Tampilkan postingan dengan label Kudapan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kudapan Anak. Tampilkan semua postingan

Banana Cake untuk Me Time Si Buah Hati Upaya Mengembangkan Sikap Sosial dan Emosional pada Anak

Minggu, 09 Januari 2022

Pada siang hari, di sebuah komplek perumahan, terlihat bocah cilik berlari menuju rumahnya. Candra Amin nama bocah cilik itu, berusia lima tahun lebih 5 bulan, dalam keadaan berseragam, bergegas langkahnya,  nampaknya dia baru saja pulang dari sekolah, yang memang masih terletak di komplek perumahan tempatnya tinggal. Setiba di depan pintu rumahnya, dia mengetuk dan mengucapkan salam dengan penuh semangat seperti ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting, pada bundanya. 

"Assalamualaikum, anybody home?" 

"Bund,... Bunda...bukain pintu, Bund!" 

Dari arah dapur muncul sosok wanita yang tak lain adalah bundanya, dengan suka cita menyambut kedatangan baby boy, yang kini dirasakannya sudah tumbuh menjadi seorang bocah lelaki yang mandiri dan sangat cerdas. Bertumbuh dan berkembang dengan sangat sesuai harapannya, dari hari ke hari, masyaallah tabarakallah, membuat hatinya sebagai seorang ibu merasa bangga dan bahagia. 

Baby boy nya ini seringkali membuat dirinya takjub akan celotehannya yang terkadang di luar dugaannya. Pemikiran dan celotehan Candra Amin putra bungsunya ini bisa membuat dirinya geleng-geleng kepala, karena tidak menyangka bisa terlontar dari bibir mungil seorang bocah cilik, putra kesayangan dan kebanggannya itu.

Kini  jagoan ciliknya itu tengah berdiri di depan rumahnya, melongok-longokkan kepalannya ke dalam rumah, melalui jendela dengan wajah tersenyum lebar.

"Eh... anak bunda sudah pulang sekolah. Kelihatannya, kok kaya yang bahagia banget! ada apa, nih?"

Candra Amin menghambur ke pelukan bundanya dan berkata seraya berbisik.

"Bund, kalo Adek minta sesuatu hari ini, kira-kira, Bunda mau, ga nurutin permintaan Adek?" Seraya mencium tangan bundanya.

"Permintaan apa, tuuuh?"

"Ya... mau aja, dunk, asal permintaannya masih bisa bunda kabulkan, why not?"

"Tadi Faiz bilang di sekolah, Bund, ajakin adek main bareng di taman komplek, boleh, Bund?"

"Boleh, dunk, biasanya Adek memang suka main sama Faiz di taman, kan?"

"Iya, sih, Bund, tapi yang ini beda, Faiz sama teman-teman yang lain juga, pinginnya sambil camping-campingan, gitu Bund. Gelar tikar, terus bawa makanan!"




Sembari merajuk pada bunda, Candra membayangkan keseruan kegiatan dengan temannya sore nanti, sambil berharap bundanya akan membuatkan banana cake, kue kesukaannya.

"Bunda mau, gak, bikinin Adek kue buat sore nanti?!" sedikit memelas, wajahnya menengadah, memandang bundanya."

"hm... bikin kue apa, ya? coba Bunda liat persediaan di dapur dulu, ya!"

Dalam benak seorang bunda, bisa mengabulkan permintaan anak adalah merupakan hal yang sangat membahagiakan dan melegakan hati. Apalagi hal yang diminta si kecil adalah hal yang wajar dan juga bermanfaat. Hal yang diminta Candra kali ini, dia pikir akan sangat bermanfaat bagi perkembangan sosial emosionalnya. Candra akan belajar bagaimana caranya mengendalikan emosi dan perannya dalam lingkungan pergaulannya. Anak yang sering bergaul akan terlatih untuk peka terhadap keadaan sekitarnya dan mampu merespon dengan baik keadaan di lingkungannya. Pendapat ini diperkuat oleh Ali Nugraha dalam bukunya metode pengembangan sosial emosional. 

Bunda dan candra menuju dapur, dan ternyata mereka melihat ada pisang yang sudah sangat matang. Si Adek terlihat sumringah, dan langsung berteriak.

"Ada pisang, Bund, kita bikin banana cake yuk!" spontan teriak loncat kegirangan ketika melihat pisang.

"Coba Bunda lihat bahan yang lainnya dulu, ya." Bunda menimpali

Bunda memeriksa locker tempat persediaan bahan makanan mentah, dan alhamdulillah menemukan semua apa yang dibutuhkan. Tepung gandum, butter, telur, gula, vanila, baking soda dan baking powderpun tersedia. akhirnya tanpa ragu bundapun menyetujui permintaan Si Adek.

"Okay, lets go, langsung kita ekseskusi, Dek, mumpung masih siang. nanti pas waktunya  Adek kumpul sama teman-teman, kuenya sudah matang, deh!"

"Lets go kita come on, Bund!" Candra menimpali perkataan bundanya sambil bersorak gembira.


Oke, kuy, sist, kita mulai coba campur-campur bahan dan kita sulap biar jadi cake yang lezat dan syarat nutrisi untuk bocil. berikut bahan-bahan yang harus disiapkan.


Banana Bread

By: Insnita


Bahan 1:

  • 100 gr butter
  • 100 gr margarin
  • 100 gr gula pasir halus
  • 50 gr gula palm/aren

Bahan 2:

  • 3 butir telur uk besar
  • 1 sdt vanila (bisa bubuk atau essens)
  • 1/2 sdt garam

Bahan 3:

  • 300 gr tepung terigu protein sedang
  • 1 1/2 sdt baking soda
  • 1/2 sdt kayu manis bubuk

Bahan 4:

  • 200 ml Butter milk 

Bahan 5:

  • 450 gr pisang ambon matang, haluskan.
  • Secukupnya pisang ambon, iris sebagai garnish.


Cara:

Kocok bahan 1 sampai pucat dan mengembang, dengan speed tinggi lalu masukkan bahan 2 secara bertahap.


Campur bahan 3, ayak. Masukkan kedalam kocokan adonan, kocok dengan speed rendah selang seling dengan bahan 4 dalam 3 tahap. Pastikan adonan tercampur rata dengan mengaduk kembali menggunakan spatula. Gunakan teknik aduk balik.

Masukan bahan 5. Aduk rata.


Masukkan ke dalam loyang segi empat ukuran 20×20×7 cm, yg telang diolesi mentega. aku disini pake loyang loaf ukuran 18x7x5 dan sisa adonan dimasukkan ke dalam loyang muffin. 

sesuaikan saja ya bunda. karena biasanya si kecil suka dengan benda yang bentuknya kecil sesuai dengan ukuran tangannya yang masih mungil, agar mereka mudah memegangnya.


Panggang dalam oven yg telah dipanaskan sebelumnya selama 50 menit dengan suhu 180 'C, atau sesuaikan waktunya dengan oven masing-masing yang bunda miliki di rumah.


Untuk lebih jelasnya ada vidio proses pembuatannya, ya sist. untuk step by step lengkapnya bisa dilihat di link berikut πŸ‘‡

https://www.youtube.com/watch?v=zJ3mttWbZzc&t=294s


Setelah kurang lebih 2 jam  dari mulai proses persiapan sampai cake siap dihidangkan. Candra menemani bundanya, menyaksikan step by step cara pembuatan kue, sambil sesekali diminta membantu bunda untuk mencampurkan sesuatu atau mengambilkan hal yang dibutuhkan.


Alangkah bahagianya Candra ketika melihat hasil banana cake yang menggugah selera lapar kekanakannya. Bundanya membuatkan dua bentuk, yang satu dibentuk dalam cup kecil dan adonan yang lainnya dibentuk dalam loyang loaf. Candra memutuskan kue berbentuk cup mungil untuk dibawa ke taman. rencananya mau tuker-tukeran penganan bareng temannya.  


Hm... kreatif juga nih ide si bocah,  udah macam ibu-ibu ariasan ajah. hehe. Have a joy, yaa, Adek Candra!


Sista! Banana cake ini selain rasanya moist, enak dan harum karena ada tambahan gula aren, namun juga kaya akan nutrisi. Dilansir dari hello sehat dan sebuah Journal kesehatan, beberapa bahan yang digunakan dalam pembuatan banana cake ini memiliki kandungan nutrisi yang memang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. kandungan dari bahan-bahan utama banana cake ini diantaranya, yaitu:



 

Terbukti, ya sist, banana cake mengandung banyak nutrisi yang baik bagi anak. karena mengandung tinggi karbohidrat, banana cake bisa dijadikan pengganti penganan di kala si kecil sedang sulit makan nasi.


Adapun manfaat yang dapat diambil dari bahan-bahan tersebut, bisa kita bahas di lain waktu, yaa. sementara sista bisa googling-googling dulu aja, yaa...😘


Ketika putra-putri kita ingin me time bersama teman-temannya, demi perkembangan sosial emosionalnya, sista harus mengijinkan putra-putri sista bermain bersama teman-temannya. Karena kegiatan sosial harus dibina sejak anak masih dalam usia dini, agar emosionalnya berkembang secara matang. Kelak ketika dewasa, mereka siap menghadapi tantangan kehidupan dunia yang makin hari makin keras penuh persaingan. 

Ketika krucils sedang me time dengan teman-temannya, bunda juga bisa melakukan hal yang sama. Sekedar kongkow di depan rumah sambil menikmati banana cake yang super moist ala coffe shop yang bergengsi ituuh, rasa penat akan segera lepas. apalagi jika ditemani secangkir coffee favorit, (kalo aku americano with less sugar😘) atau teh kesukaan.  Selamat mencobaaa! have a joy juga buat bunda. Healthy life, happy family. Salam Pengasuhan,... πŸ’“



Referensi

Nugraha, Ali dan Yeni Rachmawati, Metode Pengembangan Sosial Emosional, Tangerang : Universitas Terbuka, 2013.

http://e-journal.uajy.ac.id/228/3/2BL01051.pdf

https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-dan-risiko-makan-telur/

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3630867/butter-lebih-banyak-manfaat-atau-bahayanya


Berkreasi Membuat Kue Putu Ayu Bareng Si Kecil Tingkatkan Daya Imajinasi Anak

Kamis, 06 Januari 2022
Teman-teman semua pasti punya hobi dan kesukaan yang unik serta berbeda satu sama lain tentunya, ya. Nah, kalo aku sukanya sama camilan kue yang satu ini nih. Siapa sih yang tidak suka dengan camilan yang satu ini...? sepertinya sangat jarang ya? Kue ini masuk kategori bolu tradisional. Banyak orang mengenalnya dengan sebutan kue putu ayu. kue ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang light karena tidak menggunakan tambahan margarin, butter ataupun minyak di dalamnya.


Pun dengan aromanya yang memiliki keharuman pandan dan legitnya kelapa menggugah kita untuk pingin ngemil lagi dan lagi, pas banget jadi camilan yang asyik sebagai temen ngeteh ataupun kopi. hm... kebayang, kan, di setiap sruputan kopi pasti memberi nuansa yang berbeda karena diselingi dengan gigitan kue putu ayu. So perpaduan antara aroma khas dari pandan dan santan kelapa serta gurihnya kelapa muda parut....bikin lidah kita bergoyang dengan manjanya...hihi. Kebayang, kaan legitnya!?



Yang terpenting,  kue ini juga bisa dijadikan camilan sehat untuk si kecil.  O.. iya bagi sista yang sudah punya momongan, jangan lupa ajak si kecil juga yaa...baik dalam proses pembuatannya atau saat menikmatinya. Selain lebih seru berfungsi juga sebagai penguat bonding antara sista dan si kecil.


Moment ini bisa dijadikan media stimulasi bagi kemampuan kognitif serta perkembangan motorik kasar dan halus anak, lho. Ko, bisa...? Bisa, dunk! Gini ya Sist, proses stimulasi itu kita lakukan dengan mengajak si kecil turut serta dalam membuat kue putu ayu. Kita bisa membuat variasi bentuk pada kue putu ayu, misal dengan menggunakan cetakan berbentuk segi tiga akan menghasilkan putu ayu yang berbentuk segi tiga, atau dengan menggunakan cetakan berbentuk lingkaran, segi empat, dan persegi panjang, atu bentuk lainnya, guna mengenalkan aneka bentuk pada anak. Kegiatan ini bisa dijadikan sarana belajar sambil bermain, bermain sambil belajar, guna mengembangkan kemampuan kognitif pada anak.


Masih pada Domain Kognitif anak, selain mengenalkan aneka bentuk, kita juga bisa mengenalkan aneka warna kepada anak, yaitu dengan menciptakan variasi warna pada kue putu ayu. Tambahkan essen pewarna makanan pada kue putu ayu. Biarkan anak yang memilih warnanya dan bundapun mengajak anak untuk menyebutkannya. Merah,... kuning..., hijau..., oranye..., ungu, dan lainnya. Lakukan dengan suara lantang dan riang gembira agar anak menikmati prosesnya.


Untuk perkembangan motorik halusnya, sista bisa meminta si kecil untuk menuangkan adonan ke dalam cetakan, atau membantu menuangkan essen pewarna, sekaligus mengaduknya. Sstt...tenang aja sist, cake ini anti gagal-gagal klub yaa, walau diaduk tidak terlalu beraturan πŸ˜‰, tidak menyebabkan bantat, berbeda dengan cake jenis sponge atau pound, jadi masih aman kalo mengikut sertakan si kecil, dalam proses pengadukan, asal di bagian akhir proses, sista yang mengambil alih secara paripurna proses pengadukannya,...hihi.


Untuk motorik kasarnya, sista bisa meminta bantuan si kecil untuk mengambilkan loyang di sudut dapur, mengambilkan spatula di atas meja, mengambilkan panci dan lain sebagainya. Melalui proses ini si kecil bergerak ke sana ke mari, dengan lincahnya. kegiatan ini bermanfaat untuk menguatkan otot kakinya dan si kecil jadi lebih terampil menggunakan organ alat gerak tubuhnya. So pasti dengan arahan yang jelas dari bundanya, ya...!!! supaya si kecil dapat memahami instruksi yang sista berikan..


Dengan cara ini, proses pembuatan kue putu ayu selain menyenangkan namun juga bermanfaat. Kuncinya, bundanya juga harus melakukannya dengan rileks dan penuh suka cita, alias jangan sedikit-sedikit dicampur pake adonan emosi, hehe.


Okay, sist,....kita mulai nih pada proses pembuatan kue putu ayu-nya. Resep dan step by step pembuatannya, saya share di bawah ini. ada juga yang versi vidionya lho. 😍



Putu Ayu

By: Insnitaa

Bahan 1:

  • 2 butir Telur 
  • 150 gr gula pasir
  • 1/2 sdt emulsifier
  • 1/2 sdt Vanila
  • 1/2 sdt garam

Bahan 2:

  • 175 gr tepung terigu
  • 25 gr tepung tapioka
  • 150 ml santan ( dari 1 sachet 65 ml santan instan ditambahkan air menjadi 150 ml)

Bahan 3:

  • 1/2 Kelapa muda parut 
  • 1/2 sdt Garam 
  • 1 sdt maizena
  • Pasta pandan dan Pewarna sesuai selera

Cara:

  • Campur dan  Aduk bahan 3, lalu kukus selama 10 menit.
  • kocok bahan 1 menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi selama 5 menit, sampai putih kental berjejak, jngn terlalu lama, krn akan menyebabkan bantat.
  • Masukkan bahan 2 selang seling antara tepung dan santan. Aduk dngn mixer kecepatan rendah. Aduk lg dengan spatula untuk memastikan adonan benar2 tercampur tdk ada endapan cairan.
  • Beri pewarna sesuai selera.
  • Beri campuran kelapa kukus d dasar loyang yg telah diolesi minyak dan tekan2, lalu tuangkan adonan 3/4 loyang.
  • Masukkan ke dalam kukusan yg telah dipanaskan sebelumnya. Kukus adonan dengan api besar selama 10-15 menit. Tes tusuk.


Untuk step by step lebih jelasnya, sista juga bisa melihat cara pembuatannya di link video berikut:

https://youtu.be/WJsMNSDx7I4


Selamat, mencobaa sista. Kue ini cocok untuk acara me time di sore hari, selonjoran di teras rumah, sambil nyeruput teh atau kopi bareng si dia. Jangan lupa juga dibarengi diskusi ringan, mendengarkan celoteh si kecil. Pastikan sikecil ikut melahapnya juga.  eiitts,...tapiii....moment ini lebih tepatnya, disebut me time atau family time, yaa...wkwkwk.


Kegiatan bikin kue bareng ini bisa dilakukan bersama si kecil yang sudah memasuki usia 3 tahun ke atas, atau sista bisa menyesuaikan dengan kemampuannya. Melalui proses pengamatan daily actvity  si kecil, pasti sista mengerti apakah si kecil sudah bisa diajak bekerja bersama atau belum cukup.


Selamat melalui hari dengan penuh suka cita bersama si kecil. Jadikan setiap moment yang kita lalui setiap harinya, menjadi hal yang indah. Mengukir hari, mengabdikan diri pada keluarga, sekaligus juga jangan lupa untuk tetap memelihara kesehatan jiwa dan raga.

Salam pengasuhan...πŸ’“











Kampanye #KejuAsliCheck, Keju Asli Sempurnakan Kebutuhan Gizi

Sabtu, 11 Desember 2021
Kampanye #KejuAsliCheck,  Keju Asli Sempurnakan Kebutuhan Gizi. 
Rayya bocah cilik berumur empat tahun berambut keriting berlari dari arah teras menuju dapur, sambil mengusap mulutnya yang masih belepotan remah kue. Setiba di hadapan bundanya yang dia sebut mamam, langsung menengadahkan tangannya meminta jatah kue.

“Mamam … minta lagi kuenya Mam!”

“Mamam kuenya enak, Rayya mau lagi, dong Mam, itu kue apa sih namanya?”

Sang bunda menanggapi ucapan Rayya dengan penuh antusias dan bahagia. 

“Oh, … Rayya suka ya kuenya? Enak ya? Mau tau nama kuenya? Ini namanya proll tape keju sayang! Tante Nita yang bikin dan kasih untuk kita.”

Sambil menjelaskan, Ranti memberikan Rayya sepotong proll tape keju yang super moist, gurih, manis dan legit. Rayya menerimanya dengan senyuman yang lebar dan mata berbinar. Ketika kue sudah ada dalam genggamannya, bocah cilik itu langsung menyantapnya dengan lahap. 

"Hmm, … yummy." Rayya menatapku, dan menangkap isyarat mamamnya, lalu dengan nada menggemaskan dia berceloteh.

“Trimakasih kuenya Tante. Rayya suka!” sambil melanjutkan kunyahannya dan mulutnya dipenuhi dengan potongan proll tape keju.

Begitulah celotehan menggemaskan dari seorang bocah yang sedang sangat gandrung dengan camilan berbahan keju. Sengaja aku buatkan untuk sahabatku Ranti, karena sudah lama aku tak bertandang ke rumahnya. Bisa aku pastikan kue proll tape keju ini rasanya sangat moist, manis dan gurih, karena dibuat dengan bahan dasar keju cheddar yang berkualitas.

Pilih Keju Cheddar Kraft  Keju Padat Gizi Bersertifikasi Halal MUI Untuk Pelengkap Kebutuhan Nutrisi Harian




Kampanye #KejuAsliCheck. Keju Cheddar KRAFT, selain memiliki rasa yang gurih, juga padat akan nutrisi. Tinggi kalsium merupakan klaim utama dari produk ini disamping dilengkapi juga dengan 
protein dan vitamin D, yang manfaatnya tak kalah penting bagi tubuh. Kalsium sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga Kesehatan tulang, gigi, juga sistem pencernaan dan sistem metabolis tubuh yang lain. Dan yang terpenting lagi sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI. so, tambah yakin, aja, khan? Pokonya, Aman.

Buat aku pribadi yang masuk ke dalam golongan kaum tak penyuka susu tapi gandrung dengan produk olahan susu, cenderung candu terhadap keju yang satu ini. bahkan seringkali jadi camilan, hehe.

Maka dari itu selain menambah lezat pada panganan, keju cheddar KRAFT juga mengandung nutrisi lengkap, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama untuk si kecil, yang sedang memerlukan banyak nutrisi untuk menyokong proses tumbuh kembangnya.

Seperti halnya Rayya yang gandrung akan kue proll tape bikinanku, bukan semata-mata hanya karena aku pandai membuat panganan kecil, tapi tak urung karena pemilihan bahan dasar yang berkualitas, terutama pada bahan kejunya. Keju cheddar KRAFT menjadikan rasa proll tape buatanku semakin kaya rasa, dan memiliki cita rasa spesial. Pastinya juga kaya akan nutrisi.

Lalu, bagaimana bunda bisa paham kalau keju yang digunakan adalah keju cheddar asli yang berkualitas? Ada caranya, lho bunda. Ada dua hal yang harus bunda perhatikan, diantaranya yaitu:

1. Bunda harus memastikan komposisi dalam kemasan keju cheddar yang bunda beli, bahan Keju ditulis pada posisi pertama (bukan air atau tepung).

2. Kandungan nutrisi harus tertulis pada kemasan.

Dua hal tersebut di atas jangan sampai terlewat ya bunda. Selektif dalam memilih produk sangat diperlukan demi memenuhi kecukupan gizi anggota keluarga. Bukankah bunda adalah staf ahli nutrisionist utama dalam keluarga? Hehe.


Menurut dokter ahli gizi, nutrisi lengkap sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan daya tahan tubuh, terutama di era pandemi ini. 

Tak kalah pentingnya, kecukupan nutrisi sangat diperlukan oleh anak-anak dari sedini mungkin, karena kecukupan nutrisi akan mempengaruhi perkembangan psikomotor kasar dan halus, serta kognitif. Tiga domain ini, merupakan unsur penting dalam melakukan evaluasi tumbuh kembang pada anak.

Bicara tentang perkembangan kognitif pada anak, menurut para ahli dalam sejumlah penelitian tentang nutrisi, kalsium adalah unsur terpenting yang terlibat langsung dalam proses penghantaran sinyal-sinyal pada sistem saraf di otak. Hal ini berpengaruh pada kecerdasan anak. Sistem saraf yang sehat akan membuat anak cepat menerima informasi. 

Keju Cheddar KRAFT mengklaim produknya, mengandung 141 mg kalsium pada setiap takaran sajinya. Ini menandakan bahwa keju asli berkualitas mengandung tinggi nutrisi. Bunda sudah berada dalam posisi tepat jika memilih KRAFT sebagai partner bunda dalam menyajikan menu keluarga sehat.

3 Hal yang Perlu diperhatikan Smart Bunda dalam Menyajikan Menu Si kecil


Untuk anak, kok, coba-coba! Mungkin bunda tidak asing, ya, dengan istilah ini. So, bunda, jangan pernah coba-coba ya, sudah ada yang jelas kualitasnya kenapa harus ragu lagi, dan masih coba-coba? 

setelah bunda yakin akan pilihan bunda. Bunda juga harus cermat dalam berkreasi menciptakan panganan untuk keluarga, terutama yang disukai si kecil, mengingat si kecil adalah sosok yang terkadang moody dalam soal makanan.

 Terkadang hal-hal terkecil mengambil ruang paling besar di hatimu


Menurut Nutritionist, Doktor Rita Ramayulis, dalam menyediakan panganan untuk si kecil, yang perlu diperhatikan ada 3 hal, diantaranya:

1. Penyesuaian Waktu. Bunda harus smart dalam membagi porsi makan si kecil dalam pembagian waktu yang tepat, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan si kecil. Pembagian waktu makan tersebut tercakup dalam jam makan pagi, snack pagi, jam makan siang, snack sore dan jam makan malam. Nah, bunda bisa menyajikan panganan padat nutrisi berbahan keju di dalam jam-jam makan si kecil. Tentunya dengan porsi kecil ya, bund, mengingat lambung anak yang memang masih berukuran kecil.

2. Penyesuaian Jumlah. Dalam pemberian porsi makan untuk anak tidak melulu harus banyak, yang penting padat gizinya. Salah satunya dengan menyisipkan keju di setiap porsi makan si kecil, guna menambah jumlah asupan nutsinya.

3. Penyesuaian Jenis. Hal ini lebih ditekankan kepada kualitas makanannya. Nah, salah satunya bunda bisa membuat kreasi sajian, dengan cara menambahkan keju cheddar KRAFT sebagai kombinasi pada menu si kecil.

Gimana, bunda? Mudah, kan, ya? So, ga perlu pusing lagi dalam memenuhi asupan nutrisi keluarga. Keju cheddar KRAFT, wajib jadi pilihan. Kampanye #kejuAsliCheck.


Bahan Dasar Berkualitas Menciptakan Panganan Spesial


Jangan salah, ya, bunda! Cita rasa sebuah makanan ditentukan juga oleh kualitas bahan dasarnya. Bahan dasar yang berkualitas bagus akan menghasilkan panganan yang memiliki cita rasa spesial. Nah, contohnya proll tape keju ini dibuat dengan menggunakan keju cheddar KRAFT, yang memang sudah terjamin kualitasnya. Kenapa? Karena keju cheddar KRAFT terbuat dari keju Asli New Zealand, yang memiliki rasa gurih asli keju. Dijamin bakal memanjakan indera pengecap kita. Bikin kita ingin memakannya lagi, terus, ... dan terus. Seriusan, deh, ini ga lebay, haha.

Diet kamu adalah rekening bank. Pilihan makanan yang baik adalah investasi yang baik. Bethenny Frankel

Harga memang relatif di atas rata-rata untuk produk sejenis, tapi pastinya rasa juga di atas rata-rata, dunk, bund. So, tetap pada komitmen awal, ya, kualitas adalah utama.


 

Inspirasi Olahan Pangan Berbahan Dasar Keju


Bunda berharap si kecil suka ngemil tanpa merasa terpaksa dan tersiksa? Cerita tentang Rayya yang bolak-balik minta nambah terus dan terus kue yang dicicipinya, pasti membuat hati bunda tergetar dan gemas. Langsung, deh, ngarep kalo anaknya bisa doyang ngemil juga. Apalagi kalo si kecil kebetulan senang pada aksi GTM alias Gerakan Tutup Mulut atau seorang picky eater yang acapkali bikin bunda pusing tujuh keliling dalam menyajikan menu untuk si kecil.

Jangan sedih, ya, bunda! bisa dicoba, nih, kreasi simpel dari dapur Insnita, camilan yang jadi kesukaan Rayya, yaitu Proll Tape Keju. Ketika si kecil mampu menghabiskan berpotong-potong kue ini di salah satu jam makannya, bunda tak perlu khawatir lagi akan asupan gizi harian si kecil. Dengan tambahan Keju Cheddar KRAFT, telur, tapai singkong dan bahan lainnya, asupan nutrisi si kecil makin kumplit.




Selain karbohidrat menurut Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI) tapai singkong juga dilansir mengandung banyak nutrisi lainnya seperti lemak, fosfor, protein, dan kalsium. Nah, bunda, makin kumplit…plit aja, ya, nutrisinya, apalagi ditambah keju cheddar KRAFT yang diklaim memenuhi 30% kebutuhan kalsium harian, tambah semangat deh berkreasinya. Yuk bunda masuk dapur dan kita siapin bahan-bahannya!

PROLL TAPAI KEJU





Bahan 1:

400 gr tape
120 gr Susu kental manis (3 sachet)
100 gr Keju Cheddar Kraft, diparut

Bahan 2:

4 butir telur
100 gr gula pasir

Bahan 3:

100 g Terigu pro rendah\ sedang
1\2 sdt garam
1\2 sdt vanila

Bahan 4:

150 ml santan kental (dari satu sachet santan instan 65 ml campur dengan air jadi 150)
100 Margarin\butter cairkan

Bahan 5 untuk topping

80 - 100 gr Keju chedar parut atau sekitar 1\2 kotak atau sesuai selera.
Kismis jika suka

Olesan Carlo

Digunakan sebagai bahan anti lengket kue ke loyang yaitu terdiri dari
1 SDM minyak
1 SDM margarin
1 SDM terigu
Aduk bahan Carlo hingga tercampur rata

Cara Membuat:
  • Haluskan dan campur bahan 1, lalu sisihkan, bisa menggunakan food processor atau manual dibenyek-benyek menggunakan garpu.
  • Kocok bahan 2 sampai gula larut, lalu masukkan bahan 1, aduk sampai tercampur rata.
  • Masukkan bahan 3, ayak terigu agar tidak menggumpal, aduk sampai benar2 tercampur rata.
  • Olesi loyang dengan Carlo, aku pake loyang ukuran 20×20×4.
  • Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan.
  • Panggang dalam oven yg telah dipanaskan selama 10 menit sebelumnya dengan suhu 180'C.
  • Panggang adonan 20 menit menggunakan api atas bawah, setelah itu keluarkan dari loyang, olesi permukaan adonan dengan kuning telur, lalu taburi keju dan kismis.
  • Panggang kembali selama 20 menit menggunakan api atas bawah, lanjut 10 menit menggunakan api atas saja. Tes tusuk. Jika sudah matang, angkat dan sajikan.

Selamat mencoba yaa bunda, tetap semangat mengurus keluarga, dan jangan lupa untuk memilih produk pangan berkualitas untuk penuhi asupan nutrisi keluarga. Yuk, kita gunakan keju asli untuk sempurnakan kebutuhan gizi. Kampanye #KejuAsliCheck. Salam sehat.

REFERENSI

https://www.alodokter.com/manfaat-keju-yang-sayang-untuk-dilewatkan
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/biomedik/article/view/31830/32088
https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-tape-singkong/
https://ibuibudoyannulis.com/wp-content/uploads/2021/12/KRAFT-KejuAsliCheck-Siaran-Pers.docx
https://ibuibudoyannulis.com/wp-content/uploads/2021/12/KRAFT-KejuAsliCheck-Lembar-Fakta.docx
https://www.halodoc.com/artikel/5-manfaat-kalsium-untuk-tumbuh-kembang-anak





Custom Post Signature

Custom Post  Signature
Educating, Parenting and Life Style Blogger