat rasa cinta dari hatinya. Teman-temanya shohibul menara, telah membantu menguatkan rasa cinta dalam dirinya terhadap Pondok Madani. Negeri lima menara menjadi cita-cita mulia yang harus diwujudkan oleh masing-masing personilnya.


novel inspiratif


Bagaimana akhir cerita dari keenam remaja santri dalam novel negeri lima menara ini? teman-teman bisa membacanya dan mereguk kenikmatan untaian kisah yang begitu menggugah jiwa. Alif sang tokoh utama bisa begitu jatuh cinta pada kehidupan pondok dan benar-benar menghayati sebuah ayat yang selalu dihantarkan para asatidz di Pondok Madani, yaitu ayat yang berbunyi Kullukum Roo'in wa kullukum Mas'ulun  setiap orang adalah pemimpin dan setiap peminpin akan dimintai pertanggung jawabannya. Ayat ini menanamkan tekad dalam jiwa para santri, bahwa setiap diri harus menjadi sosok yang bermanfaat, sosok yang memiliki andil mensejahterakan umat. Agar titahnya menjadi Khalifatu fii al-ardy bisa dijalankan secara amanah.



Tentang Penulis Negeri Lima Menara


Anwar Fuadi merupakan seorang jurnalis yang akhirnya beranjak menjadi seorang novelis. Lahir di Bayur di sebuah desa kecil dekat dengan danau maninjau Sumatera barat. Kisahnya sama persis seperti Alif tokoh utama dalam novel ini. Bersekolah di Pondok Daru as-Salam Gontor, membuatnya tersentuh dengan pola pendidikan pondok yang penuh nilai dan kedisiplinan. Mantra "Man Jadda Wajada" juga mampu menyentuh kalbu terdalamnya dan mengantarkan dia kepada sebuah kesuksesan.

Lulus dari Universitas Padjajaran jurusan hubungan internasional, seorang jurnalis di majalah tempo, dan mengambil master degree di school of  Media and public Affairs, Washington University, USA, bersama istrinya yang juga seorang jurnalis di majalah Tempo.

Dia juga mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang film dokumenter melalui beasiswa yang dia dapatkan di Universitas London. Saat ini Fuadi menjadi seorang pembicara di banyak tempat baik skala nasional maupun internasional. Fuadi mendirikan komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, Yang dia namakan Komunitas Menara atau disingkat KM.  Fuadi pernah mendapatkan penghargaan dari liputan 6 SCTV untuk kategori Pendidikan dan Motivasi.


Ulasan Novel Negeri Lima Menara


Kelebihan


Bila diminta untuk mengulas novel ini, dari sisi jalan cerita, jujurly, dari awal membacanya hati dipenuhi dengan rasa haru, menahan tangis agar jangan tersedu. Novel ini benar-benar novel penggugah jiwa, layak dijadikan persembahan untuk orang yang dicinta. Bisa diwariskan untuk anak cucu, sebagai penyemangat dan penggerak, bahwa segala sesuatu yang diusahakan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil yang luar biasa.


Sejujurnya pertanyaan dalam benak Alif terhadap para asatidznya juga merupakan  pertanyaan besar dari lubuk hati saya yang paling dalam. Betapa qona'ahnya para asatidz di pondok ini. Dalam deskripsi novel ini dijelaskan bahwa kisah Negeri Lima Menara merupakan kisah perjalanan sang penulis Ahmad Fuadi yang dia ceritakan dalam versi fiksi. Ahmad Fuadi mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Dar as-Salam Gontor, yang dia ilustrasikan dalam novelnya dengan nama Pondok Madani.


Novel Negeri Lima Menara ini membuka wawasan kita tentang dunia pesantren yang selama ini terdengar sangat tidak bersahabat. Novel ini membuktikan bahwa para santri lulusan pondok, bisa sukses, sesukses orang-orang yang mengenyam pendidikan di sekolah umum. Di akhir novel ini keenam shohibul menara bisa mewujudkan impian menaklukan negeri lima menara menjadi kenyataan. Lantas apa profesi mereka?


Kelebihan lainnya, dengan harga yang masih terjangkau di kisaran 50.000 sampai 80.000 merupakan angka yang tak seberapa jika dibanding dengan nilai yang didapat dari novel ini. Tak terlalu tebal, dan disampaikan dengan bahasa ringan, membuat novel ini saya rasa bisa dengan cepat diselesaikan. Alur ceritanya yang mengalir mengandung kepenasaran dari kisah satu ke yang lainnya. Semangat "Man Jadda wajada" seakan bisa turut mengalir dalam darah kita dengan hanya membaca alur cerita dalam novel ini saja.


Kekurangan


Dalam versi bahasa Inggris ada hal-hal yang kurang mengena jika disampaikan dalam bahasa selain bahasa Indonesia. Kadang nilainya kurang bisa diresapi. Untuk itu saya sarankan untuk membeli novel ini dalam versi Indonesianya saja, supaya istilah-istilah yang hanya bisa mengena jika disampaikan dalam nuansa bahasa Indonesia bisa kita dapatkan. Selain itu ada istilah-istilah dalam Bahasa Arab yang tidak disisipkan arti tambahannya, membuat para pembaca yang tidak paham Bahasa Arab akan sedikit kebingungan dan kurang bisa memaknai artinya.


Demikian resensi Novel Negeri Lima Menara, novel penggugah jiwa, yang wajib dibaca sebagai pemberi motivasi dan penyemangat . Salam Literasi. 

Resensi Buku Ketika Anak Sulit Diatur

Minggu, 17 April 2022

Kali ini Iispirasi Nita hadir dengan menyuguhkan resensi dari sebuah buku parenting apik karya dari seorang psikolog anak Drew Edwards, Ph.D. Para orangtua wajib baca buku ini, jika ingin menguasai sang buah hati dan menjinakkan karakter keras dan sulit diatur yang dimiliki anak. Sehingga sang buah hati menjadi anak yang penurut dan lembut hatinya serta mau mendengarkan perkataan orangtua. 


ketika anak sulit diatur


Sikap anak yang sesekali membangkang kepada orangtua masih bisa dimaklumi, namun akan menjadi sebuah ketidakwajaran jika sang anak  seringkali bahkan selalu melawan, berkata kasar dan keras serta sangat sulit diatur. Tugas orangtua untuk membentuk karakter anak yang keras dan sulit diatur dari sejak kecil. Seperti pepatah bilang mendidik anak dari sejak kecil bagaikan mengukir di atas batu, namun mendidik anak ketika sudah dewasa bagaikan mengukir di atas air.


Mendidik anak dari sejak kecil bagaikan mengukir di atas batu, namun mendidik anak ketika sudah dewasa bagaikan mengukir di atas air.



Setelah membaca buku ini diharapkan akan terjalin hubungan yang harmonis antara mama papa dengan putra atau putri kesanyangan. Untuk ayah dan ibu harus memiliki hubungan yang sehat menguatkan ikatan cinta diantara suami istri. Dalam buku ini Edwards Ph.D memberikan kiat dan informasi dalam menghadapi anak yang sulit diatur. Sehingga kita sebagai orantua mempu mencari tahu dari sisi apa permasalahan ini muncul.



Mengenal Fisik Buku Lebih Dekat


Kita bahas dulu fisik dari buku ini, karena tak kenal maka tak sayang tak sayang maka tak cinta. yuk, check it out.

  • Judul: Ketika Anak Sulit diatur 
  • (Panduan bagi Para Orangtua untuk mengubah masalah Perilaku Anak)
  • Penulis: Drew Edwards
  • Penerbit: Kaifa Mizan Pustaka
  • Tempat Penerbitan: Bandung, Jawa barat
  • Jumlah Halaman: 252
  • Jenis Kertas: HVS Putih
  • Jenis Sampul: Soft Cover
  • Cetakan: Pertama Tahun 2006
  • ISBN: 9793659653
Buku yang memiliki judul asli How to handle A Hard to Handle Kid: A Parents Guide to Understanding and Changing Problem Behaviours , diterjemahkan oleh Oetih F.D. Karya C. Drew Edwards, ini diterbitkan oleh Free Spirit  Publishing, Inc., Minneapolis, MN tahun1999.


Pembahasan Dalam Buku


Buku parenting yang membahas tentang bagaimana menaklukkan hati anak ini terdiri dari 12 pembahasan yang sangat terperinci, membuka cakrawala pengetahuan para orang tua tentang sifat dasar anak, yang memang sudah semestinya orantua memiliki pengetahuan ini sebagai modal dasar untuk menaklukkan hati si buah hati.


Buku setebal dua ratus lima puluh halaman ini mengandung dua belas pembahasan, diantaranya yaitu pekerjaan paling penting di dunia, memahami perilaku yang sulit dikendalikan, menyayangi peran kita sebagai orangtua, menjadi orangtua yang bisa diandalkan, mengasishi dan mendukung anak, memberikan bimbingan dan struktur bagi anak, merespon perilaku anak, menggunakan ekonomi rumah, membantu anak meningkatkan perilaku baik, menghadapi situasi yang sulit dikendalikan, mempererat hubungan saudara kandung dan teman sebaya, membantu anak berhasil di sekolah.


Pekerjaan Paling Penting di Dunia


Bab ini membahas bahwa pekerjaan sebagai orangtua adalah pekerjaan yang paling penting di dunia, memiliki posisi utama, karena berkaitan dengan efek multi dimensi dalam segala aspek. Generasi yang matang karakternya akan berdampak positif terhadap perkembangan di berbagai sektor. Untuk itu kenapa pekerjaan ini begitu penting, dan dibutuhkan kesabaran dan keuletan yang tiada banding.


Orangtua merupakan orang dewasa yang wajib memiliki kematangan jiwa, siap bekerja full time, karena pekerjaan ini tak memiliki rentang waktu yang tepat ukurannya. Pekerjaan yang menangani berbagai aspek dan dibutuhkan keahlian yang multitalent, pekerjaan yang dimensi kerjanya tak terbatas. Siap menghadapi orang yang berbeda karakter dari mulai rewel, manja, bisa belanja, mampu mengatur keuangan, menjadi guru , menjadi koki, menjadi perawat dan lain sebagainya rentetan tugas yang dibebani kepada orangtua terutama ibu.


Terkadang, kita yang hendak masuk ke dalam dunia pekerjaan ini, tidak cukup memiliki perbekalan diri dalam menghadapi permasalahan yang akan kita hadapi. Pernikahan tak hanya cukup dilandasi dengan cinta, namun sebuah keutamaan yang harus diselaraskan, bahwa pernikahan membutuhkan ilmu sebagai penggerak agar roda waktu tetap bisa harmonis berputar.


mengatasi anak rewel


Memahami Perilaku yang Sulit Dikendalikan


 Bab ini menjelaskan adanya keterkaitan antara sifat dan sikap yang dimiliki oleh seseorang dengan lima faktor yang dijabarkan secara rinci dalam bab ini. lima faktor tersebut diantaranya Temperamen, Karakeristik biologis yang berkaitan dengan fisik, emosi, dan perkembangan secara keseluruhan dijelaskan sesuai dengan rentang umur dari mulai bayi, todler, sampai menginjak remaja. 


Selain itu faktor penyebab perilaku anak menjadi sulit diatur disebabkan oleh pola asuh keluarga, bagaimana keadaan kedua pasangan apakah terjadi banyak ketegangan atau selalu harmonis, ini yang menjadi faktor pemicu pembentukan karakter pada anak begitupula dengan  stress yang diderita keluarga, dan juga faktor pengaruh dari luar keluarga atau lingkungan.


Menyayangi Peran Kita sebagai orangtua


Carl Jung seorang psikolog ternama menyatakan bahwa sikap kita terhadap diri, penghargaan kita terhadap diri akan berdampak pada pola asuh yang akan kita terapkan kepada anak.Untuk itu Edwards menyarankan agar kita senantiasa membangun kontrol diri kita dengan banyak melakukan kegiatan yang menyenangkan, agar kita juga bisa menyebarkan aura positif terhadap lingkungan sekitar kita, terutama terhadap anak. sehingga dengan begini kita bisa menjadi pribadi yang bisa menempatkan sesuatu sesuai dengan porsinya.


Semua orang bisa marah,karena itu adalah perkara mudah. Namun untuk meluapkan amarah dengan porsi yang tepat dan kepada orang yang tepat, waktu yang tepat dan penyebab yang tepat, tidaklah mudah.  - Aristoteles -


Para orangtua yang memiliki masa lalu kurang baik, hendaknya bertekad untuk merubah diri. Tekadkan semua untuk anak belajar untuk menentukan prioritas. Ringankan langkah dan pandangan hidup dengan mengatur me time yang berkualitas sehingga bisa berpikir lebih jernih. Belajarlah untuk menjadi diri yang mudah memaafkan.


Menjadi Orangtua yang Mudah Diandalkan


Bab ini menjelaskan tentang tipe pola asuh yang kita terapkan kepada anak-anak akan membangun  karakter pada anak. Terdapat tiga jenis pola asuh yang bisa diterapkan oleh para orangtua terhadap anaknya, diantaranya pola asuh bisa diandalkan, otoriter, dan permisif.


Ada kuesioner yang dilampirkan dalam bab ini untuk menentukan pola asuh seperti apa yang kita terapkan pada anak. Pola asuh kita biasanya merupakan cerminan pola asuh yang diberikan orangtua kita kepada kita. Namun dengan keinginan kuat dan mau belajar kita bisa membentuk pola asuh yang kita terapkan kepada anak dengan mengambil hal positif terhadap perbuatan masa lalu dan membuang hal-hal yang negatif.


Mengasihi dan Mendukung Anak 


Bab ini menjelaskan, bahwa apa yang orangtua lakukan terhadap anak tidak ada yang pernah sia-sia. Bentuk dukungan yang diberikan orangtua kepada anak sangat berarti bagi perkembangan jiwa anak. dalam bab ini dijelaskan ada tiga jenis bentuk dukungan yang bisa diberikan kepada anak,diantaranya yaitu:
  1. Mendengarkan ketika anak bercerita.
  2. Memberikan kontak panca indera seperti belaian, tatapan perduli, senyuman,tanggapan dengan kata-kata positif, dan nada suara yang menenangkan serta menyuguhkan aroma yang disukai oleh anak.
  3. Perhatian terhadaphal-hal yang menjadi kesukaan anak.
Dalam buku ini dijelaskan bagaimana dampak positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada anak jika orang tua memberikan dukungan dan kasih sayang sepenuh hati. Orangtua adalah jiwa yang memiliki banyak pengalaman dibanding anak, untuk itu apa yang kita punya, sudah sepatutnya bisa memberikan tambahan pengalaman bagi anak.

Dalam amasa pertumbuhan seorang anak kiranya harus mendapatkan banyak kegembiraan setiap harinya, dan mendapatkan kegembiraan pada keesokan harinya.  - Nicholas Hobbs -


Memberikan Bimbingan dan Struktur bagi Anak


Dalam bab ini dijelaskan bahwa kasih sayang yang diberikan orangtua terhadap anak sangatlah penting bagi perkembangan kejiwaan anak, namun itu saja tidak cukup dalam usaha membentuk karakter baik pada anak. Bimbingan dan arahan yang terstruktur sangat diperlukan.


Bimbingan yang terstruktursangat diperlukan anak agar anak lebih bisa mengenal diri dan lingkungannya. Anak lebih mampu menghadapi tantangan dunia luar jika mendapatkan bimbingan dan arahan dari orangtuanya. Anak dituntut untuk berlatih perilaku disiplin.


Kedisiplinan yang harus diterapkan diantaranya adalah: disiplin dalam bertindak, disiplin dalam mengontrol perasaan.  bentuk kedisiplinan tersebut diterapkan harus mempertimbangkan kesesuaian pertumbuhan mental anak dan dilakukan secara efektif terhadap hal-hal yang mask akal.


Merespon Perilaku Anak


Dalam buku ini dijelaskan, bahwa respon posiif yang diberikan oleh orangtua kepada anak, disertai dengan sentuhan fisik akan membantu mengendalikan sikap membangkang pada anak.


Respon yang diberikan orangtua terhadap anak hendaknya tidaklah berlebihan, misalnya dengan tidak memberikan pujian yang berlebihan, karena akan mengakibatkan perasaan kecil hati pada anak. Edwards menjelaskan ada lima cara dalam memberikan respon positif untuk anak, diantaranya yaitu:

1. menghargai dan mampu menerima anak apa adanya.

2. Tidak menuntut anak apa yang tidak bisa dia lakukan

3. fokus pada usaha yang positif.

4. Memberikan dukungan pada anak untuk menemukan minat dan bakat mereka.

5. Ikut merasa bangga terhadap prestasi anak.


Menggunakan Program Manajemen Rumah


Menggunakan manajemen rumah yang dimaksud dalam bab ini adalah, memberdayakan kegiatan anak dengan bimbingan yang terarah yang bermula dari rumah. Program yang dibuat orangtua untuk anak ini harus disertai dengan respon positif dan negatif yang sesuai dengan porsinya. Respon positif yang dimaksud adalah reward sedangkan respon negatif berupa funishment

Program manajemen rumah yang dimaksud adalah mengatur kegiatan anak dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Anak berhak menentukan kegiatan apa yang akan dia kerjakan, dan orangtua memberikan masukan serta arahan pada setiap pekerjaan yang dilakukan oleh anak.

Pada sesi ini orangtua bisa menggunakan sistem poin pada setiap aktivitas anak, setiap harinya kemungkinan anak memiliki point berbeda, point yang diberikan bisa semakin meningkat. Bab ini menjelaskan bagaimana anak harus memiliki keteraturan pola hidup setiap harinya. Penjelasan yang diberikan sangat aplikatif dilengkapi tabel-tabel contoh kegiatan yang dapat diprogram untuk anak.

Membantu Anak Meningkatkan Perilaku Baik


Bab ini menjelaskan tentang bagaimana tips dan triks agar anak bisa mandiri mempertahankan karakter baiknya tanpa perlu campur tangan orangtua secara intensif. Dalam artian perhatian atau respon orangtua yang tadinya diberikan sangat sering bisa dikurangi sedikit demi sedikit, agar anak bisa secara mandiri untuk bertanggung jawab melaksanakan tugas dan kewajibannya.

Pada bab ini Edwards banyak memberikan tips bagaimana anak membangun karakter unggulnya melalui pendidikan kepribadian. di fase ini orangtua sudah mulai memberikan respon yang jarang atau respon lambat serta mulai melibatkan kerjasama antar saudara kandung bila memiliki adik atau kakak Pada fase ini anak sudah dibiasakan untuk mengerti masalah pendidikan self concept atau konsep diri. 

Menghadapi Situasi Khusus yang Sulit Dikendalikan


Bab ini adalah bab yang menjawab pertanyaan dari judul buku ini, yaitu bagaimana cara menghadapi perilaku sulit membangkang pada anak. Dalam bab ini banyak diuraikan problem yag biasa dihadapi dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana step by step perlakuan yang ditetapkan pada anak.


Beberapa kasus sulitnya mengendalikan anak yang diangkat dalam bab ini, diantaranya, yaitu bagaimana mengatasi kekakacauan di pagi hari, keributan di saat menjelang tidur, keributan saat menjelang makan, kekacauan dalam rumah, anak tidak mau merapihkan alat permainan atau alat bekas mereka berkegiatan. 


Selain itu juga, buku ini membahas tentang bagaimana melatih anak mengendalikan perasaannya ketika berada di tempat umum. Bagaimana cara menaklukan kekerasan  dan kemarahan anak. Perilaku yang sudah di luar batas yang dilakukan anak juga dibahas damam bab ini, misalnya bagaimana cara menghadapi anak yang suka mencuri, anak yang suka berbohong, bahkan terhadap anak yang terdampak  pergaulan yang buruk.


Mempererat Hubungan Saudara Kandung dan Teman Sebaya


Bab ini menjelaskan tentang kesulitan anak dalam bergaul dengan teman sebaya dan saudara kandung. Anak-anak yang sulit diatur terkadang memiliki problem pergaulan. Orangtua memiliki peran penting dalam melancarkan hubungan sosial yang harus dijalani oleh anak. bimbingan kita sebagai orangtua akan membantu mereka memiliki hubungan yang saling mendukung.


Dalam bab ini dijelaskan bagaimana cara agar adik kakak bisa berdamai satu sama lain. Orangtua harus menjadi hakim yang adil diantara keduanya. Memperhatikan bakat yang satu dan yang lainnya, tanpa membandingkan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Berikan waktu ekstra yang anda miliki untuk masing-masing anak, berikan mereka ruang untuk melakukan obrolan yang intens dengan kita para orangtua. Singkatnya, kita harus membangun persahabatan dengan anak.


Membantu Anak Berhasil di Sekolah


Bab ini menjelaskan bahwa sebagai orangtua kiranya harus mendukung kegiatan anak di sekolah. Bekerjasama dengan para guru dengan cara menjalin komunikasi yang baik. Memantau perkembangan anak dengan memeriksa pekerjaan rumah yang dimiliki anak.


Bersabar dalam menjalani proses membimbing anak ke arah yang lebih baik lagi, jika anak memiliki prestasi yang kurang memuaskan di sekolah. Selain itu juga, sebagai orangtua harus realistis dalam menentukan harapan untuk anak.


Dalam bab ini orangtua diajakuntuk bekerjasama secara intens dengan guru sekolah anak. Salah satu cara yang dilakukan adalah, orangtua memberikan tabel penilaian sikap anak yang harus diisi oleh guru sebagai bentuk kerjasama dalam mengawasi perkembangan anak. Tentunya dengan membicarakan terlebih dahulu dengan anak tentang imbalan yang akan diberikan oleh orangtua untuk anaknya. Dalam buku ini dijelaskan Jika guru yang memiliki wawasan luas menganggap usaha kerjasama ini meringankan kerja mereka dalam mengasuh anak didiknya.


Tentang Penulis


C. Drew Edwards, Ph.D adalah seorang psikolog klinis yang menangani khusus permasalahan para orangtua dan anak. Beliau merupakan asisten professor di fakultas psikologi Wake Forest University. Bertempat tinggal di North Carolina. Sering mengisi seminar-seminar tentang parenting untuk para orangtua, pendidik, administrator sekolah serta ahli kesehatan jiwa. Tema yang diusung diantaranya, kiat membantu anak remaja yang memiliki kelainan periaku, kiat mengatasi ADHD dan beragam keterampilan pengasuhan anak.


Bidang keilmuannya fokus pada penanganan anak-anak yang mengalami kekurangan perhatian dalam artian tidak bisa fokus karena hiper aktif, atau lebih familiar dengan sebutan ADD/ADHD yang memiliki kepanjangan Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Keadaan ini salah satunya disebabkan oleh faktor genetik atau neuropsikologis. Untuk itu bagi anda yang memiliki anak dengan gangguan pada konsentrasi bisa menggunakan buku ini sebagai salah satu jalan terapi pengobatan.


Kelebihan dan Kekurangan Buku


Kelebihan dari buku ini adalah buku ini menjelaskan tentang masalah yang umum terjadi di masa kanak-kanak dengan sangat rinci, serta memberikan solusi bagaimana cara mengatasinya melalui cara yang aplikatif, dengan menggunakan tabel aktivitas sehari-hari yang hisa membantu orangtua melakukan pengawasan yang intens untuk anak. Orangtua jadi paham apa yang harus dia lakukan untuk membimbing anak, agar memiliki kepribadian yang matang, yang akan membantu kehidupan anak dimasa yang akan datang.

Kekurangan dari buku ini  terkadang ada susunan kalimat yang agak sulit untuk dipahami, hal ini yang sering menjadi kendala dalam memahami secara utuh buku-buku hasil terjemahan. Selain itu ada penggunaan diksi atau kata yang tidak dilengkapi dengan penjelasan makna yang dapat dipahami oleh banyak kalangan.   Kata yang digunakan kadang asing terdengar dan agak sulit untuk dimengerti. bahasa yang digunakan merupakan bahasa formal dalam istilah pendidikan, penggunaan bahasa sederhana tidak dominan dalam buku ini. Karenanya buku ini memiliki jangkauan pembaca yang tidak terlalu luas dapat diterima berbagai kalangan. Buku ini dijual di market place dengan harga sangat terjangkau yaitu kisaran 33. 000 rupiah, namun karena buku ini termasuk buku yang tidak banyak ketersediannya, maka agak sulit untuk mendapatkannya. Atau teman-teman bisa coba mampir di perpustakaan kampus pada program studi pendidikan anak usia dini. Selamat berburu ya Sista, siapa tau anda beruntung.




Kesimpulan


Dalam menghadapi anak, apapun kondisi anak, hendaknya sebagai orangtua kita harus tetap memiliki cinta untuk mereka.  Patut diingat bahwa mereka merupakan karunia dan anugerah Allah yang harus kita jaga. Anak adalah amanah. 


Perlakuan kita terhadap anak apapun bentuknya akan meninggalkan bekas pada jiwa anak, untuk itu berusahalah untuk konsisten dan berkomitmen untuk bertindak positif. Selalu bersabar dan terus belajar untuk menjadi orangtua yang baik dan bijaksana.


Dengan membaca buku ini, kita para orangtua belajar mengetahui jenis perlakuan menyimpang yang dilakukan anak yang menyebabkan anak sulit diatur, apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara menghadapinya. Beberapa metode ditawarkan dalam buku ini. Kita sebagai orangtua bisa dengan bijak memilih metode yang terbaik yang bisa kita terapkan kepada anak.  Hendaknya metode yang diterapkan disesuaikan dengan situasi dan kondisi anak.


Jika kita, sebagai orangtua masih terjebak dalam pola asuh yang mungkin terkesan kurang baik untuk anak, kita bisa mncobanya untuk merubah sedikit demi sedikit dan bertahap. Demi merubah situasi dan kondisi dalam hubungan antara orangtua dengan anak. Kunci utama yang bisa dilakukan adalah jangan melakukan semuanya sekaligus dan gunakan pola asuh sebagai orangtua yang bisa diandalkan. Selamat membaca buku ini, semoga ini bisa menjaadi salah satu solusi untuk menghadapi anak yang sulit diatur. Salam pengasuhan.



Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger